• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Tips Hadapi Orang Terjebak Hoaks Vaksin Covid-19

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 6 Juni 2021 - 12:50
in Gaya Hidup
Warga mengusung poster bertajuk Peduli Literasi Anti Hoax Vaksinasi saat aksi di Jalan Gajah Mada, Solo, Jawa Tengah. Foto: Antara/ Maulana Surya/rwa.

Warga mengusung poster bertajuk Peduli Literasi Anti Hoax Vaksinasi saat aksi di Jalan Gajah Mada, Solo, Jawa Tengah. Foto: Antara/ Maulana Surya/rwa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi dari RSCM, Suzy Maria mengingatkan, tak boleh ada konsep memaksa saat Anda berusaha meluruskan informasi yang salah atau hoaks dari orang lain termasuk mengenai vaksin Covid-19 dan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Saat orang itu misalnya menyampaikan kekhawatirannya Anda bisa mendengarkannya dulu dan perlahan meluruskan informasi salah yang dia dengar.

BacaJuga:

Oakwood Hotel & Apartments Taman Mini Jakarta Hadirkan Tipe Kamar Premier dan Studio Terbaru

Rayakan Hari Batik Nasional, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan Batik Week dan Promo Oktober

Teknologi MRI 3 Tesla Jadi Andalan Baru untuk Diagnosis Kasus Kompleks

”Kita tanya dulu apa yang dia khawatirkan, takutkan dari vaksinasi tersebut. Dengan cara yang baik kita coba jelaskan, meluruskan informasi tidak benar yang dia yakini. Tidak boleh ada konsep pemaksaan, ngotot-ngototan karena kalau seperti itu tidak ada habisnya,” ujar dia dalam webinar Lansia Online yang diselenggarakan Geriatri.id bersama Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (PERGEMI) dan berbagai pihak lain dikutip dari Antara, Minggu (6/6/2021).

Kementerian Kominfo pada Jumat (4/6) menemukan sebanyak 206 hoaks vaksin COVID-19 di berbagai platform media sosial dengan total sebaran 1592. Dari angka itu, sebaran terbesar yakni 1445 berasal dari Facebook, diikuti Twitter (82) dan YouTube (41). Demi menangani hoaks ini, Kementerian Kominfo menggandeng kementerian, lembaga maupun pemerintah daerah.

Di sisi lain, masyarakat juga diminta berhati-hati usai menerima informasi terkait vaksin dan memeriksa kebenaran informasi itu salah satunya dengan mengakses s.id/infovaksin.

Suzy mengatakan, pada prinsipnya obat atau vaksin memiliki manfaat juga efek samping. Namun efek samping ini sudah diketahui sejak vaksin dalam fase uji klinis. Efek yang muncul lebih sering sifatnya ringan. Sementara bila itu fatal maka vaksin akan dihentikan penggunaannya atau izinnya sehingga tak akan digunakan siapapun.

Efek samping vaksin Sinovac dan AstraZeneca misalnya, bersifat sangat umum mulai seperti nyeri di bagian yang disuntik, rasa hangat atau gatal, bengkak, rasa tidak enak badan, lelah atau merasa demam dan nyeri kepala. Namun, ada juga orang yang tak mengalami efek apapun setelah divaksin.

“Yang paling sering efek samping yang ringan. Kalau ada yang fatal, pasti sudah ada tindak lanjutnya, dihentikan penggunaanya, tidak diizinkan dan sebagainya. Kita harus percaya yang namanya vaksinasi apalagi yang jadi program pemerintah itu sesuatu yang baik, banyak manfaatnya dan keamanannya sudah diyakinkan,” tutur Suzy.

Dia menyebut, vaksinasi sebagai salah satu cara paling cost-efektif dalam mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi, termasuk COVID-19.

Saat ini sudah ada banyak jenis vaksin dan lebih dari 30 jenis khusus untuk penyakit infeksi. Vaksin-vaksin ini bisa mencegah 2-3 juta kematian orang-orang di seluruh dunia.

Vaksin berusaha membentuk imunitas aktif dari tubuh. Suatu hari saat seseorang yang sudah divaksin terpapar penyebab penyakit maka tubuhnya sudah siap melawanya, sehingga tidak menjadi sakit. Kalaupun sampai sakit, maka derajatnya tak akan berat.

“Vaksin tidak menimbulkan penyakit, risiko jauh lebih kecil dibandingkan risiko komplikasi akibat infeksi alamiah,” ungkapnya. (gin)

Tags: hoaksTpsvaksin covid

Berita Terkait.

hotel
Gaya Hidup

Oakwood Hotel & Apartments Taman Mini Jakarta Hadirkan Tipe Kamar Premier dan Studio Terbaru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:05
batik
Gaya Hidup

Rayakan Hari Batik Nasional, Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Hadirkan Batik Week dan Promo Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:30
mri
Gaya Hidup

Teknologi MRI 3 Tesla Jadi Andalan Baru untuk Diagnosis Kasus Kompleks

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42
diy
Gaya Hidup

2 Seniman Lokal Sabet Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13
Dorong Fleksibilitas Produksi, Epson Perkenalkan Printer UV Flatbed SureColor V4000
Gaya Hidup

Dorong Fleksibilitas Produksi, Epson Perkenalkan Printer UV Flatbed SureColor V4000

Kamis, 8 Oktober 2026 - 04:44
shopee
Gaya Hidup

Momen 10.10, ShopeePay Siapkan Beragam Promo untuk Kebutuhan Sehari-hari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:26

OLAHRAGA

forki
Olahraga

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Editor Ali Rachman
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09

INDOPOSCO.ID - Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Hadi Tjahjanto optimistis kontingen karate Indonesia meraih hasil positif dalam Kejuaraan...

SelengkapnyaDetails
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07
bri

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2715 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1035 shares
    Share 414 Tweet 259
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.