• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

RAPBD Perubahan Defisit Rp 3,467 Triliun, Dewan: Angka Pesimis

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 27 Agustus 2021 - 20:36
in Nusantara
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2021.

Dalam pembahasannya, keperluan belanja daerah RAPBD Perubahan tahun 2021 sebesar Rp12,480 triliun lebih. Hal itu mengalami defisit sebesar Rp 3,467 triliun lebih jika dibandingkan dengan APBD murni tahun 2021 sebesar Rp15,948 triliun lebih.

BacaJuga:

Polres Padang Panjang Tahan 3 Truk Sumbu Tiga karena Langgar Pembatasan Operasional

Arus Lalu Lintas di Pati Terkendali Selama Libur Lebaran

Arus Balik Lebaran DIY Diprediksi Dua Gelombang

Salah satu penyebab terjadinya defisit dampak dari pinjaman dari PT. Sarana Multi Insfratuktur (SMI) Rp4,1 triliun yang batal diserap oleh Pemprov Banten.

Sementara untuk pendapatan daerah, Pemprov Banten menargetkan Rp11,864 triliun. Angka itu mengalami kenaikan sebesar Rp231,402 miliar, jika dibandingkan dengan target pendapatan sebelumnya sebesar Rp11,633 triliun lebih.

Atas kondisi itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, Fitron Nur ikhsan menilai Pemprov Banten terkesan pesimistis dalam memasang target pendapatannya dalam memenuhi kebutuhan RAPBD Perubahan tahun 2021.

Hal itu terlihat dari target pendapatan daerah pada RAPBD Perubahan yang diperkirakan hanya mencapai 11,864 trilun lebih. Padahal, kebutuhan belanja daerah mencapai Rp12,480 triliun. Dengan begitu, masih ada Rp 616 miliar lagi kebutuhan amggaran belanja daerah yang belum terpenuhi.

“Angka ini angka pesimis. Kami berharap Bapenda masih bisa memberi angka optimis. Masih bisa lah naik dianggka 500 miliar,” katanya, Jumat (27/8/2021).

Ia menyebutkan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dapat memperluas basis penerimaannya. Dengan cara mengidentifikasi pembayar pajak baru yang potensial dan jumlah pembayar pajak, memperbaiki basis data objek, memperbaiki penilaian, menghitung kapasitas penerimaan dari setiap jenis pungutan.

“Selanjutnya memperkuat proses pemungutan. Upaya yang dilakukan dalam memperkuat proses pemungutan dan peningkatan SDM dan meningkatkan pengawasan, antara lain dengan melakukan pemeriksaan secara dadakan dan berkala, memperbaiki proses pengawasan, menerapkan sanksi terhadap penunggak pajak dan sanksi terhadap pihak fiskus, serta meningkatkan pembayaran pajak dan pelayanan yang diberikan oleh daerah,” ungkapnya.

Selain itu, perlu meningkatkan efisiensi administrasi dan menekan biaya pemungutan. Antara lain, memperbaiki prosedur administrasi pajak melalui penyederhanaan administrasi pajak, meningkatkan efsiensi pemungutan dari setiap jenis pemungutan dan terus meningkatkan kapasitas penerimaan, melalui perencanaan yang lebih baik.

“Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan koordinasi dengan intansi terkait,” paparnya. (son)

Tags: Pemprov BantenRAPBD

Berita Terkait.

Petugas-Polisi
Nusantara

Polres Padang Panjang Tahan 3 Truk Sumbu Tiga karena Langgar Pembatasan Operasional

Selasa, 24 Maret 2026 - 20:32
Pengaturan-Lalulintas
Nusantara

Arus Lalu Lintas di Pati Terkendali Selama Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:28
GT-Prambanan
Nusantara

Arus Balik Lebaran DIY Diprediksi Dua Gelombang

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:27
Asep-Setia-Budiman
Nusantara

Dinkes Rejang Lebong Sediakan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Pemudik

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:07
Tol-TJ
Nusantara

One Way Arus Balik Lebaran Dimulai Siang Ini dari Tol Kalikangkung

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:44
Tol-Cipali
Nusantara

Arus Balik di Tol Cipali Menuju Jakarta Melonjak Selasa Pagi

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:33

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2671 shares
    Share 1068 Tweet 668
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.