• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

BNPT: Sikap Intoleransi Dapat Sebabkan Bencana

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 19 September 2021 - 23:21
in Nasional
indoposco

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Dr Boy Rafli Amar berdialog dengan anak korban tindak pidana terorisme. ANTARA/HO.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Boy Rafli Amar mengatakan sikap intoleran terhadap agama dapat menyebabkan bencana sehingga mengajak masyarakat untuk menghargai perbedaan.

“Seperti yang terjadi di Provinsi Kaltim pada 2016 silam, yakni ketika Gereja Oikumene di Kota Samarinda diledakkan. Itu adalah wujud tindakan dari orang-orang intoleran,” ujar Boy di Samarinda, Minggu (19/9).

BacaJuga:

KAI Catat Lonjakan 242.773 Penumpang pada H+1 Lebaran 

Dirut Jasa Marga: Hingga hari “H” Lebaran Lalin ke Arah Timur Masih Tinggi

BMKG Prakirakan Mayoritas Kota Besar di Indonesia Berawan-Hujan Ringan.

Sehari sebelumnya, saat pertemuan dengan tokoh agama dan keluarga penyintas terorisme di Kaltim, di Hotel Mercure Samarinda, ia mengatakan bahwa orang-orang intoleran sudah tersusupi alam pikirannya untuk mengadu domba.

Dalam pertemuan yang didampingi Sekretaris Utama BNPT Mayjen TNI Untung Budiharto itu, ia mengatakan adu domba oleh orang intoleran dengan sasaran di antara warga, yakni dengan keyakinan menurut mereka adalah sebuah kebenaran, padahal itu adalah sebuah kekeliruan.

“Kasus terorisme dan intoleransi terus saja terjadi. Pengeboman gereja di Makassar dan terorisme di Mabes Polri, misalnya, kasus ini merupakan bukti bahwa propaganda jaringan terorisme terus menebar tindakan kebencian,” katanya.

Berdasarkan data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lanjutnya, ada 120 negara di dunia yang terkena dampak propaganda teroris. Tingginya angka ini karena arus globalisasi dan banyak penduduk khususnya anak muda menggunakan sosial media.

“Berdasarkan data, saat ini ada sekitar 202 juta pengguna internet di Indonesia. Dari 202 juta ini, sekitar 80 persen sebagai pengguna media sosial yang 60 persennya adalah anak muda. Generasi Z, generasi milenial,” tuturnya.

Kelompok terorisme tersebut, lanjutnya, senang merekrut anak-anak muda yang mereka anggap berani, idealis, dan sedang mencari jati diri.

“Generasi milenial ini dengan mudah mengikuti akun-akunnya, terus update sampai pintar membuat surat wasiat (siap mati) untuk orang tuanya saat akan menjalankan aksinya. Itulah akhirnya dia menjadi pelaku bom bunuh diri,” ucap Boy.

Menurutnya, perkembangan kelompok terorisme di Indonesia masih mengusung ideologi berbasis kekerasan dengan karakter ideologi teroris, yakni intoleransi, tidak bisa menerima perbedaan, dan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan.

“Karakter itulah yang diusung oleh terorisme. Kelompok ini mengusung slogan agama. Itu yang kita sayangkan, karena semua agama memiliki cinta kasih, semangat untuk mengasihi satu sama lainnya, dan menghormati perbedaan,” ujarnya. (mg3)

Tags: bencanaBNPTIntoleransi

Berita Terkait.

KAI Catat Lonjakan 242.773 Penumpang pada H+1 Lebaran 
Nasional

KAI Catat Lonjakan 242.773 Penumpang pada H+1 Lebaran 

Senin, 23 Maret 2026 - 15:47
BMKG Prakirakan Mayoritas Kota Besar di Indonesia Berawan-Hujan Ringan.
Nasional

Dirut Jasa Marga: Hingga hari “H” Lebaran Lalin ke Arah Timur Masih Tinggi

Senin, 23 Maret 2026 - 15:03
BMKG Prakirakan Mayoritas Kota Besar di Indonesia Berawan-Hujan Ringan.
Nasional

BMKG Prakirakan Mayoritas Kota Besar di Indonesia Berawan-Hujan Ringan.

Senin, 23 Maret 2026 - 10:41
DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat
Nasional

Dua Prajurit Gugur, TNI Tingkatkan Pengamanan di Maybrat

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:54
DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat
Nasional

DPD RI Soroti Pembunuhan Nakes di Tambrauw, Minta Proses Hukum Dipercepat

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:35
Yaqut Placed Under House Arrest, KPK Supervisory Board Urged to Probe Alleged Ethics Breach
Nasional

Arus Mudik Lebaran 2026 Aman dan Terkendali, Strategi Komprehensif Jadi Kunci

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:46

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2667 shares
    Share 1067 Tweet 667
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    937 shares
    Share 375 Tweet 234
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    714 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.