• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Masih Tanah Adat, Pemprov Papua Harus Tuntaskan Status Arena Dayung

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 1 Oktober 2021 - 23:31
in Olahraga
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) yang juga menjabat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memberikan sambutan saat meninjau arena dayung PON Papua di Teluk Youtefa, Jayapura, Jumat (1/10/2021). Foto : Antara/Shofi Ayudiana

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) yang juga menjabat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memberikan sambutan saat meninjau arena dayung PON Papua di Teluk Youtefa, Jayapura, Jumat (1/10/2021). Foto : Antara/Shofi Ayudiana

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memiliki tugas untuk menangani status kepemilikan arena dayung di Teluk Youtefa, Jayapura yang dipakai untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021, yang saat ini masih menjadi milik masyarakat adat.

Bagi Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Papua Jansen Monim, tahap tersebut perlu dilakukan agar sarana dayung dapat terus digunakan ketika PON selesai nanti.

BacaJuga:

Persita vs Arema: Comeback Amunisi Asing Untungkan Singo Edan

PSIM vs PSM: Dikepung Tekanan, Laskar Mataram Bidik Titik Balik di Bantul

Super League Pekan 27: Main Kandang, 3 Besar Diprediksi Poin Penuh

“Saya kira itu nanti kami akan membicarakan lagi. Tadi pak menteri PUPR (Basuki Hadimuljono, red) sudah menyampaikan ke staf di sini. Nanti kami bicarakan lagi dengan masyarakat adat setempat,” ucap Jansen di Jayapura, Jumat (1/10/2021).

Ketua Umum PB PODSI yang juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sebelumnya meminta agar Pemerintah Provinsi Papua bertanggung jawab mengatur sarana PON Papua secara sungguh- sungguh, termasuk arena dayung yang telah memakan biaya Rp17 miliar dari APBN.

Namun Jansen mengaku kawasan di Teluk Youtefa saat ini statusnya merupakan tanah adat, sehingga pemerintah provinsi harus menyewa tanah tersebut kepada masyarakat adat agar dapat memakainya.

Bila kepemilikan tanah sudah didapat alih oleh pemerintah provinsi nanti, maka arena dayung dapat terus dipakai untuk tempat latihan, event kejuaraan, hingga destinasi wisata.

“Tidak menutup kemungkinan untuk menggelar kejuaraan nasional di sini bahkan internasional,” ujar Jansen dilansir Antara.

“Tapi ini masih milik tanah adat. Ada beberapa tempat yang kami cari dan ini lah yang masyarakat (adat) boleh. Dari pemerintah provinsi (menyewa) tanah. Jadi kami harus ganti status (kepemilikan),” lanjutnya.

Pembangunan arena dayung untuk PON Papua dilaksanakan oleh kontraktor PT Nindya Karya (Persero) memakai biaya APBN sebesar Rp17 miliar dengan masa pelaksanaan Februari 2020 hingga Agustus 2021.

Dukungan infrastruktur arena dayung dimulai dengan pembangunan pengaman pantai berupa reklamasi seluas 10. 000 m3 oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua, Ditjen Sumber Daya Air. Selanjutnya di area reklamasi dibangun bangunan perahu seluas 1. 750 m2, ponton modular 521 m2, gangway 2 unit, dan satu unit menara finis setinggi 14, 4 m.

Arena itu mempunyai lintasan sepanjang 2. 200 m dengan luas 81 m (9 lintasan) dan dilengkapi satu unit menara start, 5 unit menara pantau, 8 unit penanda jarak dan pancang penahan, dan 2 unit obstacle canoe slalom. (mg4)

Tags: olahragaPapuapon

Berita Terkait.

persita
Olahraga

Persita vs Arema: Comeback Amunisi Asing Untungkan Singo Edan

Jumat, 10 April 2026 - 14:14
psm
Olahraga

PSIM vs PSM: Dikepung Tekanan, Laskar Mataram Bidik Titik Balik di Bantul

Jumat, 10 April 2026 - 13:13
bri
Olahraga

Super League Pekan 27: Main Kandang, 3 Besar Diprediksi Poin Penuh

Jumat, 10 April 2026 - 11:11
alex
Olahraga

Hasil Liga Champions: PSG-Atletico Menang dengan Skor Identik

Kamis, 9 April 2026 - 09:09
bayern
Olahraga

Hasil Liga Champions: Bayern dan Arsenal Sukses Bungkam Tuan Rumah

Rabu, 8 April 2026 - 09:19
gt
Olahraga

Dihadiri Sean Gelael, Indonesia Incar Talenta Baru di GT World Challenge Asia 2026

Rabu, 8 April 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.