• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Taliban Segera Izinkan Anak Perempuan Kembali Ke Sekolah

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 3 November 2021 - 03:15
in Internasional
taliban

Pejuang hak perempuan Afganistan dan aktivis sipil melakukan protes menyerukan kepada Taliban untuk meneruskan prestasi mereka dan pendidikan, di depan istana kepresidenan di Kabul, Afganistan, Jumat (3/9/2021). Antara/Reuters/Stringer/foc/cfo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Taliban mengatakan akan segera mengumumkan kabar baik tentang kembalinya anak-anak perempuan ke sekolah, namun menekan masyarakat internasional untuk membiayai proses tersebut karena sebagian besar bantuan eksternal telah dihentikan.

“Insya Allah kami akan memiliki pengumuman yang baik untuk seluruh negeri, seluruh bangsa,” ujar Waheedullah Hashimi, penjabat direktur program dan bantuan eksternal di kementerian pendidikan dalam sebuah wawancara dengan Reuters.

BacaJuga:

Senator DPD RI Dorong Gencatan Senjata Global di Timur Tengah Jelang Musim Haji

AS Tembakkan 850 Rudal Tomahawk ke Iran, Stok Menipis dan Picu Kekhawatiran Pentagon

Dinilai Tak Transparan, Kongres Desak Pentagon Buka Rincian Anggaran “Golden Dome”

Hashimi mengatakan Taliban berkomitmen untuk mendidik anak perempuan dan sedang mencari cara untuk mengembalikan mereka ke sekolah.

Ia mengatakan tidak ada guru perempuan yang diberhentikan dan itu adalah pesan positif kepada dunia bahwa Taliban sedang melakukan sebuah mekanisme.

Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Taliban Muncul ke Publik Setelah Diisukan Meninggal

“Kami tidak berupaya menghapus mereka dari sekolah dan universitas kami,” ujar dia.

Namun, Hashimi juga mengatakan bahwa pendidikan, seperti bidang pemerintahan lainnya, telah terpukul keras oleh penghentian dana dukungan asing setelah runtuhnya pemerintah yang didukung Barat pada Agustus.

Ia meminta pemberian bantuan dipulihkan.

“Jika mereka benar-benar ingin melihat anak perempuan di sekolah, mereka harus membantu kami sekarang,” ujar Hashimi.

Sementara pengeluaran pendidikan telah bertambah perlahan di bawah pemerintahan terakhir Afghanistan, sebuah laporan UNESCO mengatakan bantuan eksternal mewakili hampir separuh dari anggaran pendidikan pada tahun 2020.

Tidak hanya masalah pendidikan anak perempuan, Hashimi mengatakan kementerian sedang melakukan kurikulum baru untuk sekolah agar sejalan dengan prinsip-prinsip Islam, budaya lokal, dan standar internasional.

“Perubahan akan sesuai dengan standar internasional dalam fisika dan kimia dan biologi dan semua mata pelajaran sains ini,” ujar Hashimi, yang menambahkan bahwa belum ada perubahan pada kurikulum hingga saat ini.

Namun, dia memperingatkan bahwa sistem itu akan dibentuk dengan cara yang dapat disetujui oleh para pemimpin dan cendekiawan Taliban, dan tidak didasarkan pada tekanan internasional.

“Kami ingin mendidik, dan kami akan mendidik, perempuan dan laki-laki kami serta anak laki-laki dan perempuan,”ucap Hashimi.

Memastikan hak bagi perempuan dan anak perempuan telah menjadi salah satu masalah paling sensitif yang dialami Taliban sejak mereka merebut kekuasaan di Afghanistan pada Agustus.

Badan-badan internasional menuntut bukti bahwa hak-hak tersebut dihormati sebelum diskusi apapun tentang pengakuan formal pemerintah baru Afghanistan.

Pada September, gerakan Islam garis keras itu mendapat kecaman global ketika memperbolehkan anak laki-laki untuk kembali ke sekolah namun menyuruh anak perempuan yang lebih tua untuk tinggal di rumah sampai kondisi memperbolehkan mereka kembali.

Di beberapa wilayah utara, anak perempuan telah meneruskan pendidikan mereka, namun yang lain dituntut untuk belajar secara sembunyi-sembunyi.

Sejumlah negara seperti Amerika Serikat dan Rusia masih berlagak skeptis dan menuntut Taliban mewujudkan janji mereka dalam tindakan.

“Ulama kami sedang mengerjakannya, dan segera insya Allah, kami akan mengumumkannya kepada dunia,” tutur Hashimi.

Larangan efektif untuk pendidikan anak perempuan selain sekolah dasar mengingatkan akan aturan pemerintah Taliban saat berkuasa tahun 1996-2001, ketika sebagian besar perempuan tidak diperbolehkan bekerja dan anak perempuan tidak diizinkan pergi ke sekolah. (mg4)

Sumber: Reuters – Dikutip dari: Antara

Tags: afghanistanperempuansekolahTaliban

Berita Terkait.

azran
Internasional

Senator DPD RI Dorong Gencatan Senjata Global di Timur Tengah Jelang Musim Haji

Sabtu, 28 Maret 2026 - 23:13
AS Tembakkan 850 Rudal Tomahawk ke Iran, Stok Menipis dan Picu Kekhawatiran Pentagon
Internasional

AS Tembakkan 850 Rudal Tomahawk ke Iran, Stok Menipis dan Picu Kekhawatiran Pentagon

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:48
Dinilai Tak Transparan, Kongres Desak Pentagon Buka Rincian Anggaran “Golden Dome”
Internasional

Dinilai Tak Transparan, Kongres Desak Pentagon Buka Rincian Anggaran “Golden Dome”

Sabtu, 28 Maret 2026 - 05:31
Arus Balik Diprediksi Menggumpal di Akhir Pekan, Pemudik Diminta Cerdas Atur Waktu
Internasional

Usai Bertemu di Istana Negara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim ke Halim

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:31
bendera
Internasional

Balas AS, Iran Ajukan Syarat dan Tuntutan untuk Akhiri Perang

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:12
Dampak
Internasional

Dijadwalkan Bertemu di Jakarta, Prabowo dan Perdana Menteri Malaysia Bahas Krisis di Timur Tengah

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:09

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    952 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    739 shares
    Share 296 Tweet 185
  • Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.