• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

BPBD Penajam Ingatkan Kerawanan Kebakaran Lahan Gambut

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 22 Juli 2021 - 10:14
in Nusantara
indoposco

Ilustrasi: BPBD Kabupaten PPU bersama pihak terkait saat memadamkan karhutla di Kecamatan Sepaku, PPU. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur mengingatkan semua pihak atas kerawanan kebakaran pada lahan gambut, karena sekarang masih musim kemarau.

“Kabupaten PPU memiliki sekitar 1.400 hektare lahan gambut. Lahan gambut tersebut rawan terbakar karena sekarang masuk musim gersang,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten PPU Nurlaila seperti dikutip Antara, Kamis (22/7/2021).

BacaJuga:

Hasil Evaluasi Mudik 2026: One Way dan Contraflow Efektif Netralisir Macet

Wali Kota Banjarbaru Terima Tamu Disabilitas Saat Idul Fitri

Tiga Narapidana Lapas Karawang Bebas Setelah Mendapat Remisi Lebaran

Saat ini memang cuaca dingin karena meski musim kemarau, tapi jarak matahari dengan bumi berada di titik terjauh. Namun demikian, bagian bawah gambut masih kering sehingga tingkat kerawanan kebakaran lahan gambut tetap ada.

Kewaspadaan terhadap lahan gambut menjadi penekanan karena jika ada titik api di lahan gambut akan cepat menyebar, mengingat bagian bawah gambut banyak biomassa kering yang mudah terbakar.

Meski demikian, kewaspadaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di luar lahan gambut juga tetap menjadi perhatian, sehingga semua pihak pun diminta waspada, karena risiko karhutla tidak bisa dianggap remeh.

Seperti beberapa hari ditemukan titik api di lahan bukan gambut, yakni di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku. Bersyukur saat didatangi petugas, titik api tersebut sudah hilang karena padam.

Ia menuturkan, jumlah lahan gambut di PPU yang sekitar 1.400 hektare tersebut umumnya berada di kawasan pesisir, terutama di Kecamatan Penajam yang tersebar pada sejumlah desa dan kelurahan.

Rinciannya adalah di Kelurahan Petung ada sekitar 700 ha lahan gambut, Kelurahan Nenang sekitar 400 ha, dan di Desa Giri Purwa ada sekitar 200 ha.

“Sedangkan sisanya tersebar di kawasan lain seperti di Kelurahan Saloloang yang masih masuk Kecamatan Penajam, kemudian sebagian di Kecamatan Waru dan Kecamatan Babulu,” ujar Nurlaila.

Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla, ia mengaku BPBD PPU bersama pihak terkait telah beberapa kali melakukan pertemuan, bahkan pertemuan juga dilakukan dengan aparatur di kecamatan, desa, dan kelurahan. (mg1/wib)

Tags: Kabupaten Penajam Paser UtaraKarhutlalahan gambut

Berita Terkait.

Hasil Evaluasi Mudik 2026: One Way dan Contraflow Efektif Netralisir Macet
Nusantara

Hasil Evaluasi Mudik 2026: One Way dan Contraflow Efektif Netralisir Macet

Senin, 23 Maret 2026 - 13:21
BMKG prakirakan mayoritas kota besar di Indonesia berawan-hujan ringan
Nusantara

Wali Kota Banjarbaru Terima Tamu Disabilitas Saat Idul Fitri

Senin, 23 Maret 2026 - 13:01
BMKG prakirakan mayoritas kota besar di Indonesia berawan-hujan ringan
Nusantara

Tiga Narapidana Lapas Karawang Bebas Setelah Mendapat Remisi Lebaran

Senin, 23 Maret 2026 - 12:31
BMKG prakirakan mayoritas kota besar di Indonesia berawan-hujan ringan
Nusantara

104 Dapur SPPG di Kepri Penuhi Standar ahigiene Sanitasi

Senin, 23 Maret 2026 - 11:31
BMKG prakirakan mayoritas kota besar di Indonesia berawan-hujan ringan
Nusantara

Bupati Jember Siapkan Skema WFH Untuk ASN Dukung Efisiensi Energi

Senin, 23 Maret 2026 - 11:01
Kesan Pemudik Jalur Trans Jawa: Dulu Macet Berjam-jam, Sekarang Lebih Terkendali
Nusantara

Kesan Pemudik Jalur Trans Jawa: Dulu Macet Berjam-jam, Sekarang Lebih Terkendali

Senin, 23 Maret 2026 - 09:27

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2667 shares
    Share 1067 Tweet 667
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    931 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    714 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.