• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Emas jatuh 29,6 Dolar, Terseret Kenaikan Imbal Hasil, Penjualan Ritel

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 09:05
in Ekonomi
emas

Ilustrasi. Foto: indoposco.id/Safar

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga emas turun tajam pada akhiri perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), mengakhiri kenaikan selama 3 hari beruntun, karena rebound dalam imbal hasil obligasi AS dan peningkatan mengejutkan dalam pemasaran ritel September merusak status safe-haven emas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, anjlok 29,6 dolar AS atau 1,65 persen menjadi ditutup pada 1.768,30 dolar AS per ounce. Namun, untuk rentang waktu minggu ini emas berjangka masih mencatat kenaikan 0,60 persen.

BacaJuga:

Menuju NZE 2060, Pertamina Tancap Gas Tekan Emisi Karbon

Bea Cukai Perkuat Sinergi Nasional, Dorong Logistik Lancar dan Ekonomi Stabil

Pimpin Inovasi Berkelanjutan, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Sehari sebelumnya, Kamis(14/10), emas berjangka terdongkrak 3,2 dolar AS atau 0,18 persen menjadi 1.797,90 dolar AS, setelah meningkat 35,4 dolar AS atau 2,01 persen menjadi 1.794,70 dolar AS pada Rabu(13/10) dan menguat 3,6 dolar AS atau 0,21 persen menjadi 1.759,30 dolar AS pada Selasa(12/10).

“Emas memiliki segalanya yang menentangnya. Suku bunga riil naik, ekuitas lebih tinggi, begitu juga Bitcoin,” tutur Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.

Data ekonomi yang diluncurkan pada Jumat(15/10) beraneka ragam. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pemasaran ritel AS naik 0, 7 persen pada September, bulan kedua beruntun pemasaran ritel bertambah.

Pemasaran ritel AS secara tidak terduga bertambah pada September, meningkatkan ekuitas dan memanjangkan kerugian emas sebagai lindung nilai resiko.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan harga impor naik 0,4 persen pada September setelah turun 0,3 persen pada Agustus. Sementara itu, indeks kondisi bisnis Empire State Fed New York turun 14,5 poin menjadi 19,8 pada Oktober, lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 25 poin.

Meningkatkan peluang kerugian menggenggam emas, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10- tahun yang jadi referensi membaik dari level terendah lebih dari satu minggu pada Kamis(14/10).

Sementara sebagian besar pembuat kebijakan Fed sepakat bahwa bank sentral dapat mulai mengurangi pembelian obligasi bulanan segera bulan depan, mereka terbagi tajam atas inflasi dan apa yang harus mereka jalani tentang perihal itu.

Investor kemungkinan hanya memperkirakan pengetatan moderat dari bank-bank sentral utama dan “yang seharusnya tidak menyebabkan terlalu banyak masalah bagi emas karena investor melakukan lindung nilai terhadap tingkat harga yang tinggi,” ucap Fawad Razaqzada, analis ThinkMarkets.

Pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 12,8 sen atau 0,55 persen, menjadi ditutup pada 23,349 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 6,6 dolar AS atau 0,63 persen, menjadi ditutup pada 1.058,9 dolar AS per ounce. (mg4)

Tags: emasharga emas turun

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

Menuju NZE 2060, Pertamina Tancap Gas Tekan Emisi Karbon

Rabu, 8 April 2026 - 15:05
bc4
Ekonomi

Bea Cukai Perkuat Sinergi Nasional, Dorong Logistik Lancar dan Ekonomi Stabil

Rabu, 8 April 2026 - 14:25
id
Ekonomi

Pimpin Inovasi Berkelanjutan, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Rabu, 8 April 2026 - 13:23
hokkop
Ekonomi

Gasifikasi Biomassa Jadi Senjata Baru PLN EPI Tekan Ketergantungan Solar

Rabu, 8 April 2026 - 13:03
siti
Ekonomi

Soroti Ketahanan Pangan, Komisi IV Minta Cadangan Nasional Diperkuat Hadapi Krisis Global

Selasa, 7 April 2026 - 23:03
sawit
Ekonomi

400 Riset Didanai, PASPI Nilai Komitmen BPDP di Sawit Nyata

Selasa, 7 April 2026 - 22:43

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.