• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kunjungi Sawah di Bekasi, Mentan: Tiada Hari Tanpa Tanam dan Panen

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 24 Juli 2021 - 19:07
in Nasional
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kiri), saat meninjau areal persawahan dan panen padi di Desa Suka Asih, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (24/7/2021)

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kiri), saat meninjau areal persawahan dan panen padi di Desa Suka Asih, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (24/7/2021)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengunjungi persawahan di Bekasi, Jawa Barat guna membuktikan tiada hari tanpa tanam dan panen padi saat ini. Dengan demikian, stok beras hingga akhir tahun dipastikan dalam kondisi aman.

“Hari ini kita turun di sawah melihat langsung tiada hari tanpa tanam dan tiada hari tanpa panen padi. Produksi padi dalam kondisi yang baik dan mencukupi, dan hari ini kita panen dan kita buktinan di lapangan,” kata Syahrul saat meninjau areal persawahan dan panen padi di Desa Suka Asih, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (24/7/2021).

BacaJuga:

“This Giant is Waking Up”: Prabowo Kirim Sinyal Kebangkitan Indonesia ke Dunia

Menteri Ekraf: Ekonomi Kreatif Siap Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI di Denpasar untuk Lindungi Tahura Ngurah Rai

Di masa pandemi saat ini, Mentan optimistis stok pangan terpenuhi sebab telah optimal melakukan berbagai upaya nyata guna menjamin berlangsungnya kegiatan tanam dan produksi yang maksimal. Upaya peningkatan produksi mulai dari percepatan Musim Tanam-II, pemberian bantuan kepada petani, penyerapan gabah secara maksimal hingga penanganan pasca panen.

“Perintah Bapak Presiden untuk semua menteri tidak hanya menerima laporan dan mendapatkan data, tetapi harus di lapangan untuk validasi data pangan yang ada, khususnya data padi kita,” ucapnya.

Dengan adanya potensi panen di berbagai daerah, Syahrul menuturkan Kementerian Pertanian (Kementan) mengoptimalkan sinergi dengan Bulog, penggilingan padi dan pemerintah daerah untuk berupaya maksimal menyerap gabah petani. Dengan perhitungan yang jelas kapan masa panen dan tanam dan pendataan yang jelas akan daerah mana saja melakukan tanam dan panen, maka cadangan beras nasional dipastikan aman.

“Kita juga memiliki cadangan beras cukup banyak baik yang ada di pengendalian langsung Bulog, penggilingan dan penanganan pemerintah daerah,” tegasnya.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengungkapkan sesuai arahan Mentan, pihaknya masif melakukan monitoring langsung di lapangan akan kegiatan panen yang tengah berlangsung di beberapa wilayah Indonesia dan melakukan percepatan masa tanam berikutnya. Panen padi di Kabupaten Bekasi sendiri saat ini diprediksi sepanjang Juli ini seluas 4.458 ha dengan estimasi produksi hingga 26.748 ton gabah kering giling (GKG).

“Di lokasi panen ini saja ada 50 hektar yang siap panen, dengan varietas inpari 32 produktivitas disini bisa mencapai 6 ton gabah kering panen perhektar,” sebut Suwandi.

Perlu diketahui, berdasarkan data BPS, produksi beras bulan Juni mencapai 2,59 juta ton ditambah stok yang ada menjadi 10,6 juta ton. Adapun stok akhir Desember 2021 diproyeksikan mencapai 9,6 juta ton. Adapun data Dinas Pertanian Bekasi menyebutkan potensi panen se Kabupaten Bekasi di bulan Agustus 2021 mencapai 6.989 ha. Dengan estimasi produksi 41.935 ton GKG, dan tercatat serapan Bulog hingga bulan Juli ini mencapai 150 ton.(dan)

Tags: kabupaten bekasiKementanpanenpenggilingan padiSawah

Berita Terkait.

bowo
Nasional

“This Giant is Waking Up”: Prabowo Kirim Sinyal Kebangkitan Indonesia ke Dunia

Jumat, 10 April 2026 - 08:25
Rapat-kerja
Nasional

Menteri Ekraf: Ekonomi Kreatif Siap Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 07:23
Petugas
Nasional

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI di Denpasar untuk Lindungi Tahura Ngurah Rai

Jumat, 10 April 2026 - 04:30
Penumpang
Nasional

Momentum Libur Hari Raya Tunjukan Pergerakan Wisnus Meski Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Jumat, 10 April 2026 - 02:18
Ratu-Ayu
Nasional

Wamen Isyana: Kemendukbangga Hadirkan Program Prioritas Dukung Perempuan melalui GATI dan Tamasya

Jumat, 10 April 2026 - 00:46
Penggilingan
Nasional

Gabah Turun Akibat Ratusan Hektar Sawah Rusak, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji Audiensi ke DPR

Kamis, 9 April 2026 - 23:45

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.