• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Signify Serukan Percepat Transisi Pencahayaan LED Terkoneksi yang Hemat Energi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 8 November 2021 - 21:11
in Gaya Hidup
signify Serukan Percepat Transisi

Mengadopsi LED hemat energi akan berkontribusi pada pengurangan emisi negara-negara setidaknya 55% pada tahun 2030. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dengan meningkatnya emisi global pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan biaya energi di seluruh dunia yang mencapai titik tertinggi sepanjang masa, para pemimpin dunia dan bisnis di COP26 di Glasgow didesak untuk berkomitmen pada target yang lebih berani untuk mengatasi perubahan iklim.

Signify (Euronext: LIGHT), pemimpin dunia di bidang pencahayaan, menyerukan transisi cepat ke pencahayaan LED terkoneksi yang hemat energi agar mempercepat dekarbonisasi dan memajukan digitalisasi untuk bisnis dan konsumen. Para pemimpin dunia dan bisnis harus fokus pada membuat perubahan yang memberikan hasil dengan cepat, serta berdampak pada pasar pencahayaan profesional dan konsumen.

BacaJuga:

Lee Sang Bo Tutup Usia, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Aktor Private Lives

BTS Pecahkan Rekor Pribadi, “ARIRANG” Tembus 4,1 Juta Kopi di Minggu Pertama

Key Kembali dari Hiatus, SHINee Siap Gelar Konser “THE INVERT” Mei 2026

Lebih dari satu dekade setelah Signify menyerukan untuk menghapus bola lampu pijar di seluruh dunia, perusahaan sekarang menghimbau agar transisi ke pencahayaan LED terkoneksi yang hemat energi menjadi standar baru ‘pencahayaan umum. Langkah ini akan berkontribusi pada pencapaian tujuan rencana pemulihan ekonomi di seluruh dunia, termasuk Kesepakatan Hijau Eropa, dan American Jobs Plan, serta komitmen yang dibuat negara-negara dalam Perjanjian Paris.

Seruan untuk aksi tersebut juga mencerminkan sentimen yang diungkapkan oleh Badan Energi Internasional (IEA). Dalam laporan ‘NetZero pada tahun 2050’ baru-baru ini, IEA merekomendasikan agar “pangsa lampu LED dalam total penjualan bohlam mencapai 100% pada tahun 2025 di semua wilayah” di dunia, dan bahwa standar kinerja energi minimum harus disertai dengan kontrol cerdas untuk berbagai peralatan.

Menurut temuan Signify, beralih ke pencahayaan LED di pasar profesional dapat mengurangi emisi CO2 sebesar 553 juta ton, yang merupakan jumlah emisi yang dapat diserap oleh 25 miliar pohon dalam setahun. Pengalihan ini juga akan menghasilkan penghematan listrik sebesar 1.132 TWh, yang setara dengan konsumsi listrik tahunan 494 juta rumah tangga. Ini akan menghemat total EUR 177 miliar per tahun untuk biaya listrik.

Baca Juga: Hotel Sahid Jaya Gunakan Pelayan Robot

“Dekade saat ini hingga tahun 2030 akan menentukan bagi para pemimpin dunia untuk mencapai sasaran nol bersih pada tahun 2050. Mereka harus mendukung komitmen mereka dengan aksi yang memberikan hasil dalam jangka pendek hingga menengah,” kata Brian Motherway, Kepala Energi di IEA. “Kami memandang bahwa perpindahan ke teknologi yang lebih hemat energi adalah salah satu langkah inti yang akan membantu kita dalam Berpacu Menuju Nol.”

Menggandakan tingkat renovasi gedung menjadi 3% per tahun
Mengganti pencahayaan merupakan bagian tercepat dan paling tidak mengganggu dalam renovasi gedung dan infrastruktur, mengurangi konsumsi energi terkait pencahayaan lingkungan binaan hingga 80%, memberikan pengurangan emisi karbon dan penghematan biaya.

Dengan beralih langsung ke pencahayaan terkoneksi, negara-negara juga dapat memajukan ambisi digital mereka. Hal ini akan mempercepat adopsi teknologi pintar di gedung-gedung pemerintah, industri, dan rumah tangga di seluruh dunia, menuai manfaat dalam produktivitas, kesehatan dan kesejahteraan, serta inovasi digital. Revisi atas peraturan standar gedung akan membantu mempercepat renovasi di seluruh dunia.

“Intervensi seperti peralihan ke energi terbarukan membutuhkan waktu untuk membuahkan hasil. Mengadopsi teknologi hemat energi dapat seketika meringankan banyak tantangan energi mendesak yang dihadapi dunia dalam kelangkaan listrik dan bahan bakar, serta kenaikan harga. Kita dapat bertindak hari ini dengan mempercepat peralihan ke pencahayaan hemat energi, dengan menggandakan tingkat renovasi gedung per tahun, dan dengan memobilisasi konsumen untuk membuat dampak signifikan mereka sendiri dalam Berpacu Menuju Nol,” kata Eric Rondolat, CEO Signify. “Mendorong peningkatan efisiensi energi akan mengurangi emisi, dan pada saat bersamaan, menghemat uang para pebisnis dan konsumen, serta menciptakan lapangan kerja.”

Meningkatkan kesadaran di kalangan konsumen
Konsumen juga dapat berperan langsung dalam mengurangi emisi CO2 dengan beralih ke teknologi pencahayaan rumah pintar dan inovasi-inovasi pencahayaan ultra-efisien lainnya. Untuk meningkatkan kesadaran dan mempercepat peralihan tersebut, Signify menyerukan pembuatan kampanye kesadaran publik yang menyoroti manfaat inovasi-inovasi pencahayaan ini, dan untuk mengalokasikan sebagian dana pemulihan untuk penggantian pencahayaan rumah tangga di tingkat kota.

Dengan masyarakat mengganti semua pencahayaan perumahan mereka menjadi terkoneksi, akan mengurangi penggunaan listrik dan emisi CO2, serta menurunkan tagihan listrik mereka.(srv)

Tags: hemat energiLEDSignify

Berita Terkait.

Lee Sang Bo Tutup Usia, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Aktor Private Lives
Gaya Hidup

Lee Sang Bo Tutup Usia, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Aktor Private Lives

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:09
BTS
Gaya Hidup

BTS Pecahkan Rekor Pribadi, “ARIRANG” Tembus 4,1 Juta Kopi di Minggu Pertama

Minggu, 29 Maret 2026 - 02:20
Key
Gaya Hidup

Key Kembali dari Hiatus, SHINee Siap Gelar Konser “THE INVERT” Mei 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 01:11
Dipanggil Timnas, Hodak Dorong Duo Persib Tampil Percaya Diri di FIFA Series
Gaya Hidup

HYBE Kecam Lirik BTS dalam Pernyataan Mengejutkan, Memicu Kemarahan

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:13
Taiwan Excellence Gelar Kompetisi Desain FuBear 2026, Kreator Indonesia Diajak Go Healthy
Gaya Hidup

Taiwan Excellence Gelar Kompetisi Desain FuBear 2026, Kreator Indonesia Diajak Go Healthy

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:39
Pesta-Topeng
Gaya Hidup

Topeng-Topeng Yang Menjaga Ingatan

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:01

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Terungkap, Ini Penyebab Mohamed Salah Umumkan Hengkang dari Liverpool Lebih Cepat

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.