• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Hoaks, Berita Gubernur Papua Barat Meninggal Karena Disuntik Vaksin

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 28 Juli 2021 - 18:59
in Nusantara
Warga sejumlah Distrik di Kabupaten Manokwari melakukan aksi blokade jalan memprotes kabar bohong kematian Gubernur Papua Barat. Foto: Antara

Warga sejumlah Distrik di Kabupaten Manokwari melakukan aksi blokade jalan memprotes kabar bohong kematian Gubernur Papua Barat. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bupati Manokwari Hermus Indou menyampaikan klarifikasi kepada penduduk di kabupaten setempat terkait adanya kabar bohong (hoaks) yang menyatakan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meninggal dunia setelah disuntik vaksin Covid-19.

Pernyataan klarifikasi tersebut disampaikan Bupati Hermus Indou kepada warga masyarakat sejumlah Distrik di wilayah Kabupaten Manokwari yang melakukan aksi blokade jalan setelah termakan kabar bohong mengenai Gubernur Papua Barat.

BacaJuga:

Apkasi Perkuat Peran Daerah, Siap Jadi Motor Program Strategis Nasional

Beasiswa SKK Migas-PHR Buka Jalan Anak PALI Tembus Industri Migas

PHR Zona 1 Rawat Harapan Hidup Warga Sekitar Operasi dari Posyandu ke Kebun Pangan

“Saya perlu klarifikasi informasi ini, bahwa tidak benar bapak Gubernur meninggal dunia karena divaksin Covid-19. Itu hoaks,” kata Bupati Hermus Indou seperti dikutip Antara, Rabu (28/72021).

Bupati menerangkan bahwa oknum pelaku penyebar berita bohong mengenai kematian Gubernur Papua Barat melalui unggahan media sosial Facebook sudah meminta maaf kepada gubernur atas unggahan pribadinya itu.

“Oknum pelaku penyebar hoaks sudah datang dan memohon maaf pada pak gubernur pagi tadi di rumah kediaman gubernur,” kata Bupati Hermus Indou.

Hingga saat ini, Bupati Manokwari Hermus Indou masih berada di sejumlah titik aksi untuk memberikan penjelasan dan pemahaman kepada warga tentang kabar bohong kematian gubernur yang juga selaku kepala suku besar Arfak di provinsi itu.

Di tempat terpisah, pengguna akun facebook atas nama VY didampingi kedua orang tuanya sudah mendatangi rumah kediaman Gubernur Papua Barat, Rabu (28/7/2021), untuk menyampaikan permohonan maaf.

Di hadapan gubernur, pria berinisial VY ini mengaku khilaf karena termakan kabar bohong melalui sambungan telepon seluler, sehingga tanpa mengecek kebenaran informasi tersebut, dia lalu mem- posting kabar itu di akun facebook miliknya.

“Saya benar-benar salah, dan tidak ada maksud lain, selain menyampaikan kabar duka yang saya terima lewat unggahan facebook tanpa mengecek ulang kebenaran informasi ini,” kata VY.

Kedatangan pria pemilik akun facebook itu bersama kedua orang tuanya pun diterima oleh Gubernur Papua Barat secara kekeluargaan, Gubernur Papua Barat pun memaafkan pria tersebut.

Gubernur lalu mengimbau kepada warga masyarakat provinsi Papua Barat khususnya pengguna media sosial agar lebih bijak dalam menerima berbagai informasi sebelum meneruskan informasi tersebut kepada orang lain. (mg3/wib)

Tags: Gubernur Papua Barathoaks

Berita Terkait.

apkasi
Nusantara

Apkasi Perkuat Peran Daerah, Siap Jadi Motor Program Strategis Nasional

Senin, 13 April 2026 - 21:11
skk
Nusantara

Beasiswa SKK Migas-PHR Buka Jalan Anak PALI Tembus Industri Migas

Senin, 13 April 2026 - 16:26
PMT
Nusantara

PHR Zona 1 Rawat Harapan Hidup Warga Sekitar Operasi dari Posyandu ke Kebun Pangan

Senin, 13 April 2026 - 14:46
Petugas-Bea-Cukai
Nusantara

Operasi Gurita Digelar, Bea Cukai Merak Sikat Peredaran Rokok Ilegal di Banten

Senin, 13 April 2026 - 13:45
Penindakan
Nusantara

Bea Cukai Malili Tindak 25 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan di Luwu

Senin, 13 April 2026 - 12:24
Armada Laut Jadi Andalan, Pertamina Jaga Napas Energi Nusantara
Nusantara

Dukung Pengawasan Ketat Dana Rp1,6 Triliun untuk Aceh, Komisi II: Jangan Sampai Melenceng

Minggu, 12 April 2026 - 20:35

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2497 shares
    Share 999 Tweet 624
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    879 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    750 shares
    Share 300 Tweet 188
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.