• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

DPRD Tuding Pemkot Serang Lambat Refocusing Anggaran Covid-19

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 6 Agustus 2021 - 20:39
in Nusantara
Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi.

Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Serang Budi Rustandi menilai eksekutif lambat melakukan refocusing anggaran untuk masyarakat terdampak Covid-19. Pasalnya, wacana refocusing sudah cukup lama digaungkan.

Namun pada pelaksanaanya, hingga kini tak kunjung dilakukan. “Makanya, ini bagian dari ketika refocusing percepat, ini agak lambat,” katanya saat ditemui di Puspemkot Serang, Banten, Jumat (6/8/2021).

BacaJuga:

Arus Lalu Lintas di Pati Terkendali Selama Libur Lebaran

Arus Balik Lebaran DIY Diprediksi Dua Gelombang

Dinkes Rejang Lebong Sediakan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Pemudik

Menurut dia, masyarakat saat ini butuh perhatian masyarakat. Sebab tidak sedikit pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Ditambah beberapa waktu lalu, Wali Kota Serang menyatakan kasus kematian isolasi mandiri cukup tinggi. Meskipun saat ini, Kota Serang berada dalam zona oranye.

“Mungkin karena komunikasi susah hingga akhirnya lambat. Karena nggak bisa refocusing satu-satu, harus semua OPD clear, baru bisa. Arti lambat komunikasi, akhirnya lambat ke semua,” terangnya.

Saat ditanya terkait jumlah ideal anggaran yang harus direfocusing, pihaknya meminta agar disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan sesuai perundang-undangan yang berlaku. “Sesuai aturan saja, berapa persen dari APBD,” jelasnya. (son)

Tags: anggaranBantencoronacovid19serang

Berita Terkait.

Pengaturan-Lalulintas
Nusantara

Arus Lalu Lintas di Pati Terkendali Selama Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:28
GT-Prambanan
Nusantara

Arus Balik Lebaran DIY Diprediksi Dua Gelombang

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:27
Asep-Setia-Budiman
Nusantara

Dinkes Rejang Lebong Sediakan Pemeriksaan Kesehatan Bagi Pemudik

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:07
Tol-TJ
Nusantara

One Way Arus Balik Lebaran Dimulai Siang Ini dari Tol Kalikangkung

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:44
Tol-Cipali
Nusantara

Arus Balik di Tol Cipali Menuju Jakarta Melonjak Selasa Pagi

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:33
Tol
Nusantara

Puncak Arus Balik Tol Kayuagung-Palembang Diprediksi Dua Gelombang

Selasa, 24 Maret 2026 - 07:27

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2671 shares
    Share 1068 Tweet 668
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.