• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Sanksi AS untuk Pejabat China Dinilai Kasar

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 17 Juli 2021 - 14:13
in Internasional
indoposco

Polisi berusaha membubarkan media dan pendukung pro-demokrasi di Hong Kong, China, Kamis (1/7/2021), setelah pihak berwenang menolak izin untuk berdemonstarsi saat peringatan 24 tahun Hong Kong --bekas koloni Britain-- kembali ke kekuasaan China, pada peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis China. (REUTERS/Tyrone Siu/hp/cfo)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perwakilan kementerian luar negeri China di Hong Kong menyebut sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah pejabat China dan panduan berbisnis bagi pelaku usaha AS di Hong Kong sebagai aksi perundungan yang “sangat kasar”.

Aksi AS itu juga disebut perwakilan itu” sangat tidak masuk akal” dengan “niat tercela”.

BacaJuga:

DPR Desak Investigasi Internasional atas Serangan ke Markas UNIFIL

Pasukan Perdamaian TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Kejahatan Serius oleh Israel, Pemerintah Jangan Bersikap Biasa aja!

Berikan Dukungan Perang Lawan Israel dan Amerika, Pemimpin Tertinggi Iran Bersurat ke Irak

Pemerintah AS pada Jumat (16/ 7) memberlakukan sanksi pada tujuh pejabat China atas tindakan keras Beijing terhadap kehidupan demokrasi di Hong Kong.

Sanksi tersebut menjadi upaya terbaru Washington untuk meminta pertanggungjawaban China atas apa yang mereka sebut sebagai pengikisan hukum di bekas koloni Inggris itu.

Pemerintahan Biden juga mengeluarkan panduan pada Jumat yang memperingatkan perusahaan- perusahaan AS tentang risiko berbisnis dan beraktivitas di Hong Kong setelah China menerapkan undang- undang keamanan nasional yang baru di sana tahun lalu.

Seorang juru bicara Komisaris Kementerian Luar Negeri China di Hong Kong lewat sebuah pernyataan pada Jumat mengutuk keras sanksi AS itu dan menyebutnya sebagai gangguan terang- terangan terhadap urusan dalam negeri China dan Hong Kong.

Kekhawatiran (AS) tentang kondisi bisnis di Hong Kong itu palsu; upaya mereka untuk menghancurkan kemakmuran dan stabilitas Hong Kong, membahayakan keamanan nasional China, dan menghambat pembangunan China adalah nyata,” kata dia dalam pernyataan.

Dia menambahkan penerapan undang- undang keamanan telah memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat bisnis dan finansial.

Sanksi dan tekanan AS hanyalah” kertas bekas” yang tak akan menghentikan China untuk berkembang, kata dia.

Pada Sabtu (17/7), juru bicara pemerintah Hong Kong mengatakan Washington telah berkali- kali berupaya memfitnah undang- undang itu dalam setahun terakhir.

“Upaya terakhir Pemerintah AS untuk menerbitkan apa yang mereka sebut dengan panduan… yang didasarkan pada tindakan menakuti- nakuti yang konyol dan tidak berdasar tentang situasi di Hong Kong, hanya memberikan bukti lain tentang kemunafikan dan standar ganda mereka, yang didorong oleh hegemoni ideologis,” kata juru bicara itu dalam pernyataannya. (mg1)

Tags: Amerika SerikatChinaSanksi

Berita Terkait.

unifil
Internasional

DPR Desak Investigasi Internasional atas Serangan ke Markas UNIFIL

Senin, 30 Maret 2026 - 22:12
mahfudz
Internasional

Pasukan Perdamaian TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Kejahatan Serius oleh Israel, Pemerintah Jangan Bersikap Biasa aja!

Senin, 30 Maret 2026 - 21:11
motjaba
Internasional

Berikan Dukungan Perang Lawan Israel dan Amerika, Pemimpin Tertinggi Iran Bersurat ke Irak

Senin, 30 Maret 2026 - 19:09
riyono
Internasional

DPR Usulkan 3 Jurus Lindungi Indonesia dari Krisis Pangan di Tengah Konflik Global

Senin, 30 Maret 2026 - 06:06
hasto
Internasional

PDIP Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif di Tengah Gejolak Global

Senin, 30 Maret 2026 - 05:05
kapall
Internasional

Kapal Tempur Rusia Sandar di Tanjung Priok, Siap Latihan Bersama TNI AL

Senin, 30 Maret 2026 - 04:40

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    773 shares
    Share 309 Tweet 193
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    755 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.