• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Putin Tak Mau Ekstremis Afghanistan Ada di Rusia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 23 Agustus 2021 - 14:07
in Internasional
indoposco

Rusia tengah berkomunikasi dengan para petinggi Taliban melalui kedutaan besarnya di Kabul, kata perwakilan khusus Presiden Vladimir Putin terkait Afghanistan pada Senin.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Rusia Vladimir Putin pada Minggu (22/8) menolak gagasan tentang pengiriman pengungsi Afghanistan ke negara-negara dekat Rusia dengan menegaskan kalau dia tidak ingin “ekstremis hadir di sini di bawah kedok pengungsi,” lapor Kantor Berita Rusia.

Putin mengkritik gagasan dari beberapa negara Barat untuk merelokasi pengungsi dari Afghanistan ke negara tetangga Asia Tengah selagi menunggu visa ke Amerika Serikat serta Eropa mereka diproses.

BacaJuga:

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran

Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis

Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas

“Apakah itu artinya mereka dapat dikirim tanpa visa ke nagara-negara itu, ke tetangga kami, sementara mereka sendiri (negara Barat) tidak mau membawa mereka tanpa visa?” menurut Kantor Berita TASS mengutip pernyataan Putin di hadapan pemimpin partai Rusia Bersatu yang berkuasa, Senin (23/8).

“Mengapa ada prosedur memalukan seperti itu untuk menangani masalah tersebut?” tuturnya.

Amerika Serikat menggelar pembicaraan rahasia dengan beberapa negara dalam upaya putus asa untuk mengamankan kesepakatan penampungan sementara warga Afghanistan berisiko

yang bekerja untuk pemerintah AS, lapor Reuters pekan lalu.

Putin menyatakan Rusia, yang mengizinkan perjalanan bebas visa untuk warga negara bekas Soviet di Asia Tengah, menentang gagasan tersebut.

“Kita tidak ingin ekstremis muncul di sini di bawah kedok pengungsi,” menurut TASS mengutip pernyataan Putin.

Disaat beberapa negara Barat bergegas mengevakuasi masyarakat dari Afghanistan, Moskow memuji Taliban karena sudah mengembalikan ketertiban menyusul pengambil alihan Afghanistan.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyebutkan kalau para pemimpin Taliban sejauh ini sudah menepati janji mereka.

“Kami melihat pernyataan-pernyataan yang dibuat oleh Taliban mengenai penghentian aksi pertempuran, amnesti untuk semua yang terlibat dalam konfrontasi, perihal perlunya dialog nasional itu sekarang sedang dijalankan,” tuturnya seperti dikutip RIA.

Menurut Lavrov, Taliban mulai melakukan kontak dengan mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai. (mg2)

Tags: afghanistanRusiaVladimir Putin

Berita Terkait.

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran
Internasional

Laporan Sebut Trump Bahas Rencana Kirim Pasukan Darat ke Iran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:33
Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis
Internasional

Di Tengah Badai Perang, Iran Ajak Negara Muslim Bersatu Lawan Kepentingan Zionis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 22:15
Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas
Internasional

Tragedi Pabrik Otomotif di Korsel, 10 Orang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:34
20 Maskapai Global Rugi Hampir Rp900 Triliun Akibat Konflik Timur Tengah
Internasional

Permintaan AS Ditolak, Sri Lanka Tak Izinkan Dua Jet Tempur Mendarat

Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:03
Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka bagi Navigasi Internasional, Ini Ketentuannya
Internasional

Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka bagi Navigasi Internasional, Ini Ketentuannya

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:35
Hampir 90.000 Botol Ibuprofen Anak Ditarik dari Peredaran di AS
Internasional

Hampir 90.000 Botol Ibuprofen Anak Ditarik dari Peredaran di AS

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:01

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2657 shares
    Share 1063 Tweet 664
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    822 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    767 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    712 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.