• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Vietnam Luncurkan Kode Etik Nasional untuk Bermedsos

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 18 Juni 2021 - 21:50
in Internasional
3D Logo Facebook ditempatkan pada keyboard dalam ilustrasi yang diambil pada Rabu (25/3/2020). Foto: ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/am.

3D Logo Facebook ditempatkan pada keyboard dalam ilustrasi yang diambil pada Rabu (25/3/2020). Foto: ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/am.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Vietnam meluncurkan pedoman nasional tentang perilaku dalam menggunakan media sosial pada Jumat, yang mendorong orang untuk mengunggah konten positif tentang negara Asia Tenggara tersebut dan mengharuskan pegawai negeri untuk melaporkan “informasi yang bertentangan” kepada atasan mereka.

Kode tersebut melarang unggahan yang melanggar hukum dan “memengaruhi kepentingan negara” dan berlaku untuk organisasi negara, perusahaan media sosial serta semua penggunanya di Vietnam.

BacaJuga:

Jerman Siapkan Strategi Cadangan Gas, Antisipasi Krisis Energi Global

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik

Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran

“Pengguna media sosial didorong untuk mempromosikan keindahan pemandangan, orang, dan budaya Vietnam, dan menyebarkan cerita baik tentang orang-orang yang baik,” demikian kode tersebut berbunyi, yang tertuang dalam keputusan kementerian informasi tertanggal 17 Juni.

Tidak jelas sejauh mana keputusan tersebut mengikat secara hukum, atau bagaimana ketentuan itu akan ditegakkan.

Partai Komunis yang berkuasa di Vietnam memberikan toleransi terhadap sedikit kritik, mempertahankan kontrol ketat atas media dan dalam beberapa tahun terakhir memimpin tindakan keras yang intensif terhadap para pembangkang dan aktivis, beberapa di antaranya menjalani hukuman penjara yang lama akibat unggahan di Facebook dan YouTube yang dimiliki Google.
Pada November tahun lalu, laporan eksklusif Reuters mengatakan bahwa pihak berwenang Vietnam telah mengancam akan menutup Facebook jika raksasa media sosial itu tidak tunduk pada tekanan pemerintah untuk melakukan sensor terhadap lebih banyak konten politik lokal di platform tersebut.

Vietnam adalah pasar utama untuk Facebook, yang melayani sekitar 60 juta pengguna di negara itu dan menghasilkan pendapatan hampir 1 miliar dolar, menurut sumber yang mengetahui angka tersebut.

Kode baru mengharuskan penyedia media sosial di Vietnam untuk “berurusan dengan pengguna sesuai dengan hukum Vietnam” ketika diminta oleh pihak berwenang untuk menghapus konten dari platform mereka.

Ini mendorong pengguna media sosial untuk membuat akun menggunakan identitas asli mereka, berbagi informasi dari sumber resmi, dan menghindari mengunggah konten yang melanggar hukum, mengandung bahasa yang buruk, atau mengiklankan layanan ilegal.

Pada Januari, pengguna media sosial Vietnam menggunakan laporan cuaca palsu dan skor sepak bola sebagai sarana kreatif untuk membahas perselisihan kepemimpinan Partai Komunis setelah larangan resmi terhadap spekulasi menjelang kongres Partai. (bro)

Tags: kode etikmedsosVietnam

Berita Terkait.

Jerman Siapkan Strategi Cadangan Gas, Antisipasi Krisis Energi Global
Internasional

Jerman Siapkan Strategi Cadangan Gas, Antisipasi Krisis Energi Global

Kamis, 19 Maret 2026 - 00:23
Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik
Internasional

Thailand Berencana Beli Minyak ke Rusia untuk Penuhi Kebutuhan Domestik

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:03
Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran
Internasional

Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:55
SELAT
Internasional

Permintaan Donald Trump Sepi Dukungan, Inggris Sebut Operasi Pengamanan Selat Hormuz Bukan Misi NATO

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:04
wondo
Internasional

Perkuat Diplomasi Parlemen, BKSAP DPR Dukung Aksesi Indonesia ke OECD

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:11
aviv
Internasional

Sesumbar Operasi Terperinci, Israel Abaikan Fakta Tel Aviv yang Lumpuh Total

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2425 shares
    Share 970 Tweet 606
  • Dinilai Sakit Jiwa Fans ENHYPEN Dikecam karena Rencana Aksi Gangguan Terkait Hengkangnya Heeseung

    804 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    799 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    702 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Ingin Urus Sertifikat Saat Cuti Bersama, Ini Jam Operasional di BPN Kabupaten Bekasi

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.