• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pemkot Bogor Beri Dua Opsi Tarik Izin Operasional 147 Angkot

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 2 November 2021 - 04:35
in Megapolitan
angkot bogor

Wali Kota Bogor di antara puluhan angkot yang telah ditarik izin operasionalnya dan dua di antaranya dirusak karena sudah tidak laik jalan berjejer di GOR Pajajaran, Senin (1/11/2021). Foto: (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat mulai menarik izin operasional 147 angkutan kota secara bertahap dengan mengkonversi menjadi 49 Bus Kita Trans Pakuan berikut dua opsi langkah selanjutnya bagi pemiliknya, ditandai dengan menghancurkan dua unit kendaraan yang telah tidak laik jalan.

“Jadi bisa dibesituakan, bisa juga dipelathitamkan. Data-datanya ada, tiga angkot menjadi satu bus,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya seperti dikutip Antara, Senin (1/11/2021).

BacaJuga:

Membaca Ulang Halal Bihalal dari Soekarno ke Pramono: Refleksi Lebaran 1447 H

Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

Peringatan Dini BMKG, Hujan Disertai Petir Berpotensi Guyur Wilayah Jakarta

Bima Arya menjelaskan proses konversi angkot menjadi bus adalah tujuan dari menghadirkan Bus Kita Trans Pakuan, sehingga setiap angkot yang dikonversi wajib terdata di Pemerintah Kota Bogor. Atas tujuan itulah, dia ikut mencoba menggerakkan alat berat untuk merusak dua angkot yang tidak laik jalan agar dibesituakan dan tidak lagi ada yang mencoba mengakalinya tetap beroperasi.

Sementara itu, puluhan angkot lain yang juga berjejer di lokasi beserta ratusan lainnya memiliki opsi untuk diganti ke pelat hitam atau berstatus kendaraan pribadi bukan langi sebagai angkutan umum. “Jangan sampai busnya masuk, angkotnya masih jalan. Saya tidak mau ada akal-akalan. Karena sekali lagi, tujuannya mengurangi angkot,” katanya.

Bima menyampaikan hingga tahun 2020, jumlah angkot di Kota Bogor tercatat mencapai 3.412 unit. Kemudian terus menyusut dan ditargetkan berkurang menjadi 3.066 unit hingga 2022. Pengurangan akan berlangsung terus-menerus sampai 2024, bahkan sampai pada suatu saat nanti di pusat kota Bogor telah tidak ada lagi angkot.

Pada tahap pertama proses konversi pada awal November 2021, akan dioperasikan 10 bus Trans Pakuan dengan uji coba di koridor 5 trayek Stasiun Bogor – Ciparigi.

Titik- titik pemberhentian BISKITA Trans Pakuan koridor 5 itu ialah Stasiun Bogor – Bappeda – RS – Salak- Sudirman – Air Mancur 2 – GOR – Gedung DPRD – SMPN 5 – Tugu Anti – Narkoba 1 – Tugu Anti – Narkoba 2 – Pemda 2- SDN Kedung Halang 1 – Kedung Halang 2 – Villa Bogor Indah 2 – SMPN 19 Bogor 2 – Ciparigi.

Kemudian dari arah sebaliknya, Ciparigi- SMP 19 Bogor 1 – Villa Bogor Indah 1 – Kedung Halang 1 – Pemda 2 – Jambu Dua – SMP 8 – BPJS – Dinkes – Air Mancur 1 – Dinsos – Graha Pool Merdeka – PGB – Stasiun Bogor.

Jam Operasional bus ini mulai dari 05.00-21.00 WIB dan untuk tarif, sementara tidak berbayar hingga akhir Desember 2021, penumpang cukup melakukan tap e-money tanpa dikurangi saldo. Tersedia juga fasilitas rak sepeda untuk goweser yang ingin naik bus ini.

“Suatu saat angkot hanya akan menjadi feeder Pada tahap pertama ini di koridor 5 ini pasti ada kekurangan, tapi kita akan terus evaluasi bersama. Ini masa transisi. Mudah-mudahan berjalan lancar,” ungkap Bima Arya. (mg1)

Tags: angkotbogorizin operasionalPemkot Bogor

Berita Terkait.

luthfi
Megapolitan

Membaca Ulang Halal Bihalal dari Soekarno ke Pramono: Refleksi Lebaran 1447 H

Minggu, 5 April 2026 - 19:15
Banjir
Megapolitan

Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

Minggu, 5 April 2026 - 11:02
Hujan
Megapolitan

Peringatan Dini BMKG, Hujan Disertai Petir Berpotensi Guyur Wilayah Jakarta

Minggu, 5 April 2026 - 08:29
cctv
Megapolitan

Pramono: Gedung Berlantai Empat Lebih Wajib Terhubung dengan CCTV Jakarta

Minggu, 5 April 2026 - 06:06
pramono
Megapolitan

Pramono Pantau Penanganan Medis 72 Siswa Korban Keracunan MBG di Jaktim

Sabtu, 4 April 2026 - 19:17
2
Megapolitan

Peradaban Baru Dunia, Peradaban Baru Betawi

Sabtu, 4 April 2026 - 15:16

BERITA POPULER

  • uang

    Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    914 shares
    Share 366 Tweet 229
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.