• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemendag: India, Mitra Strategis Perdagangan Rempah-Rempah Indonesia

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 28 Oktober 2021 - 11:47
in Nasional
Kemendag

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia sebagai salah satu negara penghasil rempah-rempah terbaik di dunia berupaya meningkatkan kemakmuran masyarakat melalui perdagangan internasional, salah satunya dengan India yang merupakan negara tujuan utama ketiga ekspor rempah-rempah Indonesia.

India juga telah menjadi mitra strategis perdagangan Indonesia. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi pada seminar web (webinar) “Amazing Spices: Accolade To The India-Indonesia’s Adamant Cohesiveness In Exotic Spices” yang digelar pada Rabu (27/10).

BacaJuga:

GAIKINDO Auto Week 2026 Gebrak Akhir Tahun, Pameran Otomotif Digelar Serentak di 10 Kota

IGMC 2026, Usung Diplomasi Agama untuk Perdamaian Dunia

IGMC 2026, Usung Diplomasi Agama untuk Perdamaian Dunia

Webinar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pada Trade Expo Indonesia-Digital Edition 2021 yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober—4 November 2021 (interaktif daring) dan hingga 20 Desember 2021 (showcase).

Hadir pada webinar ini, Konsul Jenderal Republik Indonesia Mumbai India, Agus P Saptono; Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Odo RM Manuhutu; serta Direktur Regional, Otoritas Keamanan, dan Standar Makanan India (FSSAI), Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India, Pritee Chaudhary.

“Diharapkan bisnis dan perdagangan antara Indonesia dan India dapat terus meningkat, memberi lebih banyak kemakmuran kepada masyarakat kedua negara. Diharapkan juga, kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk memperluas pasar rempah-rempah di kedua negara,” ujar Didi.

Didi menyampaikan, Indonesia memiliki rempah-rempah yang melimpah. Ekspor rempah-rempah Indonesia pada Januari—Agustus 2021 tercatat sebesar USD 499,1 juta, meningkat 12,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Produk ekspor utama Indonesia untuk rempah-rempah adalah pala, cengkeh, lada putih, kayu manis dan kapulaga. Sebagian besar rempah-rempah Indonesia diekspor ke Amerika Serikat, Tiongkok, India, Vietnam, dan Belanda,” jelas Didi.

India, lanjut Didi, merupakan negara tujuan utama ketiga ekspor rempah-rempah Indonesia. Pada Januari-Agustus 2021, ekspor rempah-rempah Indonesia ke India sebesar USD 74,53 Juta atau naik 51,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Produk utama rempah-rempah ke India adalah pala dengan nilai USD 23,82 juta dan pangsa 32,96 persen; cengkih (USD 22,6 juta; pangsa 30,44 persen), lada (USD 8,6 Juta; pangsa 11,56 persen), lada hitam (USD 4,18 Juta; pangsa 5,6 persen), dan kunyit (USD 3,5 Juta; pangsa 4,7 persen).

Sementara Konjen Agus menyampaikan dalam sambutannya, webinar ini bertujuan untuk memberikan informasi dan literasi mengenai akses pasar komoditas rempah-rempah dan produk rempah-rempah yang menjadi andalan utama perdagangan kedua negara sejak berabad lalu. Rempah-rempah juga memiliki peran yang signifikan dalam sejarah hubungan masyarakat kedua negara.

Menurutnya, webinar Ini juga dapat menjadi sarana informasi pendekatan strategis untuk para pemangku kepentingan, pelaku usaha kecil dan menengah yang dapat menjadi katalis nilai tambah produk rempah-
rempah.

“Permintaan rempah Indonesia dari pasar India sangat meningkat pesat meski di masa pandemi. India dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 miliar merupakan bangsa yang memiliki kebiasaan mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung rempah dalam kesehariannya. Artinya, India merupakan pasar bagi rempah dan produk olahan rempah Indonesia yang luar biasa besarnya,” jelas Agus.

Peluncuran Program Spice Up The World Didi menambahkan, momentum ini sejalan dengan program Indonesia Spice Up the World yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

“Kementerian Perdagangan mendukung sepenuhnya Program Indonesia Spice Up the World menargetkan peningkatan ekspor rempah dan bumbu menjadi sebesar USD 2 miliar pada 2024, atau naik 25 persen per tahun,” jelas Didi.

Kemendag juga mendung kampanye tersebut melalui peluncuran Indonesia Spice Up the World. “Program Indonesia Spice Up the World akan diluncurkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada acara Indonesian National Day di Expo 2020 Dubai, pada 4 November 2021 di Dubai, Uni Emirat Arab,” terang Didi.

Selain itu, lanjut Didi, rempah dan bumbu Indonesia juga akan dipamerkan di The 2nd Pacific Exposition 2021, Food Africa 2021, Trade Expo Indonesia Digital kali ini dan yang akan datang. Sementara Odo mengungkapkan, “Indonesia Spice Up the World” merupakan program untuk meningkatkan akses pasar produk rempah-rempah ke pasar tradisional seperti India dan pasar nontradisional seperti
kawasan Afrika.

“Program ini akan melibatkan instansi pemerintah, swasta, dan kalangan akademis. Program ini tidak hanya mempromosikan rempah-rempah Indonesia tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan. Di antaranya dengan memperkuat komunitas lokal seperti petani,” imbuh Odo.

Pritee Chaudhary menambahkan, rempah-rempah merupakan komoditas penting untuk kedua negara. “India telah berinvestasi di Indonesia, dan ada banyak hal yang dikerja samakan termasuk rempah-rempah. Kita menantikan kerja sama bilateral yang lebih baik di masa mendatang,” tandasnya.

Sejumlah materi yang dipaparkan narasumber dalam webinar ini yaitu informasi mengenai akses pasar yang disampaikan oleh Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chennai, Kumara Jati; peraturan dan prosedur Impor di pasar rempah-rempah oleh Direktur Otoritas Keamanan dan Standar Pangan India (FSSAI), Sheetal Gupta; serta siklus panen rempah, cuaca dan fluktuasi mata uang rempah & produk rempah oleh Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Kementerian Pertanian Bagus Hudoro. Webinar juga diisi sesi berbagi pengalaman mengenai bumbu eksotis Indonesia oleh Ketua Dewan Cengkih Dunia & Ketua Asosiasi Bisnis India-Indonesia Gopal Ahuja serta testimoni para pelaku usaha rempah-rempah India.

Penandatanganan MoU dengan India

Pada webinar juga dilaksanakan tiga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan Indonesia dengan India untuk produk rempah-rempah, furnitur, dan permen karet dengan total USD 6,45 juta. Dengan demikian, hingga tujuh hari gelaran TEI-DE telah dilaksanakan sebanyak 55 MoU bersama 14 negara dengan nilai total USD 862,16 juta.

“Saya berharap penandatanganan MoU ini merefleksikan komitmen bagi Indonesia dan India untuk semakin meningkatkan hubungan dagang di tahun mendatang,” pungkas Didi. (srv)

Tags: IndiaKemendagPerdaganganrempah-rempah

Berita Terkait.

gaikindo
Nasional

GAIKINDO Auto Week 2026 Gebrak Akhir Tahun, Pameran Otomotif Digelar Serentak di 10 Kota

Rabu, 23 September 2026 - 16:06
menag
Nasional

IGMC 2026, Usung Diplomasi Agama untuk Perdamaian Dunia

Rabu, 23 September 2026 - 15:05
IGMC 2026, Usung Diplomasi Agama untuk Perdamaian Dunia
Nasional

IGMC 2026, Usung Diplomasi Agama untuk Perdamaian Dunia

Rabu, 23 September 2026 - 14:15
Pertanian Jadi Pilar Utama Pembangunan, Sinergi Lintas Sektor Terus Diperkuat
Nasional

Pertanian Jadi Pilar Utama Pembangunan, Sinergi Lintas Sektor Terus Diperkuat

Rabu, 23 September 2026 - 14:05
Kakanwil BPN Jawa Barat, Hasan Basri: Pelayanan Harus Memudahkan Masyarakat
Nasional

Perhatikan Guru Swasta dan Tendik, DPR RI Desak Kemendikdasmen Beri Afirmasi Nyata

Rabu, 23 September 2026 - 13:55
Kakanwil BPN Jawa Barat, Hasan Basri: Pelayanan Harus Memudahkan Masyarakat
Nasional

Proyektor 4K Ultra Short Throw untuk Pengalaman Hiburan Layar Besar di Rumah

Rabu, 23 September 2026 - 13:25

OLAHRAGA

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI
Olahraga

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Editor Laurens Dami
Rabu, 23 September 2026 - 12:45

INDOPOSCO.ID – Persija Jakarta mengambil langkah tegas menyikapi insiden yang melibatkan pelatihnya, Shin Tae-yong, dalam pertandingan kontra Java United. Dugaan...

SelengkapnyaDetails
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46
FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

Rabu, 23 September 2026 - 08:34
ole

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Selasa, 22 September 2026 - 08:53
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5542 shares
    Share 2217 Tweet 1386
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1022 shares
    Share 409 Tweet 256
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    930 shares
    Share 372 Tweet 233
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.