• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Filipina Kutuk Aksi Ranjau Pemberontak Komunis

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 12 Juni 2021 - 01:47
in Internasional
indoposco

Dokumentasi - Presiden Filipina Rodrigo Duterte melihat jenazah seorang tentara, yang tewas dalam pertempuran melawan pemberontak komunis di Kamp militer Panacan di Kota Davao, Filipina selatan, Minggu (7/8/2016). (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertahanan Filipina mengutuk pembunuhan “tak berperikemanusiaan” terhadap dua warga sipil akibat ledakan ranjau yang ditanam oleh pemberontak komunis, dan berjanji akan memberikan keadilan bagi para korban dan keluarga mereka.

Keith Absalon (21 tahun) dan sepupunya, Nolven Absalon (40 tahun), tewas pada 6 Juni ketika ranjau anti personel meledak saat mereka sedang bersepeda di Masbate, di Filipina tengah. Partai Komunis Filipina (CPP) menyatakan bertanggung jawab atas insiden tersebut, menyalahkan “kesalahan dalam aksi militer” oleh unit sayap bersenjatanya, Tentara Rakyat Baru (NPA).

BacaJuga:

AS Tembakkan 850 Rudal Tomahawk ke Iran, Stok Menipis dan Picu Kekhawatiran Pentagon

Dinilai Tak Transparan, Kongres Desak Pentagon Buka Rincian Anggaran “Golden Dome”

Usai Bertemu di Istana Negara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim ke Halim

Filipina masuk dalam penandatangan Konvensi Ottawa 1999, atau “Perjanjian Pelarangan Ranjau.”

“Insiden ini bukan hanya kesalahan taktis, karena ranjau ini ditanam di sana untuk menyakiti dan dan membuat kerusakan,” kata Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana seperti dilansir Antara, Jumat (11/6/2021).

Dia mengatakan serangan itu adalah bukti bahwa NPA “mengabaikan keselamatan warga sipil yang tidak bersalah.”

Kepala polisi nasional Filipina telah meluncurkan perburuan untuk melacak mereka yang bertanggung jawab. Pertempuran antara NPA dan militer sejak 1968 telah menewaskan lebih dari 40.000 orang. Upaya perdamaian oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah berulang kali digagalkan.

Carlos Conde, peneliti Filipina untuk Human Rights Watch, mengatakan insiden itu “menunjukkan ancaman mengerikan yang ditimbulkan senjata semacam itu pada semua warga sipil. (gin)

Tags: filipinaPemberontak Komunis

Berita Terkait.

AS Tembakkan 850 Rudal Tomahawk ke Iran, Stok Menipis dan Picu Kekhawatiran Pentagon
Internasional

AS Tembakkan 850 Rudal Tomahawk ke Iran, Stok Menipis dan Picu Kekhawatiran Pentagon

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:48
Dinilai Tak Transparan, Kongres Desak Pentagon Buka Rincian Anggaran “Golden Dome”
Internasional

Dinilai Tak Transparan, Kongres Desak Pentagon Buka Rincian Anggaran “Golden Dome”

Sabtu, 28 Maret 2026 - 05:31
Arus Balik Diprediksi Menggumpal di Akhir Pekan, Pemudik Diminta Cerdas Atur Waktu
Internasional

Usai Bertemu di Istana Negara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim ke Halim

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:31
bendera
Internasional

Balas AS, Iran Ajukan Syarat dan Tuntutan untuk Akhiri Perang

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:12
Dampak
Internasional

Dijadwalkan Bertemu di Jakarta, Prabowo dan Perdana Menteri Malaysia Bahas Krisis di Timur Tengah

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:09
Tim-Penyelamat
Internasional

Solidaritas Rakyat Indonesia Wujud Aksi Dukungan Masyarakat Iran Hadapi Konflik

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:12

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1231 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    951 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.