• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Mahfudz: Ada yang Ingin Jadikan TWK KPK Panggung Besar

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 13:27
in Headline
indoposco

Mahfudz Siddiq (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekjen Partai Gelora Indonesia Mahfudz Siddiq menjelaskan ada yang ingin menjadikan polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai KPK panggung besar yang ramai dan lama.

“Saya melihat dari perspektif politik, ini ibarat satu panggung kecil. Karena ini persoalan kecil. Saya membacanya panggung ini ingin dibuat ramai. Di atas panggung itu ada yang pro kontra, mereka tidak terlalu peduli,” tutur Mahfudz seperti dikutip Antara, Sabtu (14/8/2021).

BacaJuga:

Bekuk Saint Kitts & Nevis 4-0, Indonesia Kirim Sinyal Bahaya ke Final FIFA Series

Bertemu di Istana Negara, Prabowo dan Anwar Ibrahim Bahas Konflik Global hingga Stabilitas Kawasan

Sebut Mundurnya Kabais TNI jadi Contoh Baik, Komisi I Minta Ungkap Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Menurut dia, dalam panggung besar itu yang penting “goalnya”, bukan ingin kembali ke KPK. “Maunya mereka panggung ini dibuat ramai serta panjang. Ujungnya sampai 2024,” tuturnya saat menjadi pembicara dalam Webinar Series Moya Institute bertajuk” Kontroversi Temuan TWK 51 Pegawai KPK”, Jumat (13/8).

Mahfudz mengatakan, pada 27 Mei 2021 saat membawa kasus ini ke Komnas HAM, salah seorang pegawai KPK mengatakan permasalahan ini akan selesai jika Presiden pro pemberantasan korupsi.

“Jadi, intinya panggung ini akan dibuat panjang, orang diundang ramai-ramai sehingga salah satu isu kontestasinya pada 2024, yakni mana yang pro pemberantasan korupsi ataupun tidak pro,” papar Mahfudz.

Direktur Eksekutif Moya Institute Hery Sucipto menilai permasalahan TWK ini sudah hampir selesai ketika tereliminasinya 51 orang pegawai KPK dari alih status ASN serta yang sebagian lulus.

“Ternyata polemik tidak sampai di situ setelah ada temuan Ombudsman, dimana hasilnya ada maladministrasi serta rekomendasinya meminta agar ada koreksi terhadap 51 pegawai KPK yang tidak lulus untuk diangkat,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, sambung Hery, mereka meminta Presiden untuk turun tangan. Sebagai orang awam hukum, beliau berterus terang lebih banyak menyimak. Tetapi kalau sampai meminta Presiden turun tangan langsung, Hery menilai itu berlebihan karena prosesnya sudah berlangsung.

Kepentingan besarnya yaitu terciptanya penegakan hukum yang kapabel, berintegritas, independen, serta bisa sesuai harapan masyarakat dimana penegakan korupsi secara masif. “Hemat saya, apabila kita terlalu larut dengan persoalan ini, tidak produktif di tengah upaya bangsa kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Pakar Hukum Administrasi Negara Prof. Aidul Fitriciada memaklumi apabila ada asumsi polemik TWK Pegawai KPK ini bukan persoalan hukum. Menurut dia, dalam membaca kasus ini, ada permasalahan yang bukan semata-mata hukum.

“Sehingga untuk saya penyelesaiannya bukan hanya soal hukum lagi. Namun soal untuk menyelesaikan hubungan antarlembaga. Termasuk TWK ini, penyelesaiannya seperti apa. Ini harus betul- betul selesai dengan prinsip hukum yang ketiga, yaitu menemukan kemaslahatan bersama, kepentingan bangsa yang diutamakan dengan kemudian tidak menguras tenaga,” ucap Aidul. (mg2/wib)

Tags: Mahfudz SiddiqPartai GeloraPolemik TWKTes Wawasan Kebangsaan

Berita Terkait.

Bekuk Saint Kitts & Nevis 4-0, Indonesia Kirim Sinyal Bahaya ke Final FIFA Series
Headline

Bekuk Saint Kitts & Nevis 4-0, Indonesia Kirim Sinyal Bahaya ke Final FIFA Series

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:22
Bertemu di Istana Negara, Prabowo dan Anwar Ibrahim Bahas Konflik Global hingga Stabilitas Kawasan
Headline

Bertemu di Istana Negara, Prabowo dan Anwar Ibrahim Bahas Konflik Global hingga Stabilitas Kawasan

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:16
Sebut Mundurnya Kabais TNI jadi Contoh Baik, Komisi I Minta Ungkap Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Headline

Sebut Mundurnya Kabais TNI jadi Contoh Baik, Komisi I Minta Ungkap Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Jumat, 27 Maret 2026 - 21:03
Marc-Klok
Headline

Optimistis Timnas Menangi FIFA Series, Klok Soroti Ancaman Faktor Non-Teknis

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:10
Kendaraan
Headline

Tekan Kepadatan Arus Balik, One Way Tahap II Diperpanjang hingga KM 263

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:49
GT-Cikatama
Headline

Jasa Marga: 2,3 Juta Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jakarta dan Sekitarnya

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:37

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1231 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    952 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.