• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Gubernur Banten Diminta Ikut Mundur Bersama Sekda

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 24 Agustus 2021 - 15:37
in Nusantara
indoposco

Gubernur Banten Wahidin Halim

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mundurnya dua orang Sekretaris Daerah (Sekda) di era kepemininan Wahidin Halim sebagai Gubernur Banten, yaitu Ranta Soeharta dan Al Muktabar menandakan dua pejabat eselon satu di Pemprov Banten tersebut tidak nyaman dipimpin oleh Wahidin Halim.

Hal ini dikatakan oleh Ikhsan Ahmad, akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten menyikapi mundurnya dua orang pejabat eselon satu saat Banten dipimpin oleh Gubernur Wahidin Halim.

BacaJuga:

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Tanjungpinang Gelar Salat Istisqa Mohon Hujan

Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

Jadi Penopang IKN, Komisi I DPR Usulkan Lanal Banjarmasin Naik tipe A

Menurut Ikhsan, terpilihnya Al Muktabar sebagai Sekda Banten dalam open bidding pada awalnya bukan Sekda yang diinginkan oleh WH. Apalagi, dengan ditunjuknya Muhtarom sebagai Plt sekda yang sekarang, petunjuknya sudah jelas sebagai orangnya WH dan diduga sudah dipersiapkan sejak awal untuk membantu WH dalam Pilgub 2024 mendatang.

“Sebenarnya suatu hal yang mendadak dan mengagetkan kemunduran pak Al Muktabar, setelah 2 tahun lebih menjabat dan di akhir menjelang masa jabatan WH,” ujar Ikhsan kepada INDOPOSCO, Selasa (24/8/2021).

Ikhsan mengungkapkan, di sisi lain, publik sama-sama tahu selama kepemimpinan WH, Pemprov Banten penuh masalah, huru-hara dan gonjang-ganjing yang membuktikan bahwa reformasi birokrasi dan perubahan birokrasi tidak pernah terwujud.

“Ada tiga kejadian besar yang terjadi, bahwa internal Pemprov berantakan dibawah kepemimpinan WH. Yaitu, Mundurnya Sekda Ranta Soeharta, mundurnya secara massal para pejabat dinkes kasus korupsi masker, dan sekarang mundurnya Al Muktabar,” ungkap Ikhsan.

Ikhsan berpendapat, jika ini dijadikan dasar analisis dari kemunduran Sekda yang sekarang sepertinya tidak ada kesamaan visi, persepsi dan langkah-langkah kebijakan diantara para elit di Pemprov.

“Sepertinya WH menjadi fenomena kepemimpinan yang tidak efektif dan tidak mampu menjadi konduktor dari irama bersama yang harusnya dimainkan,” kata Ikhsan.

Apalagi, selama ini WH berupaya memasang semua orang yang memang loyalis WH di posisi strategis pemerintahan dalam rangka pengamanan. ”Kemungkinan berbagai kasus korupsi maupun kepentingan kontestasi kedepan. Oleh karena itu, agak mengherankan jika pengunduran diri Sekda yang sekarang tidak ada sama sekali evaluasi atau pengawasan dari Dewan,” tuturnya.

Ikhsan khawatir, kepemimpinan WH pada akhirnya harus meninggalkan kehancuran bagi birokrasi di Banten. ”Oleh karena itu, sebaiknya WH ikut mundur agar tidak terjadi preseden lebih buruk untuk menyongsong masa depan yang lebih baik dari situasi yang serba tidak pasti saat ini,” tukasnya. (yas)

Tags: Gubernur BantenPemprov BantenSekda BantenWahidin Halim

Berita Terkait.

sholat
Nusantara

Dilanda Kemarau Panjang, Warga Tanjungpinang Gelar Salat Istisqa Mohon Hujan

Senin, 30 Maret 2026 - 03:03
cipali
Nusantara

Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:12
banjarmasin
Nusantara

Jadi Penopang IKN, Komisi I DPR Usulkan Lanal Banjarmasin Naik tipe A

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:02
habib
Nusantara

Besok, Komisi III DPR Gelar RDPU Soroti Videografer Amsal yang Dituduh Korupsi

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:21
joko
Nusantara

Korban Eksploitasi Seksual Tolak Tawaran Uang Damai Bule Selandia Baru

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:09
lumajang
Nusantara

Liburan di Pantai Selatan Lumajang, 10 Orang Tersambar Petir

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:16

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    708 shares
    Share 283 Tweet 177
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.