• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pasar Fixed Broadband Indonesia Sangat Potensial, tapi Butuh Komitmen untuk Menggarapnya!

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 15 September 2021 - 20:47
in Ekonomi
indoposco

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tak dipungkiri, saat ini Indonesia menjadi negara yang paling menggiurkan di Asia Tenggara, termasuk dalam bisnis fixed broadband. Betapa tidak, wilayahnya menjadi negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah penduduk yang banyak menjadikan negeri ini sebagai pasar fixed broadband yang sangat potensial.

Apalagi, berdasarkan data World Bank, penetrasi pasar fixed broadband atau jaringan koneksi internet berbasis pita lebar tetap di Indonesia pada 2021 masih sangat kecil, yakni baru mencapai 4%. Padahal, dunia semakin digital dan koneksi internet yang stabil amat dibutuhkan.

BacaJuga:

Sharia Wealth Forum 2026, BRI Wealth Management Hadirkan Strategi Diversifikasi Melalui Investasi Syariah

71 Penghargaan ENSIA 2026, PLN NP Dorong Inovasi Jadi Solusi Lingkungan dan Sosial

NHM Perkuat Persiapan Audit Lingkungan melalui Tahapan Pra-Audit

Koneksi internet berkecepatan tinggi dan stabil itu diperoleh dari koneksi fixed broadband, bukan mobile broadband. Sehingga koneksi fixed broadband lebih cocok untuk memenuhi kebutuhan bisnis, perniagaan, edukasi, dan hiburan ketimbang mobile broadband.

Karena tuntutan yang kian besar dari konsumen akan kualitas koneksi itu, maka perusahaan-perusahaan internet service provider (ISP) yang sekarang mayoritas mengandalkan teknologi mobile broadband diyakini juga bakal berlomba-lomba untuk merambah ke bisnis jaringan fixed broadband.

Persoalannya, menurut Jeffrey Bahar, Group Deputy CEO Spire Research and Consulting, berbeda dengan negara lain yang lebih kecil dan bukan negara kepulauan, menggelar jaringan fixed broadband di Indonesia, yang terdiri dari 17.000 pulau dari Sabang sampai Merauke, sangatlah tidak mudah.

“Dibutuhkan komitmen yang besar dan keberanian dalam mengambil risiko bagi perusahaan ISP untuk menggelar jaringan fixed broadband di Tanah Air,” katanya. “Sebab, setidaknya ada empat faktor yang mengharuskan perusahaan ISP menaruh komitmen besar untuk itu.”

Pertama, membutuhkan cost of investment yang cukup mahal. Karena Indonesia amat luas dan berkepulauan, maka perusahaan ISP harus siap dengan modal besar untuk membangun jaringan fixed broadband, termasuk backbone dan kabel laut, demi menjangkau pelanggan yang lebih banyak.

Kedua, kebutuhan pasar yang bersifat lokal. Meski dunia digital bersifat tanpa batas, kebutuhan pasar antardaerah cenderung berbeda-beda sehingga harus dilayani secara berbeda-beda pula. Ketiga, pemain lokal yang tak sedikit mengakibatkan kompetisinya tak kalah sengit.

Keempat, tingkat return on investmentnya lama. Karena berbekal modal yang besar dengan tingkat kompetisi pasar yang ketat, maka perusahaan ISP harus siap memperoleh return on investment atau tingkat pengembalian investasi dalam jangka waktu lama.

Empat faktor itulah yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan ISP berbasis teknologi fixed broadband yang sudah ada, bahkan diyakini juga dirasakan oleh pemimpin pasar (market leader) seperti IndiHome yang ditawarkan PT Telkom Indonesia Tbk. (IDX: TLKM) sekalipun.

“IndiHome, meski sudah menguasai 81% pangsa pasar fixed broadband nasional, saya yakin juga tidak sedang dalam kondisi tenang-tenang saja,” tambah Albertus Edy Rianto, Senior Manager Spire Research and Consulting, di Jakarta, Rabu (15/9).

Sebagai perusahaan pelat merah, IndiHome juga harus menjaga konsistensi dan meningkatkan pelayanan demi memberikan pengalaman pelanggan (customer experience) yang lebih baik lagi, memperbaiki cost per bandwidth, dan lain sebagainya.

Langkah itu mesti dilakukan di tengah budaya konsumen yang seringkali membandingkan antara layanan secara tidak apple-to-apple, baik dari sisi penggunaan server, bandwidth, maupun kondisi saat pemakaian secara bersamaan (concurrent access), yang penting lebih cepat atau harganya lebih murah.

Namun, di sisi lain, kata Edy, tuntutan-tuntutan itu tidak diimbangi dengan peningkatan daya beli (spending power) pelanggan. Sehingga, pasar fixed broadband di Indonesia yang besar tapi membutuhkan upaya (effort) yang besar pula bagi perusahaan ISP untuk menggarapnya.

Memang belakangan ini banyak gedung perkantoran dan kawasan kota mandiri di Tanah Air yang menawarkan jaringan fixed broadband kepada para penyewa atau pembelinya, tapi skalanya masih sangat kecil.

Karena itu, dibutuhkan kebijakan yang komprehensif dari pemerintah untuk mempercepat penetrasi pasar fixed broadband nasional. “Salah satu caranya, barangkali dengan menerapkan model infrastructure sharing seperti halnya base transceiver station [BTS] di telekomunikasi seluler,” ungkap Edy. (ibs)

Tags: internetPasar Fixed Broadband

Berita Terkait.

Sharia Wealth Forum 2026, BRI Wealth Management Hadirkan Strategi Diversifikasi Melalui Investasi Syariah
Ekonomi

Sharia Wealth Forum 2026, BRI Wealth Management Hadirkan Strategi Diversifikasi Melalui Investasi Syariah

Selasa, 22 September 2026 - 16:30
71 Penghargaan ENSIA 2026, PLN NP Dorong Inovasi Jadi Solusi Lingkungan dan Sosial
Ekonomi

71 Penghargaan ENSIA 2026, PLN NP Dorong Inovasi Jadi Solusi Lingkungan dan Sosial

Selasa, 22 September 2026 - 15:25
NHM Perkuat Persiapan Audit Lingkungan melalui Tahapan Pra-Audit
Ekonomi

NHM Perkuat Persiapan Audit Lingkungan melalui Tahapan Pra-Audit

Selasa, 22 September 2026 - 15:14
pertamina
Ekonomi

Semester I 2026, Dekarbonisasi Pertamina Capai 118 Persen dari Target Tahunan

Selasa, 22 September 2026 - 13:33
ut
Ekonomi

United Tractors Raih Fortune Indonesia 100 2026, Perkuat Transformasi Bisnis

Selasa, 22 September 2026 - 12:52
bc
Ekonomi

Bea Cukai Bongkar Impor Ilegal Beras, Garam dan Pakaian Bekas Capai Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 - 11:21

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5539 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.