• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Duterte Bantah Tuduhan Pasokan Medis Dibeli Terlalu Mahal

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 3 September 2021 - 12:39
in Internasional
Presiden Filipina Rodrigo Duterte berbicara saat menerima kedatangan pertama vaksin COVID-19 di Pangkalan Udara Villamor di Pasay, Metro Manila, Filipina, Februari 2021. Foto: Antara/Reuters

Presiden Filipina Rodrigo Duterte berbicara saat menerima kedatangan pertama vaksin COVID-19 di Pangkalan Udara Villamor di Pasay, Metro Manila, Filipina, Februari 2021. Foto: Antara/Reuters

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO. ID – Presiden Filipina Rodrigo Duterte membantah tuduhan bahwa pasokan medis, seperti alat pelindung diri dan masker, yang dibeli pemerintah terlalu mahal.

Duterte mengecam anggota parlemen yang menyelidiki pejabat pemerintah atas pembelian darurat pasokan medis itu pada tahun lalu.

BacaJuga:

Konflik Israel–Hizbullah Memanas, Ribuan Warga Lebanon Mengungsi

Iran Ajukan Inisiatif Keamanan Regional dan Syarat Perdamaian Konflik

Baznas RI Bangun Kelas Darurat untuk Pendidikan Anak Palestina

Duterte masih tetap populer di Filipina, tetapi pemerintahannya makin sering mendapat kritik sebagai salah satu penanganan virus corona terburuk di Asia.

“Pada puncak pandemi, ketika itu dimulai, kita tidak punya apa-apa.( Pembelian pasokan medis) itu mahal karena kurangnya pasokan,” kata Duterte dalam pidato nasional mingguan pada larut malam.

Anggota parlemen oposisi Filipina mempertanyakan kesepakatan darurat pemerintah untuk membeli pasokan medis dari perusahaan bermodal rendah yang memiliki hubungan dengan sejumlah pejabat pemerintah.

Dalam rapat dengar pendapat soal anggaran, pejabat kementerian kesehatan Filipina dicecar dengan pertanyaan- pertanyaan tentang dana pandemi yang tidak terpakai.

Para auditor negara telah menandai “kekurangan” pada lebih dari 1 miliar dolar AS dalam dana penanganan Covid-19 nasional Filipina.

“Senat, jangan selidiki program yang sedang berlangsung. Kalian akan menggagalkannya dengan kegemaran menyelidiki kantor- kantor pemerintah,” kata Duterte.

Dengan 2 juta kasus infeksi virus corona dan 33. 680 kematian akibat Covid-19, Filipina memiliki jumlah kasus dan kematian Covid-19 tertinggi kedua di Asia Tenggara, setelah Indonesia.

Lonjakan kasus Covid-19 yang dipicu oleh varian Delta membanjiri rumah sakit di Filipina, sementara para petugas kesehatan telah memprotes untuk mengakhiri” pengabaian pemerintah” dan tunjangan yang tidak dibayar.

Duterte, yang dilarang oleh konstitusi untuk mencalonkan diri lagi, berencana maju sebagai wakil presiden dalam pemilihan umum tahun depan.

Para kritikus memandang langkah Duterte itu sebagai upaya untuk memperluas kekuasaannya. (mg3/gin)

Tags: filipinaPresiden FilipinaRodrigo Duterte

Berita Terkait.

Trump Ancam Iran, Teheran Siap Serang Balik Infrastruktur Energi AS
Internasional

Konflik Israel–Hizbullah Memanas, Ribuan Warga Lebanon Mengungsi

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:56
Iran Ajukan Inisiatif Keamanan Regional dan Syarat Perdamaian Konflik
Internasional

Iran Ajukan Inisiatif Keamanan Regional dan Syarat Perdamaian Konflik

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:26
Anak-Palestina
Internasional

Baznas RI Bangun Kelas Darurat untuk Pendidikan Anak Palestina

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:05
WNI
Internasional

Dubes RI Ajak WNI di Jepang Perkuat Persahabatan Pada Moment Idul Fitri 2026

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:33
Trump
Internasional

Ironi Ultimatum Trump: Sempat Singgung Akhiri Perang, Kini Ancam Lumpuhkan Energi Iran

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:00
Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran
Internasional

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:33

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2665 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.