INDOPOSCO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, menyiagakan enam unit helikopter bantuan BNPB diantaranya lima heli untuk water bombing dan sat unit untuk patroli mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.
“Selain helikopter, Satgas Karhutla Darat juga terus mengantisipasi terjadinya kebakaran di daerah rawan Karhutla, dengan melakukan patroli rutin,” kata Kepala BPBD Provinsi Riau, M Edy Afrizal, di Pekanbaru, Minggu.
Edy Afrizal mengatakan, kendati helikopter sudah disiagakan namun masyarakat diharapkan juga turut mengantisipasi dengan tidak membakar lahan, yang dapat menyebabkan kabut asap.
Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Laksmi Dhewanthi meresmikan secara virtual operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Provinsi Riau, untuk mencegah bencana hidrometeorologi seperti banjir serta karhutla.
“Operasi TMC sudah dilaksanakan sejak beberapa tahun yang lalu, dengan cara membuat hujan buatan pada saat terjadi karhutla sehingga hujan yang turun dapat memadamkan api. Selain untuk Riau, operasi TMC juga diresmikan di Jambi dan Sumatera Selatan (Sumsel),”kata Laksmi.
Laksmi menyebutkan bahwa TMC menjadi salah satu solusi dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, dimana upaya tersebut dilaksanakan secara bersama-sama berkat kolaborasi yang baik antara KLHK, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), TNI-AU, BNPB, BMKG dan juga para mitra swasta. (bro)












