• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Uni Eropa Selidiki Peradangan Langka usai Vaksinasi Covid-19

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 4 September 2021 - 09:07
in Internasional
Ilustrasi. Foto: Pixabay

Ilustrasi. Foto: Pixabay

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Regulator obat Eropa pada Jumat menjelaskan akan memeriksa apakah vaksin Covid-19 menimbulkan risiko peradangan yang langka, menyusul laporan satu kasus pada suntikan vaksin Pfizer atau BioNTech.

Panel keselamatan Badan Obat-obatan Eropa (EMA) tengah meninjau Sindrom Peradangan Multisistem (MIS) setelah kondisi tersebut dilaporkan terjadi pada seorang remaja pria 17 tahun di Denmark, tutur EMA. Remaja itu telah pulih sepenuhnya, Sabtu (4/9).

BacaJuga:

DPR Desak Investigasi Internasional atas Serangan ke Markas UNIFIL

Pasukan Perdamaian TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Kejahatan Serius oleh Israel, Pemerintah Jangan Bersikap Biasa aja!

Berikan Dukungan Perang Lawan Israel dan Amerika, Pemimpin Tertinggi Iran Bersurat ke Irak

Kondisi itu juga dilaporkan menimpa beberapa orang usai menerima vaksin Covid-19, tutur badan tersebut.

MIS sebelumnya juga sudah dilaporkan terjadi pada orang-orang yang terkontaminasi Covid-19, tutur EMA. Namun, remaja Denmark itu tidak memiliki riwayat infeksi.

Sindrom itu merupakan kondisi serius tetapi sangat jarang di mana sejumlah bagian tubuh yang berbeda mengalami peradangan, termasuk jantung, paru-paru, ginjal, otak, kulit, mata, maupun alat pencernaan.

Dalam tanggapannya, Pfizer mengaku meninjau kembali semua kemungkinan efek samping secara menyeluruh bersama pihak berwenang.

“Penting untuk dipahami kalau sebuah pemeriksaan MIS secara cermat sedang dilakukan serta belum disimpulkan kalau vaksin Covid-19 berbasis mRNA menyebabkan MIS,” tutur juru bicara Pfizer.

​​​​​​​EMA menjelaskan saat ini tidak ada perubahan pada rekomendasi mereka dalam penggunaan vaksin Pfizer serta vaksin- vaksin yang lain.

Badan Pengawas Makanan dan Obat AS (FDA) serta Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) belum menanggapi permintaan untuk berkomentar.

Lima kasus MIS usai disuntik vaksin Pfizer dilaporkan di Kawasan Ekonomi Eropa sampai 19 Agustus, sementara satu kasus dilaporkan usai disuntik vaksin Johnson & Johnson serta vaksin Moderna, tutur EMA.

Data keselamatan yang dirilis oleh CDC serta Pfizer dalam pertemuan Senin tidak mencakup kejadian MIS pada mereka yang menerima suntikan vaksin itu. Vaksin Pfizer telah mendapat izin penuh dari AS bulan lalu.

Sementara itu, panel keselamatan Eropa juga tengah meninjau kasus pembekuan darah di vena (venousthromboembolism) usai penyuntikan vaksin J&J.

J&J belum mengomentari kasus tersebut. (mg2)

Sumber: Reuters
Dikutip dari: Antara

Tags: peradanganuni eropaVaksinasi Covid-19

Berita Terkait.

unifil
Internasional

DPR Desak Investigasi Internasional atas Serangan ke Markas UNIFIL

Senin, 30 Maret 2026 - 22:12
mahfudz
Internasional

Pasukan Perdamaian TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Kejahatan Serius oleh Israel, Pemerintah Jangan Bersikap Biasa aja!

Senin, 30 Maret 2026 - 21:11
motjaba
Internasional

Berikan Dukungan Perang Lawan Israel dan Amerika, Pemimpin Tertinggi Iran Bersurat ke Irak

Senin, 30 Maret 2026 - 19:09
riyono
Internasional

DPR Usulkan 3 Jurus Lindungi Indonesia dari Krisis Pangan di Tengah Konflik Global

Senin, 30 Maret 2026 - 06:06
hasto
Internasional

PDIP Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif di Tengah Gejolak Global

Senin, 30 Maret 2026 - 05:05
kapall
Internasional

Kapal Tempur Rusia Sandar di Tanjung Priok, Siap Latihan Bersama TNI AL

Senin, 30 Maret 2026 - 04:40

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    716 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.