• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tim Audit Temukan Selisih Harga Masker Rp1,230 Miliar dari Pemasok dan PT. RAM 

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 8 September 2021 - 22:05
in Nusantara
Suasana sidang korupsi masker KN95.

Suasana sidang korupsi masker KN95.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim audit I menemukan selisih harga pada pengadaan masker KN95 pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten senilai Rp1,230 miliar. Perbedaan itu ditemukan dari invoice PT. BMM sebagai pemasok dan PT. RAM sebagai pengadaan barang.

Primandono mengatakan, selisih bayar itu ditemukan pada saat timnya melakukan konfirmasi kepada pemasok penyedia masker KN95.

BacaJuga:

Libur Lebaran, Polisi Siaga di Pantai dan Tempat Wisata Palu

Urai Macet di Tol Japek, Pemudik Sebut Skema Contraflow Sangat Membantu

H+1 Lebaran 2026, 46 RT di Jaktim Terendam Banjir

Dari kuitansi yang dimiliki PT. RAM, tercatat melakukan pembayaran senilai Rp2,550 miliar kepada PT. BMM. Sementara kuitansi yang dimiliki PT. BMM, hanya Rp1,320 miliar.

“Kami hanya selisih harga saja pak. Selisih Rp1,230 miliar,” katanya saat menjadi saksi, Rabu (8/9/2021).

Selain itu, pihaknya juga menemukan perbedaan harga dalam pengadaannya. Jika merujuk pada bukti kuitansi pembayaran PT. RAM yang Rp2,550 miliar dengan jumlah pengadaan 15 ribu masker, maka diperoleh harga Rp170 ribu per pcs. Padahal dalam dalam pengajuan rencana anggaran biaya (RAB) pada Dinkes senilai Rp220 per pcs.

“Harga pokok Rp170 ribu per pcs. Tidak ada dalam kontrak. Kita mendapat harga pokok Rp170 ribu. Rp 2,550 miliar dibagi 15 ribu masker berarti Rp170 ribu,” terangnya.

Atas dokumen-dokumen itu, ditemukan banyak perbedaan harga antara pemasok dan PT. RAM. Sehingga terindikasi adanya ketidakwajaran harga.

“Pengakuan harga pokok (dari PT. BMM) harusnya Rp 88 ribu. Salahnya harusnya dia (PT. RAM) menyerahkan kepada kami melalui Dinkes, bahwa barang itu Rp 88 ribu per pcs, bukan Rp220 ribu,” jelasnya.

Di sisi lain, pembayaran PT. RAM kepada PT. BMM dilakukan dengan dua cara. Transaksi pertama dibayar transfer senilai Rp 850 juta. Kemudian pembayaran kedua secara cash senilai Rp 500 juta.

“Rekening koran kami minta langsung kepada dirktur (PT. BMM), di sana ada aliran dana dari PT. RAM. Ada Rp 850 juta yang ditransfer ke PT. BMM. Dari rekening PT. RAM ke PT. BMM. (Sisanya) Pengakuan dari PT. BMM cash Rp500 juta,” paparnya.

Sementara itu, saksi Rohman mengungkapkan, audit pengadaan masker dilakukan berdasarkan hasil konfirmasi kepada PT. RAM dan pemasok yakni PT. BMM.

Klarifikasi pertama dilakukan dengan meminta bukti kewajaran harga. Diteruskan dengan bukti kuitansi, invoice dari pemasok. Selain itu juga meminta rekening koran.

Setelah itu, pihaknya juga mewawancara Direktur PT. BMM sebagai pemasok masker, mengenai jumlah harga yang yang dibeli oleh PT. RAM.

“Kalau dari PT.RAM Rp 2,550 miliar. Kemudian hasil konfirmasi PT. BMM 1,320 miliar,” ungkapnya. (son) 

Tags: Dinkes Provinsi Bantenkorupsi pengadaan maske KN95rPT. RAM

Berita Terkait.

Libur Lebaran, Polisi Siaga di Pantai dan Tempat Wisata Palu
Nusantara

Libur Lebaran, Polisi Siaga di Pantai dan Tempat Wisata Palu

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:45
Pemudik
Nusantara

Urai Macet di Tol Japek, Pemudik Sebut Skema Contraflow Sangat Membantu

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:31
Banjir
Nusantara

H+1 Lebaran 2026, 46 RT di Jaktim Terendam Banjir

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:40
Macet
Nusantara

Antisipasi Macet Parah, Skema One Way Puncak Bogor Mulai Berlaku Hari Ini

Minggu, 22 Maret 2026 - 09:08
Achmad-L
Nusantara

Gubernur Jateng: Idul Fitri Memperkuat Semangat Menatap Masa Depan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:36
Salat-id
Nusantara

Salat Id Digelar di Tengah Jejak Sisa Banjir di Agam

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:23

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2665 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    918 shares
    Share 367 Tweet 230
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    860 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.