• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pertamina Uji Bioavtur J2.4 dengan Pesawat CN-235-220

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Rabu, 8 September 2021 - 23:03
in Ekonomi
Pertamina melakukan pengisian bahan bakar nabati jenis Bioavtur J2.4 ke pesawat uji guna mengetahui performa mesin. Foto: Pertamina

Pertamina melakukan pengisian bahan bakar nabati jenis Bioavtur J2.4 ke pesawat uji guna mengetahui performa mesin. Foto: Pertamina

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bahan bakar pesawat dengan campuran minyak kelapa sawit saat ini dikembangkan PT Pertamina (Persero) sebagai upaya menurunkan emisi karbon sektor transportasi udara. Produk bernama Bioavtur J2.4 tersebut dibuat oleh Kilang Pertamina Internasional di Cilacap, Jawa Tengah (Jateng).

“Melalui tahap pengembangan yang komprehensif, Bioavtur J2.4 terbukti menunjukkan performa yang setara dengan bahan bakar avtur fosil,” kata Sekretaris Perusahaan Subholding Refining & Petrochemical Pertamina Ifki Sukarya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (8/9/2021).

BacaJuga:

KPK Kembalikan Eks Menag Yaqut ke Rutan, MAKI: Jangan Main-Main!

Menkomdigi Ungkap Kecepatan Internet Bali Capai 105 Mbps

Pengabdian Tahun Ketiga, MIND ID Perluas Peran Indonesia dan kontribusi Global

Sejak 2014, Pertamina telah merintis penelitian dan pengembangan bioavtur melalui Kilang Dumai dan Kilang Cilacap. Saat ini, performa bioavtur sudah optimal dengan perbedaan kinerja hanya 0,2-0,6 persen dari kinerja avtur fosil.

Produk Bioavtur J2.4 buatan Pertamina mengandung bahan bakar nabati dari minyak inti kelapa sawit sebanyak 2,4 persen melalui teknologi katalis. Kontribusi perseroan dalam mengembangkan bahan bakar nabati pesawat tersebut dilakukan meliputi dua tahap penting.

Tahap pertama ditandai dengan proses Hydrodecarboxylation dengan target awal adalah produksi diesel biohidrokarbon dan bioavtur dalam skala laboratorium.

Sedangkan tahap kedua ditandai dengan proses Hydrodeoxygenation berupa diesel biohidrokarbon yang lebih efisien. Pada 2020, Kilang Dumai berhasil memproduksi diesel biohidrokarbon yang 100 persen berasal dari bahan baku nabati, yaitu Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO).

RBDPO adalah minyak kelapa sawit yang sudah melalui proses penyulingan untuk menghilangkan asam lemak bebas serta penjernihan untuk menghilangkan warna dan bau.

Tahap awal tersebut menjadi langkah penting pengembangan produk hijau, termasuk diesel hijau dan bioavtur. Ifki menyampaikan bahwa bioavtur yang dihasilkan Kilang Cilacap melalui bahan baku inti kelapa sawit dengan avtur fosil.

Saat ini, kapasitas produksi bioavtur di Kilang Cilacap mencapat 8.000 barel per hari. Pertamina berkomitmen akan terus meningkat angka produksi bioavtur dengan melihat kebutuhan pasar mulai 2023.

“Pengembangan Bioavtur J2.4 Pertamina selaras dengan peta jalan energi bersih Kementerian ESDM terkait pencampuran bahan bakar nabati hingga lima persen pada tahun 2025, termasuk untuk moda transportasi udara,” ujar Ifki dikutip Antara.

Produk Bioavtur J2.4 ini akan melewati masa pengujian selama sembilan hari menggunakan pesawat CN-235-220 milik PT Dirgantara Indonesia.

Pesawat uji itu take-off dan mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat. Dalam masa uji terbang, pesawat akan melakukan pengisian bahan bakar dengan bioavtur J2.4 di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Sebelumnya, produk bioavtur ini telah dua kali uji statik di test-cell milik PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia dengan menggunakan bahan bakar avtur Jet A1 dan bioavtur (J2.0 dan J2.4) pada mesin CFM56-3, yaitu pada 23-24 Desember 2020 dan 24-25 Mei 2021.

Hasil uji tersebut menunjukkan bahwa performansi mesin yang menggunakan bioavtur (J2.0 dan J2.4) memberikan korelasi yang sama dengan menggunakan Jet A1.

Berdasarkan keberhasilan uji statistik, maka tahap selanjutnya adalah melakukan uji terbang untuk memastikan penggunaan bioavtur secara teknis dan keamanan dapat diimplementasikan dengan baik. (aro)

Tags: bahan bakarBBMPertamina

Berita Terkait.

KPK Kembalikan Eks Menag Yaqut ke Rutan, MAKI: Jangan Main-Main!
Ekonomi

KPK Kembalikan Eks Menag Yaqut ke Rutan, MAKI: Jangan Main-Main!

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:14
Menkomdigi
Ekonomi

Menkomdigi Ungkap Kecepatan Internet Bali Capai 105 Mbps

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:13
Pengabdian Tahun Ketiga, MIND ID Perluas Peran Indonesia dan kontribusi Global
Ekonomi

Pengabdian Tahun Ketiga, MIND ID Perluas Peran Indonesia dan kontribusi Global

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:42
Emas-Batangan
Ekonomi

Selasa Ini Harga Emas Antam Tak Bergerak Tetap Rp2,843 juta/gr

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:02
fb
Ekonomi

Haisawit dan BPDP Perkuat Kapasitas UMKM Desa Wisata Melalui Produk Turunan Sawit

Senin, 23 Maret 2026 - 16:22
PHI
Ekonomi

Jaga Ketahanan Energi, Ribuan Pekerja PHI Tetap Siaga Selama Libur Idulfitri 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 14:16

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2671 shares
    Share 1068 Tweet 668
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Polri Naikkan Pangkat 47 Perwira, Ini Daftar Jenderal Baru

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.