• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Tanggapi Bantuan Rp2 Triliun, Yenny Wahid Minta Pejabat Publik Jangan Kehilangan Rasionalitas

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 3 Agustus 2021 - 17:08
in Headline
indoposco

Yenny Wahid. Foto: Instagram/@yennywahid

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Yenny Wahid menanggapi heboh bantuan hibah Rp2 triliun dari keluarga almarhum Akidi Tio yang sampai saat ini belum jelas pencairan dananya, hal ini menunjukkan contoh bahwa kita semua mengalami krisis akal sehat serta suka kagetan.

“Walaupun kita percaya bahwa selalu ada malaikat serta keajaiban, peristiwa ini menegaskan kita untuk selalu rasional dalam menghadapi apapun. Ojo kagetan,” ucap Yenny seperti dikutip Antara, Selasa (3/8/2021).

BacaJuga:

Trump: Israel-Lebanon Gencatan Senjata 10 Hari!

Presiden FIFA Yakin Iran Tak Akan Mundur dari Piala Dunia 2026

Hery Susanto Jadi Tersangka Kasus Nikel, Pimpinan Ombudsman RI Minta Maaf ke Publik

Putri kedua Presiden KH Abdurrahman Wahid itu meminta kita semua mengedepankan rasionalitas. “Akal sehat kita kedepankan. Orang semestinya curiga, kenapa bisa ada yang nyumbang 2 triliun rupiah, benar apa tidak? Sehat mentalnya atau tidak? Jangan sampai satu negara ikut kecolongan. Covid-19 memang membuat kita hampir putus asa, tetapi jangan sampai kita kehilangan akal sehat,” tutur ia.

Menurut dia, penting sekali semua informasi tidak diterima bulat-bulat. “Perlu dilakukan verifikasi dulu sebelum dikeluarkan ke publik,” tuturnya.

Geger keluarga Tio ini mengingatkan dia pada heboh Bruneigate yang menimpa Presiden Wahid. Pada saat itu parlemen menekan keras. Setelah tim Kejaksaan Agung memverifikasi langsung pada Kesultanan Brunei, barulah akal sehat tegak kembali.

Beliau meminta publik ojo kagetan (jangan mudah kaget) sehingga tidak gampang diombang- ambingkan kabar serta informasi. Juga para abdi negara serta abdi masyarakat seharusnya kedepankan rasionalitas sebelum menyebar kabar serta mengeluarkan pernyataan ke publik.

Beliau ingat, dulu heboh Menteri Luar Negeri (saat itu) Adam Malik menerima resmi ibu hamil yang melapor tentang bayi dalam kandungannya mampu bicara. Aparat yang tidak kedepankan rasio meloloskan penipu diterima menteri utama kabinet. “Hilangnya sense of rationality,” tutur dia.

Cut Zahara Fona nama ibu hamil yang mengaku bayi dalam kandungannya dapat bicara serta diterima Adam Malik di kediaman resmi. Sang menteri mendengarkan bayi bicara. Kemudian heboh pers memberitakan serta publik heboh. Belakangan Cut Zahara ketahuan bohong, ternyata “suara bayi dari dalam perut” itu merupakan suara perekam yang disembunyikan di perut.

Sekali lagi dia meminta semua pihak selalu rasional. “Memang Pandemi Covid-19 ini membuat kita semua hampir putus asa. Tetapi jangan sampai kita kehilangan akal sehat. Mari kita berbuat sebisa kita membantu sesama dalam keadaan serba sulit saat ini,” tutur dia. (mg2/wib)

Tags: Akidi TioKasus Sumbanganrp2 triliunYenny Wahid

Berita Terkait.

Trump: Israel-Lebanon Gencatan Senjata 10 Hari!
Headline

Trump: Israel-Lebanon Gencatan Senjata 10 Hari!

Jumat, 17 April 2026 - 11:04
fifa
Headline

Presiden FIFA Yakin Iran Tak Akan Mundur dari Piala Dunia 2026

Jumat, 17 April 2026 - 07:07
ombudsman
Headline

Hery Susanto Jadi Tersangka Kasus Nikel, Pimpinan Ombudsman RI Minta Maaf ke Publik

Kamis, 16 April 2026 - 20:36
herry
Headline

Baru Sepekan Dilantik, Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditahan Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 19:53
Terima KWP Award 2026, Ketua DPD RI: Wartawan Pilar Utama Demokrasi 
Headline

DPR RI: Dugaan Pelecehan di UI Pelanggaran Serius Etika dan Rasa Aman di Kampus

Kamis, 16 April 2026 - 18:44
Kenaikan Harga Plastik Jadi Alarm, FKBI: Kurangi Rokok Perbaiki Pola Konsumsi
Headline

Kejagung Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Tambang Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 15:01

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2524 shares
    Share 1010 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.