• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

KKP Bangun Lima Dermaga Apung

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 8 Juli 2021 - 02:42
in Nusantara
indoposco

Ilustrasi - Dermaga apung. ANTARA/HO-KKP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan membuat lima dermaga apung yang berfungsi sebagai penghubung antarpulau ataupun wilayah di lima posisi strategis Indonesia. Dermaga apung itu diharapkan mampu meningkatkan kegiatan perekonomian di daerah-daerah tersebut.

Plt Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Hendra Yusran Siry dalam siaran pers di Jakarta, Rabu, mengemukakan, lima posisi strategis itu meliputi Kabupaten Probolinggo (Jawa Timur), Kabupaten Tojo Una- Una (Sulawesi Tengah), Kota Bima (Nusa Tenggara Barat), Kabupaten Sinjai (Sulawesi Selatan), dan Kabupaten Indragiri Ambang ( Riau).

BacaJuga:

Temani Mudik Lebaran 2026, Daihatsu Siapkan Posko dan Bengkel Siaga di Jalur Strategis

Sambut Mudik Lebaran 2026, Mitsubishi Motors Siapkan Layanan Diler Siaga di Berbagai Jalur Perjalanan

Pulang Kampung Aman dan Nyaman, BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus

Hendra menjelaskan untuk meningkatkan aksesibilitas dan ekonomi di pulau- pulau kecil, KKP terus berusaha menyediakan sarana yang dibutuhkan dengan membangun dermaga apung di area pantai serta pulau- pulau kecil ataupun terluar.

“Pembangunan dermaga apung merupakan tanggapan atas kebutuhan infrastruktur di area pantai dan pulau- pulau kecil ataupun terluar. Tujuannya untuk meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat di area pantai dan pulau- pulau kecil,” ujarnya.

Tidak hanya itu, kata dia, perihal itu dimaksudkan untuk mendesak pemberdayaan, meningkatkan kontribusi serta kapasitas masyarakat dalam mengelola pantai dan pulau- pulau kecil.

Dia mengungkapkan, dermaga apung yang merupakan tempat tambat labuhnya kapal yang mengapung di atas air, mempunyai tiga komponen utama yaitu struktur dermaga atau darat yang menjorok ke laut, penghubung antara struktur serta program, dan landasan dermaga apung yang berbahan High- Density Polyethylene atau Low- Density Polyethylene( HPDE atau LDPE).

Saat ini, ujar dia, moda transportasi yang dimiliki masyarakat pesisir dan pulau- pulau kecil ataupun terluar untuk beraktivitas adalah perahu maupun sampan kayu kecil dengan rata- rata di bawah 5 GT( gross tonnage).

“Dengan tinggi kerangka hanya sekitar 0, 9 m dan panjang rata- rata sekitar 12 m, pemanfaatan bangunan dermaga dengan konstruksi beton maupun konstruksi kayu dipandang kurang tepat sebab masyarakat akan kesulitan dan terkendala ketika melakukan bongkar dan memuat peralatan serta naik turun penumpang,” ujarnya.

Secara terpisah Kepala Pendayagunaan Pesisir dan Pulau- Pulau Kecil KKP Muhammad Yusuf menyampaikan persyaratan teknis dalam pemberian bantuan prasarana dermaga apung antara lain diutamakan telah memiliki Perda agenda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau- Pulau Kecil( RZWP3K), tersedia lahan yang clean and clear, serta penempatan dermaga apung terletak di lokasi yang memiliki potensi mendukung aktivitas masyarakat.

Sejak tahun 2015- 2019 KKP telah menyalurkan bantuan berupa pembangunan dermaga apung di 25 lokasi wilayah pesisir dan pulau- pulau kecil, selaras dengan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan Ajaib Wahyu Trenggono yang menekankan kepada penetapan koridor perlengkapan kelautan dan perikanan, yakni terbangunnya model pembangunan wilayah dan pemerataan pembangunan. (bro)

Tags: Dermaga ApungKementerian Kelautan dan PerikananKKP

Berita Terkait.

Daihatsu
Nusantara

Temani Mudik Lebaran 2026, Daihatsu Siapkan Posko dan Bengkel Siaga di Jalur Strategis

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:42
Dealer-Siaga
Nusantara

Sambut Mudik Lebaran 2026, Mitsubishi Motors Siapkan Layanan Diler Siaga di Berbagai Jalur Perjalanan

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:02
Mudik-BRI
Nusantara

Pulang Kampung Aman dan Nyaman, BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:01
Peserta-Mudik
Nusantara

Tradisi Tahunan Kembali Hadir, Indomaret Fasilitasi 8 Ribu Pemudik Menuju Kampung Halaman

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:30
DD-Yogya
Nusantara

JCM dan Dompet Dhuafa Yogyakarta Ajak 300 Anak Yatim Dhuafa Bermain dan Buka Puasa Bersama

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:20
Rest-Area
Nusantara

Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta – Jawa

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:49

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2360 shares
    Share 944 Tweet 590
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.