• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dirjenpas: Penanganan Overcrowding dan Narkotika di Lapas Menjadi Tanggung Jawab Bersama APH

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 17 Juni 2021 - 16:05
in Nasional
indoposco

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Reynhard Silitonga

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penanganan dan pengungkapan peredaran narkotika di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) maupun Rumah Tahanan Negara (Rutan) bukan hanya menjadi tanggung jawab Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas).

Persoalan overcrowding hingga penanganan narkotika perlu dipikul bersama oleh seluruh elemen pemerintah, Aparat Penegak Hukum (APH) hingga masyarakat.

BacaJuga:

Dompet Dhuafa Ajak 3.408 Siswa di Jawa Tengah Belajar Siaga Bencana Sejak Dini

Menag: Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

Karhutla Masih Marak di Berbagai Daerah, Begini Update Penanganan BNPB

Hal ini ditegaskan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Reynhard Silitonga, dalam Diskusi Terfokus Tantangan dan Peluang Sistem Pemasyarakatan dalam Mengatasi Peredaran Narkotika di Lembaga Pemasyarakatan yang dilaksanakan secara virtual oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN)/Bappenas, Kamis (17/6).

“Saya ingin sampaikan, Ditjenpas sampai saat ini telah melaksanakan berbagai upaya penanganan terkait overcrowding dan narkotika di dalam Lapas maupun Rutan. Mulai dari pemindahan narapidana ke Nusakambangan, deteksi dini, sinergi dengan para stakeholder, serta yang paling penting dan selalu saya tekankan adalah berantas narkoba,” tegas Reynhard melalui keterangan diterima indoposco.id, Kamis (17/6/2021).

Dirjenpas juga menyampaikan bagaimana kondisi penghuni di Lapas/Rutan di Indonesia saat ini yang mencapai 268 ribu narapidana. Dari jumlah tersebut, mayoritas penghuni Lapas/Rutan ini diisi oleh narapidana tindak pidana narkotika.

“Saya katakan, mungkin tiga atau empat tahun ke depan jika tidak ada langkah strategis dari para penegak hukum, saya pastikan seluruh Lapas/Rutan akan penuh dengan narapidana narkotika,” ujar mantan Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham ini.

Lebih lanjut, Reynhard kembali menegaskan bahwa Ditjenpas berupaya untuk selalu membuka informasi terkait penanganan overcrowding dan siap bekerja sama dengan stakeholder dalam rangka mengungkap peredaran narkotika di Lapas/Rutan.

Selain itu, Ditjenpas juga memberikan rekomendasi berupa rehabilitasi serta asesmen bagi narapidana dalam rangka mereduksi jumlah penyalahguna narkotika di Lapas/Rutan.

“Ke depan, kami selalu membukakan pintu kepada rekan-rekan APH untuk mengungkap kasus yang lebih besar terkait narkotika,” tambah Akpol 89 ini.

Diskusi terfokus ini diselenggarakan dalam upaya mewujudkan pembangunan manusia yang berkualitas dalam berbagai aspek, yakni dengan agenda penegakan hukum nasional yang berfokus pada perbaikan sistem pidana Indonesia, khususnya dalam penanganan pelanggar hukum di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, digambarkan tentang implementasi Sistem Pemasyarakatan, menemukan peluang sinkronisasi kebijakan antar institusi, serta mendapatkan perspektif pelaksanaan Restorative Justice terkait kelebihan penghuni di Lapas/Rutan akibat kasus narkotika.

Sementara itu, Penasehat Menteri PPN Heru Wijanarko menekankan pentingnya kebijakan dan strategi penanganan dari penyalahguna narkotika, baik pengguna maupun bandar di dalam Lapas/Rutan.

“Saya rasa seluruh penegak hukum perlu melaksanakan perintah undang-undang sesuai yang tercantum pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dan upaya rehabilitasi dalam rangka penanganan overcrowding Lapas akibat kasus narkotika,” kata Heru.

Rehabilitasi narkotika dan asesmen tentunya menjadi upaya yang terus digaungkan dalam penanganan peredaran barang haram tersebut di dalam Lapas/Rutan. Dukungan para stakeholder terkait upaya rehabilitasi dan asesmen akan memberikan jawaban atas persoalan yang selalu menjadi isu strategis ini. Untuk itu, diperlukan sinegi dan komitmen antar stakeholder dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan peredaran narkotika di Lapas/Rutan.

Hadir dalam diskusi ini, Penasehat Menteri PPN/Bappenas, perwakilan Bareskrim Polri, Kompolnas, Direktur Narkotika Kejaksaan Agung, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Ditjenpas, Perwakilan Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dosen dan akademisi dari Universitas Negeri/Swasta, dan Tim Asesmen Terpadu. (gin)

Tags: Ditjenpas KemenkumhamKemenkumhamlapas

Berita Terkait.

Edukasi
Nasional

Dompet Dhuafa Ajak 3.408 Siswa di Jawa Tengah Belajar Siaga Bencana Sejak Dini

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:02
Menag
Nasional

Menag: Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:21
Karhutla
Nasional

Karhutla Masih Marak di Berbagai Daerah, Begini Update Penanganan BNPB

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:50
Ambulance
Nasional

Bantuan Ambulans Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Prasejahtera di 15 Wilayah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:40
Sofia-Hasna
Nasional

Optimal Kelola Kanal Digital, UMJ Raih AHI 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:30
Ferry
Nasional

Resmi Beroperasi, KDKMP Sorowako Bangun Kemandirian Ekonomi Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:19

OLAHRAGA

Hadi-Tj
Olahraga

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Editor Juni Armanto
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48

INDOPOSCO.ID - Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Hadi Tjahjanto menyebut negara-negara di Eropa sebagai pesaing terberat kontingen karate...

SelengkapnyaDetails
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07
bri

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2715 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.