• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Australia akan Izinkan Perjalanan Tanpa Karantina

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 31 Oktober 2021 - 16:27
in Internasional
australia
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perjalanan bebas karantina dari Selandia Baru ke Australia akan kembali diizinkan mulai Senin (1/11), kata Menteri Pariwisata Australia Dan Tehan, Minggu (31/10).

“Dimulainya kembali perjalanan bebas karantina dari Selandia Baru ke Australia adalah babak baru berikutnya dalam proses yang kita jalani menuju pemulihan,” kata Tehan melalui pernyataan.

BacaJuga:

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Rusia Ingatkan Bahaya Nuklir Imbas Serangan AS-Israel di Bushehr

Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk

Perjalanan tanpa karantina itu kembali diizinkan pada saat Australia mempersiapkan diri untuk membuka lagi sebagian perbatasan internasionalnya untuk pertama kalinya sejak Maret 2020.

Baca Juga : Diduga Demam Kuning, Delapan Warga di Ghana Tewas

Namun untuk saat ini, hanya para wisatawan dari negara tetangga, Selandia Baru, yang akan diperbolehkan masuk ke Australia. Itu pun kalau mereka sudah divaksin COVID-19.

Warga negara serta penduduk tetap Australia yang bermukim di New South Wales, Victoria, dan Ibu Kota Canberra mulai Senin akan dibebaskan bepergian keluar negeri tanpa harus mengantongi izin pengecualian ataupun menjalani karantina ketika kembali ke tanah air.

Australia menutup perbatasannya sejak pandemi mulai muncul.

Baca Juga : Biden Dorong Negara G20 Penghasil Energi Tingkatkan Produksi

Selama masa penutupan perbatasan, hanya sejumlah kecil warga negara serta penduduk tetap Australia yang diizinkan kembali ke tanah air.

Dan sesampainya di Australia, mereka diharuskan menjalani karantina selama 14 hari di hotel atas biaya pribadi.

Pada saat ini, lebih dari 80 persen warga berusia 16 tahun ke atas yang bermukim di New South Wales, Victoria, dan Canberra sudah divaksin.

Persentase itu merupakan ambang batas yang diperlukan untuk dicapai sebelum perjalanan internasional dibuka kembali.

Dengan pelonggaran perjalanan tersebut, sekitar 14 juta warga Australia bisa bebas keluar-masuk negara itu kalau mereka sudah menjalani vaksinasi.

Maskapai-maskapai penerbangan serta agen perjalanan wisata telah melaporkan permintaan yang meroket pada layanan mereka.

Namun, hanya 23 persen warga Australia yang merasa percaya diri untuk membuat rencana perjalanan tahun depan, menurut jajak pendapat yang diselenggarakan oleh kelompok pembela hak konsumen, Choice, pekan lalu.

Pada Minggu, Australia mencatat lebih dari 1.200 kasus virus corona di seluruh negeri.

Dari jumlah tersebut, 1.036 kasus di antaranya muncul di Victoria dan 177 kasus di New South Wales. Jumlah orang yang meninggal karena COVID-19 tercatat 13 jiwa.

Dengan hanya sedikit di atas 170.000 kasus serta 1.735 kematian, catatan COVID-19 Australia masih jauh lebih ringan dibandingkan banyak negara lainnya kendati wabah virus corona jenis Delta telah membuat Sydney dan Melbourne dikenai karantina wilayah (lockdown) selama berbulan-bulan.

Hingga kini, sebesar 77 persen penduduk Australia sudah mendapatkan dosis penuh vaksin COVID-19 dan lebih dari 88 persen baru mendapatkan dosis pertama. (bro)

Tags: Australiakarantina

Berita Terkait.

Protes
Internasional

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Senin, 23 Maret 2026 - 22:18
Asap
Internasional

Rusia Ingatkan Bahaya Nuklir Imbas Serangan AS-Israel di Bushehr

Senin, 23 Maret 2026 - 20:06
Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk
Internasional

Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk

Senin, 23 Maret 2026 - 14:31
Update Perang Timur Tengah: Korban Sipil di Iran Tembus 1.407 Jiwa
Internasional

Update Perang Timur Tengah: Korban Sipil di Iran Tembus 1.407 Jiwa

Senin, 23 Maret 2026 - 13:33
Trump Ancam Iran, Teheran Siap Serang Balik Infrastruktur Energi AS
Internasional

Konflik Israel–Hizbullah Memanas, Ribuan Warga Lebanon Mengungsi

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:56
Iran Ajukan Inisiatif Keamanan Regional dan Syarat Perdamaian Konflik
Internasional

Iran Ajukan Inisiatif Keamanan Regional dan Syarat Perdamaian Konflik

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:26

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2669 shares
    Share 1068 Tweet 667
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.