• Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Koran
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Data Penjualan Ritel AS Membaik, Rupiah Justru Diprediksi Tertekan

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 17 September 2021 - 15:57
in Ekonomi
Rupiah

Ilustrasi. Foto: indoposco.id/Safar

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan diprediksi tertekan seiring membaiknya data penjualan ritel Amerika Serikat. Rupiah pagi ini bergerak melemah 15 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp14.268 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.253 per dolar AS.

“Dolar AS menguat semalam pascamembaiknya data penjualan ritel AS bulan Agustus yang menunjukkan kenaikan, yang dirilis semalam. Data ini mengalami penurunan pada bulan sebelumnya,” tutur pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat (17/9/2021).

BacaJuga:

Sharp Rangkai Pengalaman Konsumen Lewat Teknologi dan Nuansa Jepang yang Memikat

Hari Kesehatan Nasional: Unicharm – IBI Edukasi Pemilihan Popok Bayi & Posyandu di Bogor

3 Pilar Kunci jadi Fondasi Gerakan Baru Penyelamatan Pangan Indonesia

Penjualan ritel periode Agustus naik 0,7 persen (yoy) dibandingkan Juli minus 1,8 persen (yoy) didorong belanja terkait kebutuhan sekolah serta pembayaran kredit pajak anak.

Menurut Ariston, hasil yang positif itu akan mendukung ekspektasi pelaksanaan pengetatan moneter AS tahun ini.

Pekan depan, The Fed akan melangsungkan rapat kebijakan moneter. Ariston menilai pelaku pasar kemungkinan akan mengantisipasi hasil rapat kalau bank sentral mengindikasikan kebijakan tapering dilakukan tahun ini.

“Ekspektasi pengetatan moneter akan mendorong penguatan dolar AS karena pengurangan likuiditas dolar AS di pasar,” ucap Ariston dikutip Antara.

Hari ini, lanjut Ariston, nilai tukar rupiah berpotensi tertekan terhadap dolar AS dengan sentimen tersebut.

Terkait pandemi, jumlah kasus harian Covid-19 di Tanah Air pada Kamis (16/9/2021) bertambah 3.145 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4,18 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 237 kasus sehingga totalnya mencapai 139.919 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 14.633 kasus, sehingga total pasien sembuh mencapai 3,97 juta kasus. Dengan begitu, total kasus aktif COVID-19 mencapai 73.238 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 76,15 juta orang serta vaksin dosis kedua 43,48 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi bergerak ke arah Rp14.300 per dolar AS dengan potensi penguatan di kisaran Rp14.250 per dolar AS.

Pada Kamis (16/9/2021) kemarin, rupiah melemah 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp14.252 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.242 per dolar AS. (mg2)

Tags: dolarmata uangrupiah
Berita Sebelumnya

Lalin Pelabuhan Cilacap Ditutup, Polisi Selidiki Tenggelamnya Kapal Kemenkum-HAM

Berita Berikutnya

Ini Sepak Terjang Bea Cukai Tangerang Berantas Rokok Ilegal

Berita Terkait.

IMG-20251130-WA0015
Ekonomi

Sharp Rangkai Pengalaman Konsumen Lewat Teknologi dan Nuansa Jepang yang Memikat

Minggu, 30 November 2025 - 19:46
Hari Kesehatan Nasional: Unicharm – IBI Edukasi Pemilihan Popok Bayi & Posyandu di Bogor
Ekonomi

Hari Kesehatan Nasional: Unicharm – IBI Edukasi Pemilihan Popok Bayi & Posyandu di Bogor

Minggu, 30 November 2025 - 19:39
1000435133
Ekonomi

3 Pilar Kunci jadi Fondasi Gerakan Baru Penyelamatan Pangan Indonesia

Minggu, 30 November 2025 - 17:20
rider
Ekonomi

Rider Jawab Era Gen Z Lewat Kolaborasi Seni Urban yang Lebih Segar

Minggu, 30 November 2025 - 12:02
bca
Ekonomi

BCA Syariah Tanam 1.500 Pohon di Cisitu, Sukabumi untuk Mitigasi Banjir dan Longsor

Minggu, 30 November 2025 - 07:31
50th-sumarecon
Ekonomi

Genap 50 Tahun, Summarecon Persembahkan Ruang Ekshibisi Summarecon Discovery

Sabtu, 29 November 2025 - 22:34
Berita Berikutnya
Ini Sepak Terjang Bea Cukai Tangerang Berantas Rokok Ilegal

Ini Sepak Terjang Bea Cukai Tangerang Berantas Rokok Ilegal

BERITA POPULER

  • hujan

    Hujan dan Banjir Kader KB Asahan Tetap Antar MBG 3B

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Dedi Mulyadi: Siswa Masuk Barak Militer Bukan Latihan Perang, Bantu Kesehatan Mental

    773 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Persik vs Semen Padang: Macan Putih siap Mental, Kabau Sirah punya Momentum

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • From Villages to Schools: Wilmar Ensures Clean Water for Future Generations

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Biem Benyamin Apresiasi SMAN 49 Jakarta Bebas Perundungan

    659 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.