• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Warga Afghanistan Telantar di Kabul

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 27 Agustus 2021 - 18:21
in Internasional
Konflik di Afghanistan. Foto:Antara

Konflik di Afghanistan. Foto:Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ratusan keluarga Afghanistan yang telah berkemah di bawah terik matahari di sebuah taman di Kabul setelah Taliban menyerbu provinsi mereka, mencari makanan dan tempat tinggal dalam krisis kemanusiaan di negara yang dilanda perang itu.

Pengambilalihan cepat Taliban atas Afghanistan bulan ini, yang berpuncak pada penaklukan Kabul pada 15 Agustus lalu, sudah membuat negara itu kacau balau.

BacaJuga:

Baznas RI Bangun Kelas Darurat untuk Pendidikan Anak Palestina

Dubes RI Ajak WNI di Jepang Perkuat Persahabatan Pada Moment Idul Fitri 2026

Ironi Ultimatum Trump: Sempat Singgung Akhiri Perang, Kini Ancam Lumpuhkan Energi Iran

Sementara ribuan orang memadati bandara untuk mencoba melarikan diri, banyak lainnya, seperti keluarga-keluarga di taman, terjebak dalam ketidakpastian. Mereka tidak yakin apakah lebih aman untuk mencoba pulang atau tetap di tempat mereka berada.

“Saya dalam situasi yang buruk. Kepala saya sakit. Saya merasa sangat tidak enak, tidak ada apa-apa di perut saya,” kata Zahida Bibi, seorang ibu rumah tangga yang duduk di bawah terik matahari bersama keluarga besarnya, Kamis( 26/ 8).

Ahmed Waseem, pengungsi dari Afghanistan utara mengatakan mereka yang berada di taman itu berharap pemerintah pusat akan memperhatikan mereka.

“Kami berada di lapangan terbuka dan dalam cuaca panas,” kata dia.

Seorang juru bicara Taliban mengatakan kepada Reuters bahwa kelompok itu tidak memberikan makanan kepada orang-orang di taman dan orang lain di bandara karena akan menyebabkan kepadatan lebih lanjut. Taliban mendorong mereka untuk kembali ke rumah masing- masing.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani yang didukung barat dan banyak pejabat lainnya melarikan diri setelah pasukan pemerintah menghilang ketika menghadapi kemajuan Taliban.

Kelompok itu telah menempatkan anggotanya di kementerian-kementerian dan memerintahkan beberapa pejabat kembali bekerja, tetapi layanan belum dilanjutkan, bank masih tutup. (mg3)

Tags: afghanistanKabulTaliban

Berita Terkait.

Anak-Palestina
Internasional

Baznas RI Bangun Kelas Darurat untuk Pendidikan Anak Palestina

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:05
WNI
Internasional

Dubes RI Ajak WNI di Jepang Perkuat Persahabatan Pada Moment Idul Fitri 2026

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:33
Trump
Internasional

Ironi Ultimatum Trump: Sempat Singgung Akhiri Perang, Kini Ancam Lumpuhkan Energi Iran

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:00
Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran
Internasional

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:33
Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis
Internasional

Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:15
Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas
Internasional

Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:34

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2661 shares
    Share 1064 Tweet 665
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.