• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pintu Umrah Dibuka, Kemenkes Bahas terkait Hal Teknis

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 13 Oktober 2021 - 19:28
in Nasional
umrah

Jamaah umrah. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Arab Saudi telah membuka kembali pintu bagi jemaah umrah asal Indonesia seiring semakin membaiknya penanganan pandemi Covid-19 di dalam negeri.

Pembukaan kembali umrah untuk jamaah Indonesia disampaikan pemerintah Arab Saudi kepada Kedutaan Arab Saudi di Jakarta melalui nota diplomatik bertanggal 8 Oktober 2021.

BacaJuga:

Rakortas Tata Kelola Program MBG, Wamen Isyana Harap Pelaksanaan Bagi 3B Ditingkatkan

Pelayaran Muhibah KRI Bima Suci Bawa Produk UMKM Tembus Pasar Global

SDM Unggul Disiapkan, PHTC Prabowo Didorong Lebih Agresif

Menanggapi hal itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat ini sedang membahas hal-hal teknis terkait pelaksanaan umrah termasuk terkait vaksinasi.

“Masih akan dibahas lebih teknis termasuk tentang vaksin,” ujar Juru Bicara Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, kepada INDOPOSCO, Rabu (13/10/2021).

Nadia mengatakan, terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi juga sedang dibahas untuk memastikan Arab Saudi bertanggung jawab dan melindungi data warga negara Indonesia (WNI) saat akses ini diberikan.

Hal yang sama juga, kata Nadia, terkait permintaan vaksin merk tertentu, keputusannya belum final.

“Masih akan dibahas lebih lanjut oleh tim teknis Arab Saudi dan Indonesia,” ujar Nadia.

Untuk diketahui, dibukanya umrah untuk jemaah Indonesia oleh Arab Saudi, disertai dengan sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh calon jemaah, yakni harus sudah divaksin dan memiliki sertifikat vaksin.

Selain itu, calon jemaah penerima vaksin Sinovac dan Sinopharm wajib melakukan booster atau vaksinasi ketiga dengan menggunakan salah satu dari empat jenis vaksin yang saat ini disetujui Pemerintah Arab Saudi.

Empat jenis vaksin tersebut antara lain Oxford-AstraZeneca, Pfizer-BioNTech, Johnson & Johnson, dan Moderna.

Pemerintah, juga harus memastikan aplikasi PeduliLindungi yang digunakan di Indonesia harus terintegrasi atau dapat dibaca oleh aplikasi di Arab Saudi, saat para calon jemaah umrah mendarat di sana.

Sementara itu, Ketua Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito menanggapi persyaratan vaksin merk tertentu yang diminta Arab Saudi bahwa di masa pandemi semua negara berusaha untuk memvaksinasi penduduknya.

“Jumlah vaksin yang tersedia tidak sebanding dengan yang disediakan dan setiap negara memiliki pertimbangan masing-masing dalam mengakses vaksin yang ada,” ujar Wiku.

Ia menegaskan, persyaratan yang ditentukan oleh negara untuk aktivitas sosial ekonominya sepenuhnya kewenangan masing-masing negara.

“Indonesia sedang memenuhi target cakupan vaksinasi untuk masyarakat dalam rangka agar terlindung dari penularan dan keparahan bila tertular Covid-19,” pungkasnya. (dam)

Tags: kemenagKemenkeskerajaan arab saudiumrah

Berita Terkait.

Rakor-terbatas
Nasional

Rakortas Tata Kelola Program MBG, Wamen Isyana Harap Pelaksanaan Bagi 3B Ditingkatkan

Sabtu, 4 April 2026 - 13:14
Pelayaran Muhibah KRI Bima Suci Bawa Produk UMKM Tembus Pasar Global
Nasional

Pelayaran Muhibah KRI Bima Suci Bawa Produk UMKM Tembus Pasar Global

Jumat, 3 April 2026 - 20:36
SDM Unggul Disiapkan, PHTC Prabowo Didorong Lebih Agresif
Nasional

SDM Unggul Disiapkan, PHTC Prabowo Didorong Lebih Agresif

Jumat, 3 April 2026 - 20:09
Energi Transisi Jadi Senjata Pertamina Bangun Desa Rentan Lebih Resisten
Nasional

Energi Transisi Jadi Senjata Pertamina Bangun Desa Rentan Lebih Resisten

Jumat, 3 April 2026 - 19:07
menpar
Nasional

Menpar: Halal Bihalal Jadi Momentum Tingkatkan Kinerja dan Kolaborasi Majukan Pariwisata

Jumat, 3 April 2026 - 15:05
sumono
Nasional

KKP Hentikan Aktivitas 6 Perusahaan Tanpa Izin PKKPRL di Pantura Tegal

Jumat, 3 April 2026 - 13:03

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1091 shares
    Share 436 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.