INDOPOSCO.ID – Pelatih kepala tim sepak bola putra Papua Eduard Ivakdalam memohon pemain-pemainnya lebih menahan dalam memecahkan pertahanan Sumatera Utara pada perlombaan penutup Tim D 6 besar PON Papua di Stadion Mandala, Kota Jayapura, esok Pekan.
Bagi mantan kapten Persipura Jayapura itu, wajar dalam suatu invitasi tuan rumah harus mengalami lawan yang lebih fokus merapatkan pertahanan begitu juga sudah dirasakan Papua dalam hampir seluruh perlombaan PON Papua.
Eduard memperkirakan Sumatera Utara pula akan mempraktikkan perihal seragam dengan melindungi daya sekalipun lawannya itu dibebani sasaran harus berhasil supaya lulus ke semifinal.
“Itu bukan barang baru, sejak jauh hari saya antisipasi ke tim bahwa semua tim yang menghadapi tuan rumah pasti akan lebih banyak jaga kedalaman,” ucap dia saat dihubungi dari Jayapura, Sabtu.
“Mereka pasti akan lebih bertahan menunggu kami di sepertiga lapangan mereka, menunggu kami buat kesalahan dan melancarkan serangan balik,” lanjut Eduard.
Bagi Eduard, perihal seragam dirasakan kala Papua menghadapi Aceh alhasil hanya dapat menang tipis 1- 0 karena lawannya lebih banyak melindungi lini pertahanannya sendiri.
Sayang, walaupun sudah diwanti- wanti Eduard, para pemain Papua masih kurang berani memainkan bola di depan lini belakang Aceh.
Terlebih kapten Papua Ricky Ricardo Cawor yang pula maksimum angka sedangkan PON Papua dengan 7 berhasil sering dilindungi 2 orang atau lebih pemain Aceh tiap kali mendapat bola.
“Jadi memang posnya Ricky tidak berjalan baik, rasanya mereka juga melihat kekuatan kami. Kemarin kami kurang sabar juga ada jarak antara penyerang dan gelandang yang terputus,” ujarnya.
“Itu semua sudah coba kami perbaiki, karena kami yakin besok Sumut tidak akan menyerang dengan frontal sejak awal walaupun mereka butuh memenangkan pertandingan.”
“Tapi pasti awalnya Sumut juga akan jaga kedalaman sehingga kami butuh kesabaran untuk membongkar pertahanan yang rapat,” ucap Eduard.
Papua sementara memuncaki klasemen Grup D dan hanya membutuhkan imbang agar lolos ke semifinal sebagai juara grup. (mg4)












