• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pengusaha Harap PPKM Jakarta Turun ke Level 3

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 2 Agustus 2021 - 14:17
in Megapolitan
Pengendara melintas di jalur penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Jakarta, Ahad (1/8/2021). Foto: Antara/Rivan Awal Lingga/rwa

Pengendara melintas di jalur penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Jakarta, Ahad (1/8/2021). Foto: Antara/Rivan Awal Lingga/rwa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPP)) DKI Jakarta Sarman Simanjorang berharap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di DKI Jakarta dapat turun ke level 3 untuk mendukung kelangsungan usaha.

Sarman berterus terang disaat ini pengusaha dalam kondisi H2C (Harap Harap Cemas) menunggu pengumuman pemerintah, apakah PPKM level 4 masih diperpanjang ataupun tidak.

BacaJuga:

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Tangerang 24-25 Maret

H+2 Lebaran, Volume Kendaraan di Jalur Puncak Meningkat 50 Persen

Anggota Ditlantas PMJ Meninggal saat Amankan Mudik, Kapolri Berduka

“Dari sisi pelaku usaha tentu berharap agar PPKM level 4 ini telah selesai, alhasil berbagai sektor usaha yang sudah tutup selama sebulan ini bisa beroperasi untuk kelangsungan usahanya. Kalaupun masih diperpanjang kami berharap levelnya dapat diturunkan dari PPKM level 4 ke PPKM level 3, khususnya di DKI Jakarta,” tuturnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (2/8).

Hal itu, lanjut ia, dengan pertimbangan angka kasus Covid-19 di Jakarta dalam seminggu terakhir semakin menyusut, hingga level PPKM seharusnya dapat diturunkan.

Beliau menjelaskan pengusaha tetap pada komitmen yang tinggi untuk melaksanakan protokol kesehatan yang ketat pada saat pemerintah memberikan kelonggaran. Pengusaha juga mendukung penuh berbagai program pemerintah dalam usaha melawan Covid-19 seperti program vaksinasi serta sosialisasi 5M di kalangan pekerja beserta keluarga.

“Dengan PPKM Level 4 yang diperpanjang 26 Juli- 2 Agustus, pelaku usaha mikro kecil sudah bisa beroperasi meski dengan jumlah pengunjung dan jam yang dibatasi serta prokes yang ketat, tetapi kelonggaran ini sudah membangun semangat optimisme akan bangkit secara perlahan untuk kelangsungan usaha ke depan,” tuturnya, dilansir Antara.

Sarman juga mengapresiasi pemerintah yang memberikan bantuan modal usaha produktif sebesar Rp1,2 juta pada pelaku usaha mikro kecil.

Beliau menilai bantuan itu akan sangat membantu permodalan usaha mikro kecil yang sudah hampir habis sepanjang pemberlakuan PPKM darurat.

Akan tetapi beliau menilai nasib para pengelola mal serta para pemilik gerai di dalamnya, juga berbagai sektor usaha jasa dan pariwisata, sedang menunggu keputusan pemerintah hari ini.

“Apabila masih diperpanjang serta belum dapat beroperasi pasti akan sangat menyulitkan akan kelangsungan usahanya. Sebab sejak 3 Juli hingga 2 Agustus praktis mereka tidak ada omzet serta profit, di sisi lain biaya operasional berjalan terus,” tuturnya.

Beliau menyarankan apabila pemerintah sudah memperbolehkan mal dibuka, opsi bahwa yang bisa berkunjung ke mall merupakan yang memiliki sertifikat vaksin bisa menjadi pertimbangan. Hal itu juga diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk secepatnya mengikuti vaksinasi.

“Semoga pemerintah dapat mengambil keputusan yang bijak dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, nasib pelaku usaha serta dinamika sosial yang ada,” ucap Sarman. (mg2)

Tags: dki jakartaPengusahaPPKM Level 4

Berita Terkait.

Pemudik
Megapolitan

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Tangerang 24-25 Maret

Selasa, 24 Maret 2026 - 05:15
Jalur-Puncak
Megapolitan

H+2 Lebaran, Volume Kendaraan di Jalur Puncak Meningkat 50 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 19:15
Anggota Ditlantas PMJ Meninggal saat Amankan Mudik, Kapolri Berduka
Megapolitan

Anggota Ditlantas PMJ Meninggal saat Amankan Mudik, Kapolri Berduka

Senin, 23 Maret 2026 - 15:17
Kuliner Ikonik Lebaran Betawi
Megapolitan

Kuliner Ikonik Lebaran Betawi

Senin, 23 Maret 2026 - 00:21
Libur Lebaran, Pengunjung Ancol Tembus 35 Ribu Orang dalam Sehari
Megapolitan

Libur Lebaran, Pengunjung Ancol Tembus 35 Ribu Orang dalam Sehari

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:05
Libur Lebaran, Warga Serbu Blok M Naik MRT Tarif Rp1
Megapolitan

Rumah Ditinggal Mudik, Polisi Patroli Permukiman di Jakarta Barat

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:21

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2670 shares
    Share 1068 Tweet 668
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.