• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Proyek Lanjutan MRT Jakarta dan Sentuhan Sejarah

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 29 Mei 2021 - 15:50
in Megapolitan
indoposco

Maket Stasiun Monas dengan penampakan pintu masuk/keluar (entrance) bagi penumpang menuju Tugu Monas. Foto : Antara/Mentari Dwi Gayati

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT MRT Jakarta direkomendasikan untuk turut melibatkan tim ahli cagar budaya sebelum dimulainya konstruksi pembangunan MRT Fase 2A yang membentang dari Bundaran HI hingga Kota Tua.

Pelibatan tim ahli cagar budaya tersebut menandakan betapa jalur pembangunan MRT Fase 2A sepanjang 11,8 kilometer tersebut akan lebih menantang ketimbang pada Fase 1. Pada Fase 1, penggalian dan pembuatan terowongan tidak terlalu menemukan kesulitan berarti karena struktur perkotaan yang lebih modern dan tertata.

BacaJuga:

China Raih Juara, Barongsai International Competition 2026 Meriah di Mal Ciputra Jakarta

Dibimbing Senior Pers, Peserta Asal Aceh Ungkap Pelajaran Berharga UKW INDOPOSCO

Pasca OTT KPK , Kantah Kota Bogor 1 Pastikan Pelayanan Tetap Normal dan Buka Akhir Pekan

Sementara pada Fase 2A, konstruksi jalur tersebut akan melalui sejumlah bangunan yang dianggap sebagai cagar budaya sehingga harus dipreservasi. Ini diakui oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar.

Selain karena dilalui oleh bangunan bernilai historis tinggi, pengerjaan proyek yang berada di ring satu atau kawasan vital negara ini juga harus memperhatikan perbedaan kontur tanah, terutama di utara Jakarta yang dianggap lebih rentan terjadi penurunan muka tanah.

Oleh sebab itu, prinsip kehati-hatian dan penuh perhitungan dalam pengerjaan stasiun tidak boleh diabaikan agar tidak terjadi penurunan struktur bangunan, mengingat seluruh pembangunan stasiun dikerjakan di bawah tanah (underground).

“Kesulitan-kesulitan itu harus diperhitungkan, apalagi ketika masuk sepanjang jalur ke kota yang lebih sempit, kanan-kiri ada bangunan tua yang harus dikonservasi. Harus kita ‘protect’ agar jangan sampai terjadi hal tidak diinginkan, seperti penurunan bangunan,” jela William.

Setidaknya ada 10 lokasi bernilai historis tinggi yang akan dilewati pada rute fase 2A. Bangunan-bangunan tersebut adalah Tugu Jam Thamrin, Bundaran Bank Indonesia, Bank Indonesia Thamrin, Monumen Nasional (Monas), Museum Nasional, Menara BTN, Istana Presiden RI, Gedung Arsip Nasional, Gedung Candra Naya, serta Museum Bank Mandiri.

Dengan melibatkan para arkeolog dari universitas ternama, seperti Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung, MRT Jakarta berupaya merawat dan menjaga nilai sejarah lintasan cagar budaya selama pembangunan berlangsung.

Sebelum konstruksi dimulai, penggalian benda-benda bersejarah atau ekskavasi dilakukan selama dua bulan pada Agustus 2020 di kawasan Monas, Kebon Sirih hingga MH Thamrin. Sesuai perkiraan, artefak atau benda bersejarah ditemukan selama proses ekskavasi, mulai dari tulang sendi dan gigi bovidae (hewan pemamah biak, seperti kerbau, antelop, bison), fragmen keramik cina, fragmen keramik Eropa, peluru, botol tembikar, hingga koin Belanda. Temuan artefak tersebut diperkirakan berasal dari abad 18 sampai 20 Masehi.

Puluhan artefak itu ditemukan di 14 titik penggalian sepanjang kawasan konstruksi MRT Fase 2A, yakni bawah tanah Jalan MH. Thamrin dan sebagian Jalan Medan Merdeka Barat.

Ketua tim ekskavasi pembangunan Stasiun MRT Thamrin dan Monas, Cecep Eka Permana mengatakan, ragam artefak tersebut ditemukan dengan penggalian kedalaman 100–150 sentimeter. Mendekati dua meter, sudah tidak ditemukan lagi artefak.

Artefak 1930-an

Ragam artefak mulai dari tembikar, fragmen keramik hingga uang koin yang ditemukan pada proses ekskavasi menandakan bagaimana aktivitas perekonomian Batavia sekitar 1930-an berlangsung.

Sentuhan artefak dalam pembangunan MRT ini tentunya akan menjadi daya tarik tidak hanya bagi penumpang, tetapi juga wisatawan Ibu Kota.

Hal itu pun ditangkap oleh MRT Jakarta untuk menginisiasi pembangunan pusat informasi (visitor center) di dua titik, salah satunya di kawasan Monas. Setidaknya 25 objek artefak tersebut kini sudah disimpan dalam sebuah meja etalase di ruang galeri visitor center yang letaknya akan berdekatan dengan akses masuk/keluar (entrance) Stasiun MRT Monas.

Meski demikian, pameran benda bersejarah untuk publik tersebut masih menunggu kebijakan dari Kawasan Monumen Nasional yang saat ini masih ditutup untuk masyarakat umum sejak pandemi Covid-19 melanda. Ada pun pusat informasi bagi pengunjung ini tidak hanya menampilkan artefak sebagai daya tarik utama, tetapi juga seluruh informasi terkait proyek pembangunan MRT Fase 2, sehingga publik bisa mengetahui perkembangan konstruksi berlangsung.

“Apa yang bisa ditemukan di pusat informasi, semua mengenai info proyek, progres MRT Fase 2, di dalam situ bisa dilihat maketnya, ada pajangan temuan cagar budaya juga sebagai alat edukasi masyarakat,” ujar Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim.

Kawasan Wisata

Letaknya yang berada di pusat kota, serta menghubungkan ikon Jakarta seperti Monas dan Kota Tua, pembangunan MRT Fase 2A diharapkan memberi kesan yang berbeda bagi penumpang.

Selain sebagai moda transportasi yang cepat dan diandalkan, perjalanan menggunakan MRT diharapkan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait derasnya pembangunan di Ibu Kota dengan tetap menjaga nilai sejarah.

Pembangunan stasiun pun nantinya akan mempermudah akses bagi penumpang menuju kawasan wisata. Stasiun Monas sendiri memfasilitasi penumpang dari area bawah tanah MRT menuju pintu keluar, yang langsung berhadapan dengan Tugu Monas. Stasiun MRT Monas akan memiliki dua pintu masuk/keluar, yakni pertama terletak di seberang Patung Kuda atau tepatnya di Jalan Silang Merdeka Daya Barat, serta pintu kedua di antara Museum Nasional dan Kementerian Kominfo.

Berdasarkan maket yang ditampilkan di pusat informasi (visitor center), pintu masuk/keluar Stasiun MRT Monas akan memiliki jalan landai yang akan memudahkan penumpang menuju Tugu Monas. Selain Monas, MRT Jakarta juga akan menyiapkan “entrance” langsung di dalam kawasan Taman Fatahillah Kota Tua, Jakarta Barat.

“Begitu juga dengan di Kota Tua, ‘entrance’ kita itu langsung masuk di kawasan Taman Fatahillah, di depan Stasiun Beos (Jakarta Kota). Kawasan itu juga akan kita tata sehingga terintegrasi dengan MRT,” tambah William dilansir Antara.

Dengan bertambahnya rute baru yang menghubungkan Lebak Bulus-Ancol Barat, layanan kereta bawah tanah pertama di Indonesia tersebut diharapkan dapat mengangkut hingga 500 ribu orang setiap hari.

Data PT MRT Jakarta menyebut jika Fase 1 menelan biaya Rp16 triliun untuk 16 km atau Rp1 triliun per km, maka untuk Fase 2 hingga Kampung Badan sepanjang delapan km dan konstruksi lanjutan ke Ancol menjadi sepanjang 10 km, estimasinya bisa tembus Rp30 triliun.

Saat ini, perkembangan pembangunan Stasiun MRT Thamrin-Monas baru mencapai 16,5 persen. Meski menemui sejumlah tantangan, MRT Jakarta menegaskan bahwa pembangunan tersebut masih sesuai target (on the right track) dengan jadwal beroperasi Maret 2025.

Pada saat itu, aktivitas dan mobilitas manusia setelah pandemi COVID-19 mereda diharapkan kembali normal. Dengan begitu, kereta Ratangga kebanggaan Ibu Kota itu dapat membawa warganya napak tilas Batavia tempo dulu dengan transportasi yang modern. (aro)

Tags: dki jakartaMonasMRTsejarah

Berita Terkait.

barongsai
Megapolitan

China Raih Juara, Barongsai International Competition 2026 Meriah di Mal Ciputra Jakarta

Senin, 21 September 2026 - 21:21
ukww
Megapolitan

Dibimbing Senior Pers, Peserta Asal Aceh Ungkap Pelajaran Berharga UKW INDOPOSCO

Senin, 21 September 2026 - 20:29
wendi
Megapolitan

Pasca OTT KPK , Kantah Kota Bogor 1 Pastikan Pelayanan Tetap Normal dan Buka Akhir Pekan

Senin, 21 September 2026 - 18:04
Wali Kota New York Dukung Rencana Pramono Terbitkan Obligasi
Megapolitan

Wali Kota New York Dukung Rencana Pramono Terbitkan Obligasi

Senin, 21 September 2026 - 14:08
Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN
Megapolitan

Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

Senin, 21 September 2026 - 13:58
Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027
Megapolitan

Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

Senin, 21 September 2026 - 12:23

OLAHRAGA

ole
Olahraga

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Dilianto
Senin, 21 September 2026 - 20:12

INDOPOSCO.ID - Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny dan penjaga gawang Maarten Paes sudah berada di Jakarta pada Senin (21/9/2026). Kehadiran...

SelengkapnyaDetails
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    893 shares
    Share 357 Tweet 223
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.