• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kasus Positif Perpekan Kembali Alami Penurunan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 11 Agustus 2021 - 02:27
in Nasional
Jumlah penurunan angka positif covid-19. Foto: Antara/Andi Firdaus

Jumlah penurunan angka positif covid-19. Foto: Antara/Andi Firdaus

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan, kasus positif perpekan kembali mengalami penurunan menjadi 225.635 kasus dari pekan sebelumnya 273.891 kasus, atau turun sebesar 48.256 kasus.

“Penurunan kasus positif di pekan ini menandakan telah terjadi penurunan kasus selama tiga pekan berturut- turut, penurunan kasus positif perpekan di tingkat nasional itu tentunya adalah perkembangan baik yang perlu terus dipertahankan,” ujar Wiku dalam konferensi pers” Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia Per 10 Agustus 2021″ dipantau via daring di Jakarta, Selasa (10/8).

BacaJuga:

Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026

Idulfitri 2026: Menteri P2MI Ajak Stakeholder Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Mendagri Dampingi Presiden Rayakan Idul Fitri di Aceh Tamiang

Ia menambahkan positivity rate rata-rata perpekan juga mengalami penurunan, yaitu menjadi 23,57 persen dari pekan sebelumnya sebesar 25,18 persen.

Meski terjadi penurunan kasus positif, Wiku mengatakan, pemerintah tetap perlu melanjutkan PPKM level 1-4 karena jumlah kasus masih terbilang tinggi jika dibandingkan dengan sebelum terjadi lonjakan kasus.

“Kasus harian kita berkisar di angka 5 ribu-7 ribu kasus, sedangkan saat ini masih berada di angka 20.000-40.000 kasus,” paparnya, dikutip dari Antara.

Memasuki pekan keenam PPKM level 1-4 ini, ia mengemukakan, pada tingkat provinsi terdapat lima provinsi masih menunjukkan kenaikan kasus positif yang cukup besar, yakni Nusa Tenggara Timur (NTT) naik sebanyak 2.303 kasus, Sulawesi Tengah bertambah 1.733 kasus, Bangka Belitung naik 982 kasus, Kalimantan Selatan naik 624 kasus, dan Sumatera barat naik 587 kasus.

“Dan ke lima provinsi ini berada di luar Jawa-Bali,” ucapnya.

Sementara untuk kenaikan kasus aktif tertinggi di tingkat provinsi, Wiku menyampaikan, disumbang oleh Sumatera Utara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Barat, dan Sulawesi Selatan.

“Namun, kabar baiknya adalah kasus aktif di tingkatan nasional juga turun selama dua pekan berturut-turut di mana di pekan ini turun 17 persen dari puncaknya pada tanggal 25 Juli lalu,” kata Wiku.

Dia meminta gubernur dan wali kota serta bupati di bawahnya untuk segera mengantisipasi dan mempersiapkan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayahnya masing-masing agar kasus yang naik di beberapa ini dapat segera dikendalikan.

Dalam kesempatan itu, Wiku juga menyampaikan kabar baik lainnya adalah persentase kesembuhan di tingkat nasional yang terus menunjukkan peningkatan setelah sempat menurun tajam selama periode lonjakan kasus lalu.

“Di pekan ini, persentase kesembuhan meningkat menjadi 84,14 persen dari yang sebelumnya hanya 78,6 persen pada saat lonjakan kasus,” paparnya.

Ia menyebutkan, lima provinsi dengan kenaikan persentase kesembuhan tertinggi pekan ini adalah Banten naik 12,2 persen, Maluku Utara naik 7,48 persen, Bengkulu naik 6,54 persen, Jawa barat naik 6,01 persen, dan Nusa Tenggara Timur naik 5,89 persen.

Namun sayangnya, Wiku mengatakan, kasus kematian masih belum menunjukkan perubahan yang signifikan. Di pekan ini persentase kematian adalah sebesar 2,92 persen atau hampir mendekati 3 persen.

“Sebagai gambaran persen kematian di tingkat dunia saat ini sebesar 2,12 persen,” katanya.

Ia menyampaikan, lima provinsi yang menyumbangkan kenaikan kematian perpekan tertinggi adalah Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Jawa Tengah.

“Kenaikan kematian yang telah berlangsung tiga pekan berturut-turut ini tentunya menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, dalam bulan Juli saja kita telah kehilangan 24.496 nyawa dengan rata- rata kematian harian di atas 1.000 orang,” papar Wiku. (mg1)

Tags: Penanganan Covid-19Satgas Covid-19

Berita Terkait.

Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026
Nasional

Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:41
Idulfitri 2026: Menteri P2MI Ajak Stakeholder Perkuat Perlindungan Pekerja Migran
Nasional

Idulfitri 2026: Menteri P2MI Ajak Stakeholder Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:15
Mendagri
Nasional

Mendagri Dampingi Presiden Rayakan Idul Fitri di Aceh Tamiang

Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:05
Bantuan
Nasional

Dompet Dhuafa Gulirkan Pasokan Logistik Bagi 500 Jiwa Penyintas Di Sudan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:34
Mendes
Nasional

Mendes Ajak Kades di Kedurang Sukseskan Kopdes dan BUMDes

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:14
Presiden-RI
Nasional

Prabowo Salat Id di Aceh, Gibran di Masjid Istiqlal Jakarta

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:21

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2658 shares
    Share 1063 Tweet 665
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    835 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    712 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.