• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ciptakan Mesin Perontok Sendiri, Petani Wangunrejo Ini Bisa Hemat Waktu Panen

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 30 Agustus 2021 - 10:37
in Nasional
indoposco

Widadi sedang menggunakan mesin perontok padi double blower. (INDOPOSCO/Nasuha)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Suara mesin perontok padi memecah keheningan pagi di Desa Wangunrejo, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo. Di bawah terik matahari, Nampak Widadi tengah mencoba mesin perontok padi.

Sudah satu pekan petani di Desa Wangunrejo sedang panen raya. Ini rupanya berimbas pada pria yang sehari-hari berprofesi sebagai petani.

BacaJuga:

Wakil PM Malaysia dan Ary Ginanjar Bahas SDM, TVET hingga Ekosistem Halal ASEAN

48 Negara Dukung Penguatan Ekosistem Halal, Akademisi Apresiasi BPJPH

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

“Alhamdulillah lagi banjir orderan membuat mesin perontok padi. Ya, meskipun jadi petani, saya sedikit-sedikit bisa bertukang,” kata Widadi kepada INDOPOSCO.ID, Senin (30/8/2021).

Beberapa tahun terakhir petani di Desa Wangunrejo mulai melek teknologi. Kini mereka beralih menggunakan mesin perontok untuk memanen padi di sawah.

Penggunaan mesin perontok padi, menurut pria yang genap berusia 45 tahun ini, sangat membantu para petani saat panen raya.

“Kalau dulu petani di sini masih menggunakan alat manual untuk merontokkan padi, kami kewalahan mencari orang. Karena, panen selalu bersamaan, jadi masing-masing petani sibuk memetik padi di sawahnya,” tutur ayah dua orang anak ini.

Menurut pria yang memiliki kemampuan tukang kayu secara otodidak ini, untuk membuat mesin perontok padi sangat mudah dan sederhana. Biayanya pun tidak membuat kantong kering.

“Saya gunakan mesin diesel 5,5 PK dengan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. Mesinnya bisa dibeli dengan harga Rp1 jutaan. Untuk kerangka mesin perontok cukup dengan kayu sisa-sisa. Tapi kalau ingin tahan lama dan kuat kita bisa gunakan kayu yang bagus seperti kayu jati atau nangka,” ungkap Widadi.

“Jadi kalau total biaya untuk membuat mesin perontok padi ini cukup Rp2 jutaan,” imbuhnya.

Biasanya, setiap musim panen tiba, pria yang tidak selesai mengenyam pendidikan sekolah dasar ini selalu mendapatkan order membuat mesin perontok padi.

Karena biaya yang relatif terjangkau tersebut, banyak petani di sekitar Desa Wangunrejo memesan mesin perontok padi kepada Widadi.

“Ya kalau pesanan sebelum panen bisa saya buatkan. Tapi kalau sudah mulai panen, agak repot karena harus ke sawah. Jadi biasanya order masuk sebulan sebelum panen raya,” katanya.

Lebih jauh Widadi mengungkapkan, penggunaan mesin perontok padi sangat hemat dan efisien. Penggunaan mesin perontok padi selama empat hari, cukup dengan BBM dua liter.

“Waktu masih manual, untuk sawah ukuran 1 iring (1.785 Meter Persegi) bisa selesai 4 hari. Dengan mesin perontok padi cukup 2 hari dan hasil gabahnya lebih bersih karena mesin sudah double blower,” ujarnya.

“Kalau BBM-nya sangat irit, 1 iring saja hanya 1 liter premium. Jadi sudah irit, badan juga enggak capek,” imbuhnya.

Setiap musim panen sedikitnya Widadi bisa membawa pulang gabah 2,6 ton gabah dari 2 iring (3.570 Meter Persegi) sawah miliknya. Dengan kualitas gabah yang lebih baik.

“Alhamdulillah kami petani sangat terbantu dengan adanya teknologi. Tidak itu saja, kami juga bersyukur di sini mudah untuk mendapatkan BBM nya. Karena mesin tanpa BBM juga percuma,” kelakarnya.

Kendati para petani di Wangunrejo kini lebih mudah memetik padi dengan mesin perontok padi. Namun hujan masih menjadi kendala. Sebab, mesin perontok padi pun tidak bisa digunakan saat panen raya di musim penghujan.

“Sebenarnya mesin masih bisa digunakan, tapi kendalanya padi yang sudah dipisahkan dari batangnya harus segera dikeringkan. Dan di sini kami belum punya alat pengering padi. Jadi sangat berisiko kalau padi tetap kita rontokkan, akan tumbuh bila 2 atau 3 hari tidak dikeringkan,” ungkapnya.

Widadi dan para petani di Desa Wangunrejo berharap ada bantuan alat pengering padi dari pemerintah. Karena ini sangat membantu petani saat panen raya di musim penghujan. (nas)

Tags: Mesin Perontok PadiPetani

Berita Terkait.

Wakil PM Malaysia dan Ary Ginanjar Bahas SDM, TVET hingga Ekosistem Halal ASEAN
Nasional

Wakil PM Malaysia dan Ary Ginanjar Bahas SDM, TVET hingga Ekosistem Halal ASEAN

Rabu, 23 September 2026 - 10:36
48 Negara Dukung Penguatan Ekosistem Halal, Akademisi Apresiasi BPJPH
Nasional

48 Negara Dukung Penguatan Ekosistem Halal, Akademisi Apresiasi BPJPH

Rabu, 23 September 2026 - 09:04
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Rabu, 23 September 2026 - 00:12
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

PKKMB UMJ 2026, Xaviera Ingatkan Mahasiswa Tidak Gunakan AI karena FOMO

Selasa, 22 September 2026 - 23:10
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Selasa, 22 September 2026 - 22:38
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Kemenag: Pengajuan Izin Pesantren di 2026 Turun Signifikan, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 September 2026 - 21:08

OLAHRAGA

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan
Olahraga

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 23 September 2026 - 09:46

INDOPOSCO.ID – Persija Jakarta kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu pemasok pemain untuk Timnas Indonesia. Lima pemain Macan Kemayoran, yakni...

SelengkapnyaDetails
FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

Rabu, 23 September 2026 - 08:34
ole

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Selasa, 22 September 2026 - 08:53
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5540 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.