• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Masuk Zona Merah

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 25 Juni 2021 - 16:36
in Megapolitan
Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti. Foto : Benson/indoposco.id

Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti. Foto : Benson/indoposco.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kasus penularan Covid-19 di Banten mengalami lonjakan yang signifikan. Berdasarkan data harian, kini Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang masuk dalam zona merah.

Juru bicara Satgas Covid-19 Banten Ati Prsmudji Hastuti mengatakan, penanganan penyebaran virus corona bukan hanya dalam perawatan di rumah sakit. Tapi harus memiliki kesadaran dalam disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes). “Inilah PR (pekerjaan rumah) buat kita. Penanganan Covid tidak hanya untuk menunggu orang sakit, tapi bagaimana orang sehat ini,” katanya, Jumat (25/6/2021).

BacaJuga:

Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

Jakarta Gelap! PLN Ungkap Penyebab Mati Listrik Malam Ini

Atap Terminal 3 Bandara Soetta Jebol, YLKI Desak Evaluasi Menyeluruh

Menurutnya, saat ini banyak masyarakat Tangerang yang dirawat di Jakarta seperti RS Fatmawati. Hal itu karena tingkat penyebaran Covid-19 mengalami peningkatan. “Banyak dari Tangerang, kita Tangerang yang dirawat ke Jakarta, RS fatmawati,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, ketersediaan tempat tidur yang dimiliki Banten saat ini 4.800. Saat ini, pihaknya masih mengupayakan untuk selalu menambah. Namun, masih saja ada masyarakat yang sulit mendapatkan akses karena tingkat penularan tinggi.

“Kasur 4.800 yang sudah kita siapkan tempat tidur, namun jumlahnya tetap selalu kurang. Artinya banyak masyarakat yang sulit mendapatkan akses tempat tidur covid-19. Karena kalau kita terus menangani covid dalam bertumpu pada kegiatan hilir, bagaimana diawalnya harus dicegah,” ujarnya.

Ati mengaku telah mengantisipasi lonjakan kasus pasca lebaran idul fitri. Mengingat, ada kebijakan pemerintah untuk membuka wisata. “Saya sudah mengantisipasi pada saat libur hari raya. Ditambah wisata dibuka, ini saya sudah memprediksi akan mengalami lonjakan setelah 14 hari pasca libur tersebut,” jelasnya.

Ia berujar, sebenarnya pemerintah bisa saja membeli obat, menambah kasur dan memfasilitasi rumah singgah untuk isolasi. Namun masalahnya, Banten masih kekurangan tenaga kesehatan.

“Tapi yang harus diingat, obat, tempat tidur bisa dibeli. Tapi tenaga kesehatan sulit untuk membeli karena di daerah lain membutuhkan. Ketika gubernur kita bikin rumah singgah, lah siapa tenaga kesehatan yang nggak ada. Sekarang di RS kewalahan, tenaga kesehatan ada juga yang terkonfirmasi positif. Seperti itu dilematik,” ujarnya.

Perlu diketahui, jumlah terkonfirmasi di Banten 55.571 orang. Rinciannya, 3.665 masih dilakukan perawatan, 50.491 sudah sembuh dan 1.415 meninggal dunia. (son)

Tags: Bantencoronacovid19

Berita Terkait.

MRT
Megapolitan

Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

Kamis, 9 April 2026 - 21:43
Pengendara
Megapolitan

Jakarta Gelap! PLN Ungkap Penyebab Mati Listrik Malam Ini

Kamis, 9 April 2026 - 20:42
atap
Megapolitan

Atap Terminal 3 Bandara Soetta Jebol, YLKI Desak Evaluasi Menyeluruh

Kamis, 9 April 2026 - 12:12
HUJAN
Megapolitan

Hujan Intensitas Ringan Berpotensi Mengguyur Wilayah Jakarta di Siang Hari

Kamis, 9 April 2026 - 08:20
Petugas
Megapolitan

Manipulasi AI di JAKI Terungkap, Momentum Evaluasi Sistem Pengaduan Publik

Rabu, 8 April 2026 - 17:27
polres
Megapolitan

Gedung Polres Metro Jakbar Terbakar, 13 Unit Damkar Dikerahkan

Rabu, 8 April 2026 - 11:23

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.