• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Inggris Ajak China dan Rusia Setujui Strategi Afghanistan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 22 September 2021 - 14:15
in Internasional
indoposco

Suasana sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat. (ANTARA/REUTERS/HO)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Inggris akan mengajak China dan Rusia menyetujui pendekatan internasional terkoordinasi untuk mencegah Afghanistan menjadi surga bagi militan, kata Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss dalam pernyataannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menlu Inggris, China, Rusia, Amerika Serikat, dan Prancis akan bertemu dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres selama Sidang Umum PBB di New York.

BacaJuga:

Ironi Ultimatum Trump: Sempat Singgung Akhiri Perang, Kini Ancam Lumpuhkan Energi Iran

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran

Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis

Sebagai koordinator kelompok P5, yaitu lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Inggris akan memanfaatkan pertemuan tersebut untuk menyerukan kerja sama yang lebih besar guna meningkatkan keamanan nasional dengan perhatian khusus pada Afghanistan.

“Jika kita ingin mencegah Afghanistan menjadi surga bagi teror global maka komunitas internasional, termasuk Rusia dan China, harus bertindak bersama dalam pendekatan dengan Taliban,” kata Truss dalam pernyataan menjelang pertemuan, Rabu (22/9).

Pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban atas Afghanistan menyusul penarikan pasukan AS, Inggris, dan NATO pada Agustus telah menimbulkan kekhawatiran bahwa negara itu sekali lagi dapat digunakan sebagai tempat pelatihan bagi para militan Islam.

Saat dikuasai Taliban, Afghanistan merupakan tempat yang digunakan pendiri organisasi militan Al Qaida, Osama bin Laden, untuk merencanakan serangan 11 September 2001 ke beberapa target di AS.

Taliban berjanji tidak akan membiarkan Afghanistan kembali menjadi tempat yang aman bagi kelompok- kelompok yang berencana menyerang Barat.

Pekan lalu dalam pertemuan blok keamanan yang dipimpin China dan Rusia, Presiden Xi Jinping mengatakan” pihak-pihak terkait” di Afghanistan harus memberantas terorisme. China juga berjanji akan memberikan lebih banyak bantuan kepada negara itu.

Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam pidatonya di pertemuan puncak yang sama, mengatakan Rusia perlu bekerja dengan pemerintah Taliban, dan bahwa kekuatan dunia harus mempertimbangkan untuk mencairkan aset-aset Afghanistan. (mg3)

Tags: afghanistanChinaInggrisRusia

Berita Terkait.

Trump
Internasional

Ironi Ultimatum Trump: Sempat Singgung Akhiri Perang, Kini Ancam Lumpuhkan Energi Iran

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:00
Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran
Internasional

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:33
Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis
Internasional

Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:15
Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas
Internasional

Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:34
20 Maskapai Global Rugi Hampir Rp900 Triliun Akibat Konflik Timur Tengah
Internasional

Permintaan AS Ditolak, Sri Lanka Tak Izinkan Dua Jet Tempur Mendarat

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:03
Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka bagi Navigasi Internasional, Ini Ketentuannya
Internasional

Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka bagi Navigasi Internasional, Ini Ketentuannya

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:35

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2658 shares
    Share 1063 Tweet 665
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    712 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.