• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Lewat Program Desa Devisa, Bea Cukai dan LPEI Dorong Ekspor Produk Tenun di Gresik

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 3 November 2021 - 16:43
in Ekonomi
Bea Cukai
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bea Cukai terus berupaya mengoptimalkan ekspor produk unggulan di daerah melalui sosialisasi hingga asistensi bertempat di Balai Desa Wedani Kecamatan Cerme, Gresik, Selasa (2/11/2021).

Salah satunya dengan peresmian Desa Devisa Tenun Gresik yang diselenggarakan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/ Indonesia Eximbank. Desa Devisa merupakan program pendampingan berbasis pengembangan masyarakat atau komunitas yang digagas LPEI untuk memberi kesempatan bagi wilayah yang memiliki produk unggulan berorientasi ekspor.

BacaJuga:

Produksi Minyak Limau Field Melonjak, Zona 4 Tancap Gas Awal 2026

Konflik Timur Tengah Ancam Pasokan BBM, Masyarakat Diminta Tak “Panic Buying’

BRMS Catat Laba Bersih Naik Hampir 100 Persen pada 2025

Baca Juga : Gandeng Instansi Lainnya, Bea Cukai Kembali Gagalkan Penyelundupan Narkotika

Direktur Eksekutif LPEI, James Rompas menyatakan sebanyak kurang lebih 1.500 penenun tergabung dalam kelompok penenun Wedani. Komoditi unggulan desa ini adalah hasil tenun dari alat tenun bukan mesin yang mampu menghasilkan variasi corak dan mengedepankan kearifan penduduk asli dan unsur budaya setempat. Desa Devisa Wedani ini menambah jumlah total desa binaan LPEI hingga saat ini sebanyak 23 desa devisa.

“Melalui program Desa Devisa Tenun Gresik, LPEI, Bea Cukai, Pemerintah Daerah, Koperasi dan seluruh Instansi terkait dapat bersinergi memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh penenun melalui program pembinaan yang terintegrasi sehingga tercipta pengembangan kapasitas dan daya saing produk unggulan ekspor,” ujar James.

Baca Juga : Ini Kiprah Bea Cukai Dongkrak Ekspor Nasional

Selanjutnya Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai, Untung Basuki mengatakan Bea Cukai berkomitmen untuk mendukung setiap usaha di dalam mendorong ekspor, tidak hanya terhadap perusahaan besar tetapi juga terhadap pengusaha UMKM yang berorientasi ekspor. “UMKM di Indonesia memiliki potensi yang luar biasa, perlu kerjasama dan sinergi untuk mengatasi permasalahan ekspor terkait pasar, produk dan pembiayaan. Bea Cukai hadir mendukung sepenuhnya melalui Klinik Ekspor Gresik untuk memfasilitasi kegiatan ekspor produk UMKM Desa Wedani ini,” tambahnya.

Pembuatan sarung tenun merupakan warisan budaya yang diwariskan secara turun temurun dan menjadi mata pencaharian masyarakat. “Tim Klinik Ekspor Bea Cukai Gresik, Diskoperindag dan asosiasi GENK mendorong untuk berani ekspor langsung tanpa melalui pihak ketiga dan dibantu pendirian badan hukum koperasi yang diberi nama Koperasi Wedani Giri Nata serta diperkenalkan dengan LPEI,” tambah Ketua Koperasi Produsen Wedani Giri Nata yang turut hadir pada acara ini.

Terakhir dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara LPEI dengan Koperasi Wedani Giri Nata. Diharapkan dengan ditetapkannya Desa Wedani sebagai Desa Devisa ini dapat mendorong desa-desa lain khususnya di wilayah Gresik melalui UMKM produk unggulan mereka untuk bisa menembus pasar internasional karena pada dasarnya ekspor itu mudah. (ipo)

Tags: Bea CukaiDesa DevisaeksporGresikLPEISarung Tenun

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

Produksi Minyak Limau Field Melonjak, Zona 4 Tancap Gas Awal 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:37
bensin
Ekonomi

Konflik Timur Tengah Ancam Pasokan BBM, Masyarakat Diminta Tak “Panic Buying’

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:31
brms
Ekonomi

BRMS Catat Laba Bersih Naik Hampir 100 Persen pada 2025

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:21
cabai
Ekonomi

Menuju Lebaran 2026, Harga Cabai Rawit Merah Mulai Meroket ke Rp105.000

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:30
EPI
Ekonomi

Strategi PLN EPI Amankan Batu Bara PLTU demi Stabilitas Listrik Indonesia

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:10
migas
Ekonomi

Produksi Lampaui Target, Pertamina Regional Indonesia Timur Genjot Eksplorasi Migas

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:43

BERITA POPULER

  • osn

    Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    706 shares
    Share 282 Tweet 177
  • BPN Banten Serahkan Sertifikat PTSL 2026 Secara Door to Door di Mancak

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Reaksi Tak Terduga Staf HYBE terhadap Truk Protes Heeseung Eks ENHYPEN Picu Harapan

    672 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.