• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Penggabungan Metode Pembelajaran Tepat Diterapkan di Masa Pandemi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 17 Juli 2021 - 16:35
in Nasional
indoposco

Siswa belajar secara online. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sistem pembelajaran dengan menggunakan metode blended learning (menggabungkan metode pembelajaran) masih menjadi pilihan edukasi terbaik di masa pandemi Covid-19.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Sekolah Murid Merdeka (SMM) Laksmi Mayesti dalam keterangan, Sabtu (17/7/2021).

BacaJuga:

BMKG imbau masyarakat waspadai hujan lebat di hari ke-2 Lebaran

Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026

Idulfitri 2026: Menteri P2MI Ajak Stakeholder Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Ia menjelaskan, sistem pembelajaran blended learning tersebut siswa tidak hanya belajar secara online (daring) saja tetapi juga tatap muka. “Sistem blended learning ini menggabungkan pembelajaran daring dan tatap muka langsung,” ucapnya.

Menurut dia, di masa pandemi saat ini banyak sekolah yang menawarkan pembelajaran dengan menggunakan teknologi sebagai media ajar, tetapi tidak banyak yang mengintegrasikan antara teknologi dengan pedagogi atau metode ajar yang baik.

“Jadi metode penggabungan pembelajaran ini sumber daya manusia (SDM) dalam hal ini guru harus mampu mengembangkan kreativitasnya. Tentu saja, agar anak-anak atau peserta didik dapat berinteraksi secara terbuka baik kepada guru dan teman-temannya.

“Orangtua bisa mengetahui perkembangan anaknya, dengan terlibat secara langsung tanpa harus merasa terbebani. Karena seolah-olah sistem pembelajaran daring cenderung hanya memberatkan orang tua dan anak-anak,” terangnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, sistem pembelajaran blended learning memberikan keuntungan bagi peserta didik dan orang tua. Seperti keuntungan dari segi kualitas dengan kurikulum pendidikan terbaik, akses pembelajaran yang fleksibel berkat pemanfaatan teknologi informasi dan biaya yang terjangkau.

“Jadi siswa bisa fleksibel memilih jam belajar. Dengan begitu siswa lebih bertanggungjawab untuk mengikuti belajar,” ujarnya. (nas)

Tags: Belajar Onlinepandemi covid-19Penggabungan Metode Pembelajaran

Berita Terkait.

hujan
Nasional

BMKG imbau masyarakat waspadai hujan lebat di hari ke-2 Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026 - 10:19
Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026
Nasional

Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:41
Idulfitri 2026: Menteri P2MI Ajak Stakeholder Perkuat Perlindungan Pekerja Migran
Nasional

Idulfitri 2026: Menteri P2MI Ajak Stakeholder Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:15
Mendagri
Nasional

Mendagri Dampingi Presiden Rayakan Idul Fitri di Aceh Tamiang

Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:05
Bantuan
Nasional

Dompet Dhuafa Gulirkan Pasokan Logistik Bagi 500 Jiwa Penyintas Di Sudan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:34
Mendes
Nasional

Mendes Ajak Kades di Kedurang Sukseskan Kopdes dan BUMDes

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:14

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2658 shares
    Share 1063 Tweet 665
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    879 shares
    Share 352 Tweet 220
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    712 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.