• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Batan Rancang Reaktor Nuklir Berpendingin Gas

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 5 Juni 2021 - 18:13
in Nasional
indoposco

Seorang operator reaktor nuklir mengendalikan Simulator Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) seusai peluncurannya di ruang Lab Simulator Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (11/11). Peluncuran simulator ini sejalan dengan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dimana simulator sebagai perangkat lunak simulasi operasi reaktor yang menggambarkan prinsip reaktor nuklir untuk menghasilkan daya listrik. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) merancang reaktor nuklir generasi keempat berupa High Temperature Gas Reactor (HTGR) atau reaktor berpendingin gas yang dinilai lebih aman ketimbang pendahulunya yang digunakan Jepang untuk PLTN Fukushima.

“Kejadian Fukusihima itu akibat pelelehan bahan bakar. Reaktor generasi keempat ini sudah dijamin tidak akan terjadi pelelehan bahan bakar atau terasnya,” ujar Peneliti Senior Batan, Geni Rina Sunaryo dalam webinar yang dipantau dari Jakarta seperti dikutip Antara, Sabtu (5/6/2021).

BacaJuga:

Arus Mudik Lebaran 2026 Aman dan Terkendali, Strategi Komprehensif Jadi Kunci

Menag Ajak Jadikan Idul Fitri Momen Perkuat Empati dan Kepedulian Sosial

BMKG imbau masyarakat waspadai hujan lebat di hari ke-2 Lebaran

Geni mengatakan reaktor generasi keempat ini menggunakan gas sebagai pendinginnya, berbeda jika dibandingkan dengan generasi ketiga yang digunakan Jepang, yakni berbasis air sebagai pendingin.

“Sehingga, kejadian Fukushima tidak akan terjadi kalau kita membangun tipe HTGR,” kata dia.

Menurutnya, HTGR atau reaktor generasi keempat memiliki keunggulan ketimbang generasi ketiga. Selain menghasilkan listrik, reaktor ini juga menghasilkan panas untuk mendukung operasional industri kimia. Panas dari hasil energi nuklir bisa digunakan untuk menginisiasi industri seperti produksi gas hidrogen.

“Panas yang dihasilkan mencapai 1000 derajat celcius. Ini bisa diaplikasikan untuk industri gas hidrogen, smelter mineral sebelum diolah, dan pengolahan tanah jarang,” katanya.

Sementara itu, peneliti senior Batan lainnya, Djarot Sulistio Wisnubroto menyatakan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi emisi karbon khususnya di Indonesia.

“PLTN menjadi salah satu solusi karena energi nuklir memberikan emisi karbon yang sangat rendah dibanding minyak, batu bara atau gas. Bahkan, dibanding beberapa renerable energy,” tuturnya.

Menurutnya, pemerintah telah berkomitmen menekan emisi karbon dioksida dengan menetapkan target tinggi sebesar 29 persen pada 2030, bila mendapatkan bantuan internasional sebesar 41 persen.

Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Asosiasi Nuklir Dunia (World Nuclear Association), energi nuklir menghasilkan emisi karbon yang setara dengan energi dari tenaga angin.

Energi nuklir hanya menghasilkan 12 gram emisi CO2 per-kWh dari listrik yang dihasilkan. Sedangkan energi batu bara menghasilkan 820 gram emisi CO2 per-kwh.

“Itu (PLTN) menjadi salah satu solusi bagi Indonesia kalau ingin mencapai target Paris Agreement,” katanya. (bro)

Tags: BATANnuklirReaktor NuklirTenaga Nuklir

Berita Terkait.

Yaqut Placed Under House Arrest, KPK Supervisory Board Urged to Probe Alleged Ethics Breach
Nasional

Arus Mudik Lebaran 2026 Aman dan Terkendali, Strategi Komprehensif Jadi Kunci

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:46
Menag-RI
Nasional

Menag Ajak Jadikan Idul Fitri Momen Perkuat Empati dan Kepedulian Sosial

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:20
hujan
Nasional

BMKG imbau masyarakat waspadai hujan lebat di hari ke-2 Lebaran

Minggu, 22 Maret 2026 - 10:19
Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026
Nasional

Polri Antisipasi Lonjakan Mudik Lokal dan Arus Balik Lebaran 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:41
Idulfitri 2026: Menteri P2MI Ajak Stakeholder Perkuat Perlindungan Pekerja Migran
Nasional

Idulfitri 2026: Menteri P2MI Ajak Stakeholder Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:15
Mendagri
Nasional

Mendagri Dampingi Presiden Rayakan Idul Fitri di Aceh Tamiang

Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:05

BERITA POPULER

  • Yuniar

    BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2665 shares
    Share 1066 Tweet 666
  • Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Dukung Kenyamanan Ibadah, Alfamidi-Unilever Kembali Bersihkan Ratusan Masjid di Indonesia

    830 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Oknum TNI Ditangkap Usai Diduga Jual Senjata Organik ke Papua Nugini

    713 shares
    Share 285 Tweet 178
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.