• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Vaksinasi di Pesantren Percepat Target Nasional

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 21:05
in Nasional
Tangkapan layar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat memberikan sambutan dalam peluncuran program "Tiga Juta Pesantren Jawa Barat Siap Divaksin" yang dipantau dari Jakarta, Sabtu (14/8/2021). Foto: Antara/Asep Firmansyah

Tangkapan layar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas saat memberikan sambutan dalam peluncuran program "Tiga Juta Pesantren Jawa Barat Siap Divaksin" yang dipantau dari Jakarta, Sabtu (14/8/2021). Foto: Antara/Asep Firmansyah

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menilai vaksinasi di pesantren menjadi salah satu bagian strategis dalam mempercepat target vaksinasi yang dicanangkan pemerintah, yakni dua juta dosis per hari.

“Saya mengajak kiai, santri, pesantren, serta tokoh agama, lembaga keagamaan, dan seluruh elemen bangsa untuk bersama- sama sukseskan vaksinasi,” katanya saat memberikan sambutan dalam peluncuran program” Tiga Juta Pesantren Jawa Barat Siap Divaksin” yang dipantau dari Jakarta, Sabtu (14/8).

BacaJuga:

BPH Migas: Pasokan Gas Bumi Aman Selama Periode Idulfitri

Haji 2026 Aman, Dubes Arab Saudi untuk RI Tepis Kekhawatiran Krisis Timur Tengah

2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Sistem One Way Nasional Arus Balik Resmi Dimulai

Program “Tiga Juta Pesantren Jawa Barat Siap Divaksin” yang diinisiasi Kantor Wilayah Kementerian Agama dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu telah dimulai pada Sabtu (14/8).

Menurut dia, pesantren dapat mempercepat target vaksinasi yang diusung pemerintah, sebab pesantren merupakan sebuah ekosistem. Selain kiai, ustadz, dan santri, tercakup di dalamnya juga masyarakat sekitar pesantren.

“Jika vaksin diberikan ke pesantren, maka secara ekosistem juga akan terbantu,” kata dia.

Ia berharap, para tokoh agama ikut memberikan penjelasan ke masyarakat tentang maksud, tujuan, dan pentingnya vaksinasi.

Sebab, katanya, hingga saat ini masih ada sebagian masyarakat yang menolak vaksin dengan berbagai alasan.

“Kita berharap semua mengambil peran menjelaskan. Masyarakat menolak karena mereka mungkin belum memahami. Para tokoh agama diharapkan memberikan pencerahan,” katanya seperti dikutip Antara, Sabtu (14/8/2021).

Yaqut juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan disiplin 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas) setelah divaksin.

“Jangan berkerumun di lokasi vaksinasi. Pastikan disiplin 5M, gunakan masker dan cuci tangan. Tetap prokes dijaga,” kata dia.

Kakanwil Kemenag Jabar Adib mengatakan vaksinasi santri sangat strategis, sebab santri adalah generasi muda yang siap berada di garda terdepan buat menyelamatkan NKRI.

Santri, kata dia, menjadi benteng pertahanan dalam menghadapi gempuran Covid-19.

“Saat santri siap divaksin, insyaallah masyarakat luas akan lebih siap lagi,” katanya.

Dari data yang diperolehnya, ada sekitar tiga juta santri yang menuntut ilmu di sejumlah pesantren di Jawa Barat. Maka program vaksinasi ini dianggap rasional dalam upaya mempercepat pembentukan kekebalan kelompok.

“Santri yang tercatat Kemenag (Jabar, red.) mencapai 3.120.000. Ini masih ada sejumlah pesantren yang belum tercatat,” kata dia. (mg1)

Tags: Menag Yaqut Cholil QoumasPesantrenVaksinasi

Berita Terkait.

Pantau
Nasional

BPH Migas: Pasokan Gas Bumi Aman Selama Periode Idulfitri

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:05
Haji 2026 Aman, Dubes Arab Saudi untuk RI Tepis Kekhawatiran Krisis Timur Tengah
Nasional

Haji 2026 Aman, Dubes Arab Saudi untuk RI Tepis Kekhawatiran Krisis Timur Tengah

Rabu, 25 Maret 2026 - 05:27
2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Sistem One Way Nasional Arus Balik Resmi Dimulai
Nasional

2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Sistem One Way Nasional Arus Balik Resmi Dimulai

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:45
Viral Pria Joget Pamer ‘Cuan’ Rp6 Juta di Dapur MBG, BGN Buka Suara
Nasional

Viral Pria Joget Pamer ‘Cuan’ Rp6 Juta di Dapur MBG, BGN Buka Suara

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:46
ASN
Nasional

Pascalibur Lebaran, 50 Persen ASN Pemprov DKI Jakarta Diizinkan WFA

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:25
Berawan
Nasional

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Indonesia Berawan Pada Selasa

Selasa, 24 Maret 2026 - 09:01

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2674 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    711 shares
    Share 284 Tweet 178
  • Polri Naikkan Pangkat 47 Perwira, Ini Daftar Jenderal Baru

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.