• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Emas Melonjak 35,4 Dolar, “Greenback” dan Imbal Hasil Obligasi Mundur

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 14 Oktober 2021 - 09:26
in Ekonomi
emas

Harga emas naik 2 dolar, selera risiko reda dan yield obligasi turun

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Harga emas melonjak sekitar dua persen ke level tertinggi hampir satu bulan pada akhir perdagangan Kamis (14/10/2021) pagi, melanjutkan kenaikan sesi sebelumnya karena mundurnya dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS mengangkat permintaan terhadap logam mulia yang dianggap aman.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, melonjak 35,4 dolar AS atau 2,01 persen menjadi ditutup pada 1.794,70 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (12/10/2021), emas berjangka terangkat 3,6 dolar AS atau 0,21 persen menjadi 1.759,30 dolar AS.

BacaJuga:

Pertamina–POSCO Kunci Aliansi Energi Bersih, CCS hingga Hidrogen Biru Jadi Fokus

Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK

Lewat Program Desa BRILiaN, Desa Pajambon di Kuningan Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Emas berjangka terpangkas 1,7 dolar AS atau 0,1 persen menjadi 1.755,70 dolar AS pada Senin (11/10/2021), setelah melemah 1,8 dolar AS atau 0,1 persen menjadi 1.757,40 dolar AS pada Jumat (8/10/2021), dan turun 2,6 dolar AS atau 0,15 persen menjadi 1.759,20 dolar AS pada Kamis (8/10/2021).

“Emas hanya mengikuti imbal hasil saat ini. Reaksi awal setelah data IHK (indeks harga konsumen) adalah lonjakan besar dalam imbal hasil, yang sekarang mulai memudar,” kata Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures seperti dikutip Antara, Kamis (14/10/2021).

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Rabu (13/10/2021) bahwa indeks harga konsumen AS, ukuran inflasi, naik 0,4 persen pada September, lebih tinggi dari ekspektasi pasar untuk kenaikan 0,3 persen. Dalam 12 bulan hingga September, IHK AS meningkat 5,4 persen setelah naik 5,3 persen tahun-ke-tahun pada Agustus.

Emas pada awalnya memangkas kenaikannya karena imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang jadi acuan naik di atas 1,6 persen menyusul data yang menunjukkan harga konsumen AS meningkat secara solid pada September dan siap untuk kenaikan lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang.

Tetapi kemunduran berikutnya dalam imbal hasil, yang mengurangi peluang kerugian memegang emas tanpa bunga, mendorong reli yang kuat pada logam mulia. Logam ini juga mendapat dukungan dari penurunan dolar dan kekhawatiran bahwa inflasi yang tinggi akan memukul pertumbuhan ekonomi global.

“Ekspektasi inflasi bercampur dengan kekhawatiran pertumbuhan global telah membuat banyak investor khawatir bahwa bisnis dan konsumen akan jauh lebih lemah di paruh kedua tahun 2022. Aliran safe-haven mulai datang ke arah emas,” Edward Moya, analis pasar senior di broker OANDA, mengatakan dalam sebuah catatan.

Para bankir bank sentral AS memberi isyarat bahwa mereka dapat mulai mengurangi dukungan era krisis mereka untuk ekonomi pada pertengahan November, meskipun mereka tetap terbagi atas seberapa besar ancaman yang ditimbulkan oleh inflasi yang tinggi dan seberapa cepat mereka mungkin perlu menaikkan suku bunga sebagai tanggapan, risalah dari pertemuan kebijakan mereka 21-22 September menunjukkan.

Sementara itu, sekelompok bank yang bermitra dengan London Metal Exchange yang meluncurkan emas dan perak berjangka pada 2017 bersiap untuk meninggalkan proyek tersebut setelah volume yang diharapkan tidak terealisasi.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 65,6 sen atau 2,91 persen, menjadi ditutup pada 23,17 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari naik 12,5 dolar AS atau 1,24 persen, menjadi ditutup pada 1.024,20 dolar AS per ounce. (mg3)

Tags: emasGreenbackharga emas

Berita Terkait.

Putin dan MBS Teleponan, Desak Gencatan Senjata Segera di Timur Tengah
Ekonomi

Pertamina–POSCO Kunci Aliansi Energi Bersih, CCS hingga Hidrogen Biru Jadi Fokus

Kamis, 2 April 2026 - 23:21
Dukung Penguatan Pasar Keuangan Domestik, BRI Raih 3 Penghargaan Dealer Utama dengan Kinerja Terbaik dari Kemenkeu
Ekonomi

Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK

Kamis, 2 April 2026 - 22:39
Lewat Program Desa BRILiaN, Desa Pajambon di Kuningan Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal
Ekonomi

Lewat Program Desa BRILiaN, Desa Pajambon di Kuningan Jadi Contoh Transformasi Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Kamis, 2 April 2026 - 22:04
Dukung Penguatan Pasar Keuangan Domestik, BRI Raih 3 Penghargaan Dealer Utama dengan Kinerja Terbaik dari Kemenkeu
Ekonomi

Dukung Penguatan Pasar Keuangan Domestik, BRI Raih 3 Penghargaan Dealer Utama dengan Kinerja Terbaik dari Kemenkeu

Kamis, 2 April 2026 - 21:31
Momentum Earth Hour, BRI Dorong Keberlanjutan Melalui Aksi Nyata di Lingkungan Kerja
Ekonomi

Momentum Earth Hour, BRI Dorong Keberlanjutan Melalui Aksi Nyata di Lingkungan Kerja

Kamis, 2 April 2026 - 21:06
PHE Bawa Misi Besar ke OTC Asia 2026, Perkuat Energi Nasional di Panggung Dunia
Ekonomi

PHE Bawa Misi Besar ke OTC Asia 2026, Perkuat Energi Nasional di Panggung Dunia

Kamis, 2 April 2026 - 19:32

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1087 shares
    Share 435 Tweet 272
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    912 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.