• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

ITB Sebut Penanganan Rob-Banjir Pesisir Jateng “On The Track”

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 2 September 2021 - 07:19
in Nusantara
indoposco

Sejumlah ahli geodesi dari Institut Teknologi Bandung( ITB) berbincang dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tentang penanganan rob dan banjir di pesisir Jateng. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah ahli geodesi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) menyebut penanganan rob dan banjir di daerah pesisir Jawa Tengah sudah “on the track” karena sejumlah solusi, baik jangka pendek, menengah, dan panjang sudah dilakukan.

Hal tersebut disampaikan sejumlah ahli geodesi ITB saat berkunjung ke rumah dinas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo seperti dikutip Antara, Rabu (1/9/2021).

BacaJuga:

Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

Sekda Jabar Peringatkan ASN: WFA Bukan Libur, Target Kerja Tetap Diawasi

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

Dalam pertemuan itu dibahas banyak hal terkait penanganan persoalan rob dan banjir yang melanda pesisir Jateng seperti Kota Pekalongan, Kota Semarang, dan Kabupaten Demak. “Penanganan rob dan banjir di Jateng ini sudah on the track, upayanya sudah berlangsung bagus, namun tetap harus ada penguatan lagi agar lebih optimal,” kata salah satu ahli Geodesi ITB Heri Andreas.

Salah satu upaya penanganan banjir dan rob di Jateng, lanjut dia, adalah pembangunan tanggul yang mau tidak mau menjadi solusi sementara untuk mengatasi rob dan banjir di Jateng.

Menurut dia, persoalan utama rob dan banjir di pesisir Jateng adalah penurunan tanah yang berdasarkan sejumlah penelitian penurunannya di pesisir Jateng bisa mencapai 10 centimeter per tahun. “Sehingga tadi kami sepakat dengan Pak Ganjar, bahwa kita harus mengendalikan penurunan tanahnya. Caranya sudah ada yakni mulai pengurangan eksploitasi air tanah,” ujarnya.

Selain solusi jangka pendek dengan pembuatan tanggul itu, solusi jangka menengah dan panjang juga harus dilakukan Pemprov Jateng, yakni dengan” land and water management”. “Jadi menangani rob dan banjir di Semarang, tidak bisa lepas dari daerah hulunya. Wilayah dari hulu, tengah sampai hilir itu harus diberesi secara pararel,” katanya.

Penanganan rob dan banjir karena penurunan tanah ini, lanjut Heri, memang bukan persoalan mudah dan butuh waktu cukup lama untuk menyelesaikannya. “Hitungan paling cepat 10 tahun sehingga kalau kita minta cepat beres, ya tidak realistis. Setidaknya 10 tahun itu waktu optimum pembenahan. Bagusnya di Jateng sekarang sudah dimulai, tinggal kita dorong terus dan hasilnya nanti kita lihat dalam 10 tahun ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengakui penanganan rob dan banjir di wilayahnya memang persoalan yang tidak mudah sehingga masukan dari para ahli sangat dibutuhkan agar penanganannya berjalan sesuai harapan.

“Saya senang atas masukan-masukannya. Saya sangat berharap ada rekomendasi langkahnya seperti apa, roadmapnya seperti apa agar penanganan ini berdasarkan data keilmuan,” katanya.

Kendati demikian, Ganjar membenarkan bahwa upaya penanganan rob dan banjir di Jateng sudah berjalan dan sejumlah aksi telah dilakukan, mulai dari hulu, tengah dan hilir. “Teman-teman sudah banyak melakukan aksi, misalnya di Kota Semarang yang membangun pompa- pompa dan kolam- kolam retensi sehingga pengendalian banjir di Kota Semarang sekarang sudah lebih baik. Pekalongan juga sudah dilakukan, tapi memang pengendalian jangka panjang ini yang harus ditingkatkan,” ujarnya. (mg3/wib)

Tags: ITBJawa TengahPenanganan Rob dan BanjirPesisir Jateng

Berita Terkait.

Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Kasus Pembunuhan di Tambrauw Terungkap, Polisi Tetapkan Satu Tersangka dari 12 Saksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 04:43
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Sekda Jabar Peringatkan ASN: WFA Bukan Libur, Target Kerja Tetap Diawasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 03:54
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat Soal WFH ASN, Terkendala Internet dan Geografi

Kamis, 26 Maret 2026 - 02:47
Menlu Jerman Dukung Inisiatif Diplomasi Trump untuk Akhiri Konflik dengan Iran
Nusantara

Kapolda Kalteng Perpanjang Pos Pengamanan Arus Balik

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:38
Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais Letjen Yudi Abrimantyo Dicopot
Nusantara

Bentrok Warga di Adonara Ternyata Konflik Tanah Ulayat, Bukan Proyek Kopdes Merah Putih

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:41
Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik
Nusantara

Polisi Ingatkan Bahaya Kabut Tebal di Jalur Puncak Saat Arus Balik

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:51

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2676 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    712 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.