• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

Tepis Keraguan, Olimpiade Tokyo Diklaim Tak Ada Lonjakan Covid-19

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 7 Agustus 2021 - 23:45
in Olahraga
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke tempat duduk yang berada di venue angkat besi Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Senin (26/7/2021). Foto : Antara/Reuters/Edgard Garrido/rwa.

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan ke tempat duduk yang berada di venue angkat besi Olimpiade Tokyo 2020, Tokyo International Forum, Tokyo, Jepang, Senin (26/7/2021). Foto : Antara/Reuters/Edgard Garrido/rwa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Keamanan Olimpiade Tokyo 2020 sempat diragukan karena kedatangan ribuan pejabat, media, dan atlet ke Tokyo diperkirakan dapat meningkatkan potensi penularan virus, memunculkan varian baru, dan membebani sistem medis di Jepang.

Namun keraguan tersebut terjawab dan Tokyo 2020 diklaim tidak menyebabkan lonjakan infeksi ketika jumlah kasus Covid-19 di Olimpiade justru menunjukkan sebaliknya menjelang penutupan Olimpiade pada Minggu (8/8/2021).

BacaJuga:

Final FIFA Series: Penalti Petkov Bawa Bulgaria Unggul Sementara Atas Indonesia

Starting XI Indonesia di Final FIFA Series: Audero Starter, Beckham Diparkir

Final FIFA Series: Erick Thohir Tantang Mental Garuda Lawan Bulgaria

Meski menghadirkan lebih dari 50.000 orang—yang mungkin merupakan jumlah terbesar dalam suatu kegiatan sejak pandemi— sejumlah pakar mengatakan bahwa kasus infeksi Covid-19 di Olimpiade bisa terkendali sehingga tidak mengancam keberlangsungan pesta olahraga empat tahunan itu.

“Sebelum Olimpiade, saya berpikir orang yang datang ke Jepang akan memunculkan virus varian baru, dan Tokyo akan menjadi tempat berkumpulnya semua jenis virus dan beberapa varian baru juga akan muncul di Tokyo,” kata peneliti senior di Universitas Tokyo, Kei Sato, seperti dikutip Reuters melalui Antara, Sabtu (7/8/2021).

“Tapi tidak ada peluang virus untuk bermutasi,” tandasnya. Panitia Penyelenggara Tokyo (TOCOG) mengatakan bahwa tingkat vaksinasi yang mencapai lebih dari 70 persen di antara para Olympian, panitia, dan pekerja media membantu meminimalisir penularan virus di Olimpiade. Itu didukung dengan tes uji Covid-19 harian, aturan jarak sosial, dan absennya penonton dari luar negeri maupun lokal.

Penasihat utama gelembung Olimpiade Brian McCloskey mengatakan dia tidak akan menyebut ke satu langkah spesifik yang bekerja paling efektif dalam menekan jumlah infeksi Covid-19.

“Keberhasilan itu bisa dicapai karena aturan yang menyeluruh. Itu merupakan paket yang bekerja paling efektif dan saya kira ini akan menjadi pesan dari pelaksanaan Olimpiade. Namun ini juga tidak lepas dari peran vaksinasi,” kata McCloskey.

Penyelenggara melaporkan bahwa sejak 1 Juli setidaknya ada 404 kasus Covid-19 yang berkaitan dengan Olimpiade Tokyo. Jumlah tersebut merupakan hasil dari 600.000 tes skrining dengan tingkat infeksi 0,02 persen.

Situasi di dalam gelembung sangat jauh berbeda dengan di luar ketika lonjakan infeksi yang dipicu varian Delta mencapai rekor harian dan untuk pertama kalinya bisa menembus angka lebih dari 5.000 kasus di ibu kota Jepang dan mengancam dapat membebani rumah sakit di Tokyo.

Sementara itu, menurut McCloskey, tidak ada kasus Covid-19 yang serius di perkampungan atlet yang menjadi tempat tinggal bagi lebih dari 10.000 atlet Olimpiade.

Namun penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan. Dia mengatakan keyakinan para pakar menyebutkan infeksi di antara para pendatang asing di gelembung itu dibawa masuk ke Jepang, bukan menyebar secara lokal atau saat mereka sudah tiba di negara tersebut.

Meski demikian, McCloskey sependapat dengan Perdana Menteri Yoshihide Suga yang menyatakan bahwa Olimpiade tidak akan menyebabkan lonjakan infeksi Covid-19 di Tokyo.

“Kami percaya diri untuk mengatakan bahwa tidak ada penyebaran virus antara pendatang asing dan orang lokal,” katanya.

Namun beberapa pakar, seperti profesor kesehatan masyarakat di universitas di Tokyo, Koji Wada, mengatakan terlalu dini untuk menarik kesimpulan terkait dampak langsung Olimpiade terhadap penyebaran virus.

Panitia akan mengumpulkan data kesehatan selama dua pekan Olimpiade, termasuk di dalam perkampungan atlet. Data tersebut akan dianalisis dan dirilis sehingga negara-negara lain dapat menggunakannya dalam membuat perencanaan mitigasi Covid-19, kata McCloskey. (aro)

Tags: coronacovid19JepangOlimpiade Tokyo

Berita Terkait.

ragnar
Olahraga

Final FIFA Series: Penalti Petkov Bawa Bulgaria Unggul Sementara Atas Indonesia

Senin, 30 Maret 2026 - 21:18
timnass
Olahraga

Starting XI Indonesia di Final FIFA Series: Audero Starter, Beckham Diparkir

Senin, 30 Maret 2026 - 19:48
timnas
Olahraga

Final FIFA Series: Erick Thohir Tantang Mental Garuda Lawan Bulgaria

Senin, 30 Maret 2026 - 17:16
Final FIFA Series Indonesia vs Bulgaria Digelar Malam Ini, Main Jam Berapa?
Olahraga

Final FIFA Series Indonesia vs Bulgaria Digelar Malam Ini, Main Jam Berapa?

Senin, 30 Maret 2026 - 09:44
ole
Olahraga

Start Meyakinkan, Timnas Indonesia Incar Final Sempurna FIFA Series 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:27
Jay Idzes Ukir Sejarah, Penghargaan PSSI Awards Dipersembahkan untuk Sosok Spesial Ini
Olahraga

Jay Idzes Ukir Sejarah, Penghargaan PSSI Awards Dipersembahkan untuk Sosok Spesial Ini

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:29

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1240 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1058 shares
    Share 423 Tweet 265
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    786 shares
    Share 314 Tweet 197
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.