• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Temui Pelaku UMKM Banyuwangi, Menparekraf Sebut PNM Sangat Dibutuhkan

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 19 September 2021 - 11:39
in Ekonomi
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam kunjungannya ke Kantor PT. Permodalan Nasional Madani cabang Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (18/9). Foto: Antara

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam kunjungannya ke Kantor PT. Permodalan Nasional Madani cabang Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (18/9). Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meyakini kemudahan akses yang diberikan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero cabang Banyuwangi, Jawa Timur kepada nasabah tepat sasaran dan tepat manfaat.

“Banyak pelaku usaha khususnya ibu-ibu yang sangat membutuhkan permodalan demi kelangsungan usahanya, tanpa adanya beban agunan,” kata Sandiaga seperti dikutip Antara, Minggu (19/9/2021).

BacaJuga:

Sharp Rangkai Pengalaman Konsumen Lewat Teknologi dan Nuansa Jepang yang Memikat

Hari Kesehatan Nasional: Unicharm – IBI Edukasi Pemilihan Popok Bayi & Posyandu di Bogor

3 Pilar Kunci jadi Fondasi Gerakan Baru Penyelamatan Pangan Indonesia

Untuk jenis permodalan PNM, terdapat dua kategori, yaitu PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) dan PNM ULaMM( Unit Layanan Modal Mikro). Untuk jenis PNM Mekaar, permodalan yang diberikan berkisar Rp 2,5 juta-Rp10 juta dan hanya bagi kelompok ibu-ibu saja. Sementara, PNM ULaMM berkisar Rp 25 juta-Rp250 juta.

Lebih lanjut, nasabah di Kabupaten Banyuwangi disebut berjumlah 358 untuk Mekaar dan 148 untuk UlaMM. “Banyuwangi ini shifting dari pertanian menuju pariwisata dan ekonomi kreatif. Kita harapkan dengan dukungan PNM, pelaku ekonomi kreatif Banyuwangi bisa lebih maju, unggul, dan berdaya saing,” tuturnya.

Dalam kunjungan menemui pelaku ekonomi yang menjadi nasabah PNM, dia mendorong pelaku ekraf terutama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar dapat menghadirkan berbagai inovasi dan kreativitas di tengah pandemi Covid-19 serta tantangan ekonomi.

Menparekraf juga berkesempatan untuk melihat berbagai produk ekraf Banyuwangi yang dihadirkan. Antara lain produk kriya seperti tas daur ulang plastik, batik khas Banyuwangi, sarung pantai, peci yang terbuat dari anyaman, manik- manik yang dibuat menjadi gelang, kalung, hingga tempat aksesoris.

Selain itu, dikatakan terdapat produk kuliner seperti jamu, tahu walik, ayam kesrut, pecel pitik, dan rujak sayur. (mg1/wib)

Tags: BanyuwangiMenparekrafPNMUMKM
Berita Sebelumnya

Mendes PDTT Blusukan Tinjau Potensi BUMDes di Blora Jateng

Berita Berikutnya

Right Issue untuk Pengembangan Ekosistem Ultra Mikro, Sumber Pertumbuhan Baru di Tengah Pandemi

Berita Terkait.

IMG-20251130-WA0015
Ekonomi

Sharp Rangkai Pengalaman Konsumen Lewat Teknologi dan Nuansa Jepang yang Memikat

Minggu, 30 November 2025 - 19:46
Hari Kesehatan Nasional: Unicharm – IBI Edukasi Pemilihan Popok Bayi & Posyandu di Bogor
Ekonomi

Hari Kesehatan Nasional: Unicharm – IBI Edukasi Pemilihan Popok Bayi & Posyandu di Bogor

Minggu, 30 November 2025 - 19:39
1000435133
Ekonomi

3 Pilar Kunci jadi Fondasi Gerakan Baru Penyelamatan Pangan Indonesia

Minggu, 30 November 2025 - 17:20
rider
Ekonomi

Rider Jawab Era Gen Z Lewat Kolaborasi Seni Urban yang Lebih Segar

Minggu, 30 November 2025 - 12:02
bca
Ekonomi

BCA Syariah Tanam 1.500 Pohon di Cisitu, Sukabumi untuk Mitigasi Banjir dan Longsor

Minggu, 30 November 2025 - 07:31
50th-sumarecon
Ekonomi

Genap 50 Tahun, Summarecon Persembahkan Ruang Ekshibisi Summarecon Discovery

Sabtu, 29 November 2025 - 22:34
Berita Berikutnya
Right Issue untuk Pengembangan Ekosistem Ultra Mikro, Sumber Pertumbuhan Baru di Tengah Pandemi

Right Issue untuk Pengembangan Ekosistem Ultra Mikro, Sumber Pertumbuhan Baru di Tengah Pandemi

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    808 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    775 shares
    Share 310 Tweet 194
  • Persik vs Semen Padang: Macan Putih siap Mental, Kabau Sirah punya Momentum

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Biem Benyamin Apresiasi SMAN 49 Jakarta Bebas Perundungan

    659 shares
    Share 264 Tweet 165
  • DPR Tegaskan Tak Boleh Ada Penolakan Pasien, Imbas Meninggalnya Ibu dan Bayi Ditolak 4 Rumah Sakit

    657 shares
    Share 263 Tweet 164
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.