• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

YLKI Sebut Kebijakan EBT Dilematis bagi Ketenagalistrikan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 4 September 2021 - 12:19
in Ekonomi
Diskusi dengan tema "Regulasi EBT, untuk Siapa?", Sabtu (4/9/2021).

Diskusi dengan tema "Regulasi EBT, untuk Siapa?", Sabtu (4/9/2021).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyebutkan, perubahan kebijakan energi nasional yang berorientasi menuju energi baru terbarukan (EBT), sangat dilematis bagi ketenagalistrikan.

Menurutnya, keputusan yang diambil guna kepentingan publik. Namun pada faktanya, terjadi cengkarut antara pembuat aturan atau legulator.

BacaJuga:

Hilirisasi Digeber, Energi Diperkuat: Strategi Besar Pemerintah di Era Baru

Grow Tanpa Kehilangan Diri: PDC Bongkar Rahasia Mental Tangguh di Tempat Kerja

Kesetaraan Bukan Sekadar Angka: Cara Industri Sawit Memberi Ruang bagi Perempuan

“Ini dilematis yang cukup berat dalam sekotr ketenagalistrikan. Komponen EBT sampai 2025 sampai 23 persen, yang saya baca baru 11,5 persen. Untuk menuju ke 2025 perlu sekitar 18 giga watt,” ujar Tulus pada Diskusi dengan tema “Regulasi EBT, untuk Siapa?”, Sabtu (4/9/2021).

Ia menuturkan, energi listrik sedang terpenjara oleh surplus plus minus dari kebijakan pemerintah yang mendorong agar 35.000 mega watt.

“Padahal ekonomi sedang terpuruk dalam pandemi sehingga tidak terserap,” tuturnya.

Dengan adanya revisi EBT, lanjut diam sangat dilematis dalam kedua belah pihak. Dalam kondisi ini, pihakya menegaskan jangan sampai masyarakat yang dikorbankan.

“Formulasi 0,65 persen masih win win solution bagi konsumen PLTS, bagi pemerintah agar mendorong tenaga surya. Energi fosil harus dikurangi,” jelas Tulus. (son)

Tags: energiEnergi Baru Terbarukantulus abadiYLKI:

Berita Terkait.

Alat-Berat
Ekonomi

Hilirisasi Digeber, Energi Diperkuat: Strategi Besar Pemerintah di Era Baru

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:16
Dedi-Setiawan
Ekonomi

Grow Tanpa Kehilangan Diri: PDC Bongkar Rahasia Mental Tangguh di Tempat Kerja

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:05
Pekerja
Ekonomi

Kesetaraan Bukan Sekadar Angka: Cara Industri Sawit Memberi Ruang bagi Perempuan

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:22
Mudik Nyaman, Konsumsi Pertamax Series Naik Tajam di Lebaran 2026
Ekonomi

Mudik Nyaman, Konsumsi Pertamax Series Naik Tajam di Lebaran 2026

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:13
Ekspor
Ekonomi

3.702 Boks Pakaian Dalam PT Busana Agracipta Remaja 1 Meluncur ke Jepang dan Jerman

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:45
KKS-Malacca-Strait
Ekonomi

EMP Temukan Sumber Minyak Baru di Riau, Gas Bentu Ikut “Hidup” Lagi

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:34

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1067 shares
    Share 427 Tweet 267
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.