• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Haiti Diserang Gempa 7,2 Magnitudo, Ratusan Orang Tewas

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 15 Agustus 2021 - 09:35
in Headline
indoposco

Suasana gempa di Haiti. Foto : cc/ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sedikitnya 304 orang tewas dan ratusan lainnya cedera atau hilang setelah gempa bumi besar melanda Haiti barat daya pada Sabtu (14/8/2021). Demikiam dikatakan pihak berwenang. Gempa itu menyebabkan gereja, hotel, dan rumah menjadi puing-puing dalam tragedi terbaru yang menimpa negara Karibia yang miskin tersebut.

Gempa berkekuatan 7,2 yang diikuti oleh serangkaian gempa susulan, melanda wilayah 8 km dari kota Petit Trou de Nippes, sekitar 150 km barat ibukota Port- au- Prince, pada kedalaman 10 km, kata Survei Geologi Amerika Serikat.

BacaJuga:

Abaikan Kesepakatan Damai, Serangan Brutal Israel di Lebanon Bantai Puluhan Anak

PBB Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Gencatan Senjata Timteng Terancam Batal

Buntut Pernyataan Jatuhkan Prabowo, Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Metro

Hal itu membuat gempa yang dirasakan hingga Kuba dan Jamaika berpotensi lebih besar dan lebih dangkal dari gempa berkekuatan 7 pada 11 tahun lalu yang menewaskan puluhan ribu orang di pulau itu.

”Yang ini (terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat, red) menghantam lebih jauh dari ibu kota. Di Port- au- Prince, itu sangat terasa tetapi tampaknya tidak menyebabkan kerusakan besar,” ujar saksi mata Reuters melalui Antara.

Namun, layanan Perlindungan Sipil Haiti mengatakan jumlah korban tewas awal mencapai 304, dengan sedikitnya 1.800 terluka dan Perdana Menteri Ariel Henry mengumumkan keadaan darurat selama sebulan.

Kota besar terdekat adalah Les Cayes, di mana banyak bangunan runtuh atau mengalami kerusakan besar, menurut pihak berwenang, yang mengatakan mereka sedang mencari korban selamat.

“Saya melihat mayat- mayat ditarik keluar dari puing-puing, orang-orang yang terluka dan mungkin tewas,” kata penduduk Les Cayes, Jean Marie Simon, 38, yang berada di pasar saat gempa melanda dan berlari pulang untuk memastikan apakah keluarganya selamat. Saya mendengar tangisan kesakitan di mana- mana yang saya lewati,” ujarnya.

Istri dan anaknya yang berusia dua tahun telah mandi dan bergegas ke jalan, telanjang, tepat sebelum bagian depan rumah runtuh. Simon memberi istrinya bajunya dan mereka berlindung di halaman gereja bersama penduduk setempat lainnya. Rumah ibunya juga ambruk.

“Ada banyak gempa susulan dan setiap kali ada, orang- orang berlarian dan berteriak,” katanya.” Kakiku masih gemetar,” tandasnya.

Di Les Cayes, penduduk setempat mengatakan air sempat membanjiri kota pesisir berpenduduk 126.000 jiwa itu, menyebabkan kepanikan di tengah ketakutan akan tsunami, tetapi kemudian tampak surut. Saluran media Haiti melaporkan beberapa orang di sepanjang pantai telah menyelamatkan diri ke pegunungan.

Sistem Peringatan Tsunami AS mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa, mengangkatnya tak lama kemudian. Presiden AS Joe Biden mengizinkan tanggapan AS segera terhadap gempa bumi dan menunjuk Samantha Power, administrator Badan Pembangunan Internasional AS, koordinator upaya tersebut.

Berbagai Bencana

Gempa bumi itu terjadi lebih dari sebulan setelah pembunuhan Presiden Jovenel Moise, yang telah memperdalam gejolak politik negara itu.

Sementara itu, sebagian besar wilayah Haiti menghadapi kelaparan yang meningkat dan layanan kesehatan kewalahan oleh Covid- 19. Akses melalui jalan darat ke wilayah selatan, tempat gempa terjadi, telah dibatasi oleh kontrol geng di daerah- daerah utama, menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana bantuan akan dikirimkan.

Wilayah itu baru saja pulih dari Badai Matthew, yang melanda pada 2016, menewaskan ratusan orang dan menyebabkan kehancuran yang meluas. Haiti sekarang berada di jalur kemungkinan Badai Tropis Grace yang dapat membawa hujan lebat awal minggu depan.

“Negara ini tidak pernah rehatt! Setiap tahun salah urus dan tak masalah, tetapi efek kumulatif membuat kami rentan terhadap segalanya,” kata pengusaha Haiti Marc Alain Boucicault di Twitter.

“Ini akan memakan waktu bertahun- tahun untuk memperbaikinya dan kami bahkan belum memulai!”

Di Port- au- Prince, penduduk yang trauma dengan gempa 2010 berlarian, berteriak, ke jalan- jalan dan tetap tinggal di sana saat gempa susulan bergemuruh. “Di lingkungan saya, saya mendengar orang- orang berteriak. Mereka lari keluar,” kata warga Sephora Pierre Louis.” Setidaknya mereka tahu untuk pergi keluar. Pada 2010, mereka tidak tahu harus berbuat apa. Orang- orang masih di luar di jalan.”

Gempa itu mengirimkan gelombang kejut hingga ke Kuba dan Jamaika meskipun tidak ada laporan kerusakan material, kematian atau cedera di sana. “Seluruh orang benar- benar takut. Sudah bertahun- tahun sejak gempa besar seperti itu,” kata Daniel Ross, seorang penduduk di kota Guantanamo, Kuba timur.

Dia mengatakan rumahnya berdiri kokoh tetapi perabotannya bergetar. “Saya merasakannya. Gempa itu membangunkan saya. Atap saya agak berisik,” kata Danny Bailey (49) di Kingston.

Pusat Seismologi Eropa- Mediterania (EMSC) juga melaporkan gempa di wilayah tersebut, seraya mengatakan gempa itu berkekuatan 7,6. Sementara pusat seismologi Kuba mengatakan gempa berkekuatan 7,4. (mg3)

Tags: bencanagempaHaiti

Berita Terkait.

libanon
Headline

Abaikan Kesepakatan Damai, Serangan Brutal Israel di Lebanon Bantai Puluhan Anak

Jumat, 10 April 2026 - 09:41
Antonio-Guterres
Headline

PBB Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Gencatan Senjata Timteng Terancam Batal

Kamis, 9 April 2026 - 17:39
mujani
Headline

Buntut Pernyataan Jatuhkan Prabowo, Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Metro

Kamis, 9 April 2026 - 15:35
iran
Headline

Gencatan Senjata AS–Iran–Israel Disorot DPR: Harus Permanen, Jadi Jalan Menuju Kemerdekaan Palestina

Kamis, 9 April 2026 - 13:33
yunus
Headline

Kondisi Terkini Andrie Yunus: Luka Bakar Membaik, Bola Mata Ditutup Jaringan Selaput

Kamis, 9 April 2026 - 10:30
Prabowo
Headline

Singgung Mekanisme Pemakzulan, Prabowo: Ada Salurannya, Lakukan Tanpa Kekerasan

Kamis, 9 April 2026 - 00:34

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    677 shares
    Share 271 Tweet 169
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.