• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Aneh! PJJ Terapkan Pembelajaran Langsung, Ini Kata Pengamat

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 14 Juli 2021 - 21:05
in Nasional
Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Foto: Antara

Siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji menegaskan, kampanye pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset, Teknologi (Kemendikbudristek) terkait pembelajaran jarak jauh (PJJ) selalu negatif.

Padahal, kondisi darurat saat ini PJJ jauh lebih efektif. Dari sejumlah survei menyebut bahwa sekolah dengan PJJ hasilnya jauh lebih baik dari sekolah yang menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM).

BacaJuga:

Haji 2026 Aman, Dubes Arab Saudi untuk RI Tepis Kekhawatiran Krisis Timur Tengah

2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Sistem One Way Nasional Arus Balik Resmi Dimulai

Viral Pria Joget Pamer ‘Cuan’ Rp6 Juta di Dapur MBG, BGN Buka Suara

“Jadi Kemendikbudristek selalu berkampanye tanpa PTM hasilnya akan negatif,” kata Indra Charismiadji dalam acara daring, Rabu (14/7/2021).

Menurut dia, seharusnya pemerintah sejak pandemi 2020 lalu telah mempersiapkan PJJ agar menjadi efektif. Namun, di bawah kepemimpinan Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Riset, Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim implementasi kebijakan sangat lamban.

“Pelaksanaan pendidikan di kondisi darurat saat ini seakan-akan biasa saja. Ini sangat berbahaya, dan kalau prosesnya seperti itu, jelas terjadi learning loss,” terangnya.

“Bukannya bonus demografi tapi bencana demografi,” imbuhnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, pemerintah seharusnya mulai mempersiapkan agar masyarakat beradaptasi dengan PJJ. Tentu, dengan pelaksanaan yang berbeda.

“Belajar dengan digital caranya berbeda dengan cara tradisional. Yang sekarang ini alatnya digital tapi caranya tradisional,” ucapnya.

Ia menyebut, PJJ sebelumnya guru menggunakan aplikasi digital tapi hanya memberikan materi belajar berjam-jam. Dalam dua menit saja, menurut dia, anak-anak pasti bosan.

“Anak-anak pasti sudah buka aplikasi game atau aplikasi lain, mereka bosan. Caranya tidak seperti itu. Bukan dengan pembelajaran langsung,” ujarnya.

Selama pandemi, dikatakan Indra, Kemendikbudristek, tidak pernah menyiapkan sumber daya manusia (SDM). Mereka terus beranggapan situasi saat ini biasa-biasa saja.

“Justru mereka mengatakan kalau tidak PTM hasilnya negatif (jelek),” katanya.
(nas)

Tags: PengamatPJJ

Berita Terkait.

Haji 2026 Aman, Dubes Arab Saudi untuk RI Tepis Kekhawatiran Krisis Timur Tengah
Nasional

Haji 2026 Aman, Dubes Arab Saudi untuk RI Tepis Kekhawatiran Krisis Timur Tengah

Rabu, 25 Maret 2026 - 05:27
2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Sistem One Way Nasional Arus Balik Resmi Dimulai
Nasional

2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Sistem One Way Nasional Arus Balik Resmi Dimulai

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:45
Viral Pria Joget Pamer ‘Cuan’ Rp6 Juta di Dapur MBG, BGN Buka Suara
Nasional

Viral Pria Joget Pamer ‘Cuan’ Rp6 Juta di Dapur MBG, BGN Buka Suara

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:46
ASN
Nasional

Pascalibur Lebaran, 50 Persen ASN Pemprov DKI Jakarta Diizinkan WFA

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:25
Berawan
Nasional

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Indonesia Berawan Pada Selasa

Selasa, 24 Maret 2026 - 09:01
Aktivis
Nasional

Analis Militer Desak Transparansi Penuh Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Senin, 23 Maret 2026 - 21:37

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2672 shares
    Share 1069 Tweet 668
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    706 shares
    Share 282 Tweet 177
  • Polri Naikkan Pangkat 47 Perwira, Ini Daftar Jenderal Baru

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.